Daerah di Cianjur Yang Tanpa Listrik Selama 40 Tahun?

INDONEWS CIANJUR – Sebanyak 300 kepala keluarga di Kampung Nagrak Desa Wangunsari Kecamatan Naringgul, mendapatkan bantuan Listrik Mandiri Rakyat (Limar), beberapa waktu lalu.

Berdasarkan informasi warga di wilayah itu, sudah hampir 40 tahun belum terpasang listrik, untuk penerangan sehari–hari mereka mengunakan lampu cepor yang terbuat dari kaleng dan menggunakan bahan bakar minyak tanah.

 Salah seorang warga penerima manfaat Ita (50) mengatakan, dirinya mengaku terbantu dengan adanya program Limar tersebut, karena sebelumnya adanya program itu warga menggunakan lampu cempor untuk alat penerangan.

“Saya ucapkan banyak terima kasih atas bantuannya kepada pak Jenderal TNI (Purn) H Moeldoko telah membawa program Limar ke kampung kami,” katanya.

Menurutnya, sudah 40 tahun warga terpaksa membeli minyak tanah, untuk mendapatkan penerangan, selain itu juga dengan harga minyak tanah yang melambung tinggi warga merasa berat.

“Seingat saya dari kecil warga di sini menggunakan lampu cempor. Tapi sekarang alhamdulilah bisa menikmati penerangan listrik,” ujarnya.

Semntara itu, Jendral TNI (Purn) H Moeldoko mengatakan, bawa dirinya membawa program Limar ke daerah tersebut karena daerah itu sama sekali belum teraliri listrik.

“Saya datang bersama teman teman kesini untuk membantu mereka agar mendapatkan penerangan listrik,” kataya.

Ia menjelaskan, sekitar 300 warga di Kampung Nagrak yang bermatapencaharian sebagai petani akan dibantu untuk pemasangan listrik.

“Mungkin dengan terpasangnya listrik akan membantu peningkatan ekonomi khususnya dibidang bertani,” katanya. (Ant)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook