Sambutan Muchtar Mohammad: “Penggunaan APBD 2017 Kota Bekasi Tidak Tepat Sasaran”

INDONEWS BEKASI —  Dalam pelaksanaan APBD 2017 Kota Bekasi tidak efektif, efisien dan tepat sasaran diharapkan meng­gunakan pendekatan penganggaran yang fokus pada program atau kegiatan skala prioritas, atau program yang memberi dampak langsung ke masyarakat.

Misalnya yang terjadi Jalan A. Yani itu, kan setahu saya Jalan Negara, kenapa harus pakai Dana APBD, lalu jalan Sultan Agung juga, kan Jalan Provinsi, jadi tolong hal ini disampaikan sama teman-teman eksekutif bila melakukan Pembangunan harus skala prioritas, jangan terkesan hanya menghabiskan Anggaran saja, kata Mochtar yang akrab dipanggil dengan M2 ini.
“Karena semua hal tersebut sudah ada kewenangan dr masing-masing, baik Pusat, Provinsi maupun Kota/Kabupaten” hal ini perlu jadi bahan diskusi kawan-kawan LIRA, ORMAS yang hadir saat ini juga LSM-LSM untuk mengkritik Pemkot Bekasi tentunya yang konstruktif, jadi sekali lagi saya sampaikan tujuan saya bukan untuk mencari kesalahan-kesalahan eksekutif tapi meluruskan” sebutnya menambahkan.
“Mendingan kasih beasiswa, kasih modal untuk yatim piatu, para janda, juga membangun kemandirian ekonomi keluarga, jadi Pak Kesbangpol tolong disampaikan hal ini sama teman-teman eksekutif, Pemerintah harus selalu berada ditengah masyarakat”
“Jadi Hari ini kita terjebak Pembangunan yang Kurarg memperhatikan skala prioritas dan yang berdampak langsung ke Masyarakat”
Hal itu disampaikan Muchtar Mohammad pada saat memberikan kata sambutan Dalam Acara Pelantikan DPD Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) dan Pemuda LIRA Kota Bekasi.Gedung Graha Hartika(08/12)
“Saya mengutip dari dari apa yang disampaikan Bung Karno melalui Tri Sakti nya yaitu : Pertama Berdaulat secara politik; Kedua, berdikari secara ekonomi, dan Ketiga, Berkepribadian secara sosial budaya” ini harus kita pegang teguh ajaran tersebut, ujarnya
Untuk Adek-Adek LIRA Kota Bekasi yang dilantik hari ini saya ucapkan selamat atas pelantikannya, saya lihat dari semua Pengurus LIRA Kota Bekasi lengkap dari Politisi, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda bahkan Pengusaha dan semua hampir saya kenal ini Pengurus, kata Mantan Walikota Bekasi periode 2008 yang berencana ikut mencalonkan Calon Walikota pada Pilkada Tahun 2018.
“Semua Organisasi akan baik bila bermamfaat sama masyarakat, dan LSM bisa melebihi partai karena partai bekerja 5 tahunan, tergantung pengurusnya mau apa nggk, saya yang diberi Tugas sebagai penasehat LIRA Kota Bekasi, tentu ini amanah dan harus dipertanggungjawabkan jadi harus ada komunikssi minimal 1 bulan sekali”
“Dan saya berharap APBD ke depan dialokasikan 20 persen untuk membangun ekonomi keluarga, terlepas siapapun walikota yang terpilih 2018, apalagi itu M2” Jadi Membangun manusia seutuhnya dimulai dari membangun ekonomi keluarga bukan membagi-bagi duit, tapi difasilitasi dengan perbankan dengan bunga bunga rendah (misalnya 1 persen) katanya sambil bercanda
“Sayang ilmu ini saya dapatkan setelah saya tidak menjabat Walikota” pungkasnya menutup kata sambutannya (Tim)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook