PEMBEKALAN DAN PELEPASAN PRAKERIN (praktek kerja industri) SMK INSAN MEDIKA TAHUN 2018

INDONEWS DEPOK.  PRAKERIN (praktik kerja industri) adalah program kurikuler yang bersifat aplikatif dan terpadu dari seluruh pengalaman belajar ke dalam program pelatihan untuk mempersiapkan siswa siswi agar memiliki keterampilan dan kemampuan dalam masalah kesehatan khususnya berkaitan dengan tindakan dasar keperawatan serta administrasi dalam bidang kesehatan.

Begitu pula yang di programkan oleh SMK Insan Medika yaitu bertujuan untuk memberikan siswa siswi pengalaman praktik secara langsung di dunia kesehatan dan mengaplikasikan ilmu yg selama ini sudah didapatkan di bangku sekolah.

menurut kepala sekolah SMK insan medika” Achmad Ruchyat” saat dikonfirmasi jumat 15/12/2017 mengenai Prakerin tersebut ia menjelaskan kepada indonews, “Pelaksanaan prakerin ini selama 3 bulan,terhitung dari tanggal 4 januari- 4 maret 2018, pelaksanaan di lapangan dimana 30hari siswa praktik di RS dan 30hari praktik di klinik, Dan tanggal 5 maret- 8 april penyusunan laporan secara individu dimana nanti di akhir prakerin siswa diwajibkan untuk men-seminar-kan hasil laporannya dihadapan 3 orang dewan guru penguji,”ujarnya.

Sambung ia “Peserta prakerin adalah siswa siswi kelas XI yg akan disebar ke 2 Rumah sakit yaitu Rumah sakit citra medika dan Rumah Sakit Dokter Sibroh dan 6 klinik,yaitu diantaranya klinik nazwa medika, klinik primas medika, klinik Tugu sawangan, klinik Dr Fakhrurozi, klinik anindita dan klinik nabila.

Disamping itu pula “Arga. Sebagai KAPROG SMK insan medika menjelaskan, “Adapun perbedaan antara SMK Insan Medika dengan SMK lainnya adalah kurikulum yg digunakan memiliki perbandingan 30% teori dan 70% praktik, Sehingga untuk memperkuat hal tersebut, selain melalui PRAKERIN setiap UAS siswa juga diwajibkan untuk lulus uji praktikum dimana setiap tahunnya akan diberikan sertifikat yang dikeluarkan oleh sekolah bagi siswa siswi yang lulus uji praktik,”tuturnya.

Kemudian setiap lulusan SMK Insan Medika juga akan diikutkan dalam Uji Sertifikasi Kompetensi yang bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Asisten Tenaga kesehatan Indonesia (LSP ASNAKES INDONESIA) dimana materi yg diujikan meliputi uji tulis dan 18 kompetensi dasar SMK Kesehatan berdasarkan SKKNI (standar kompetensi kerja indonesia) dimana setiap lulusan SMK Insan medika, selain diberi modal ijazah juga diberikan sertifikat kompetensi yg diterbitkan oleh LSP ASNAKES INDONESIA atas nama BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) yang mana sertifikat tersebut dapat dipergunakan baik secara nasional maupun internasional, Sehingga lulusan SMK Insan Medika dijamin dapat bersaing secara global baik dg tenaga kerja dari dalam negri maupun luar negeri,”jelasnya.
(AdeNopiansyah)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook