MEMPRIHATINKAN POTRET PENDIDIKAN DI KABUPATEN SUKABUMI

INDONEWS SUKABUMI.  Program Pemerintah sesuai yang diamanatkan UUD 1945 yaitu untuk mencerdaskan anak bangsa dan menyediakan pendidikan yang layak serta menjamin kesejahteraan rakyat dengan memberantas kemiskinan ternyata baru retorika dan belum menyentuh kepelosok negeri, salah satunya pada sektor dunia pendidikan di kabupaten sukabumi.

Berdasarkan hasil tinjau lapangan kamis 04/01/2018, ternyata  belum menjangkau ke semua lingkungan warga. Pasalnya masih ditemui para siswa di SDN 01 ciemas di Kabupaten sukabumi tepatnya di kecamatan ciemas, para siswa tidak memakai sepatu atau alas kaki untuk pergi sekolah.

Anak SDN 01 ciemas ini tak gengsi ke sekolah tanpa sepatu, cukup beralaskan telapak kaki dan sandal, demi menuntut ilmu dan belajar untuk menjadi anak cerdas kelak nanti cita-citanya terwujud.

Padahal, kondisi demikian sangat berbanding terbalik dengan program Pemerintah Pusat dibawah yang tengah giat-giatnya melakukan pembangunan disegala sektor, baik pembangunan sektor objek wisata, infrastruktur jalan dan bangunan serta pembangunan mental, yang selalu mendapat apresiasi dari publik. 

Namun pada kenyataannya didesa Giri mukti kecamatan ciemas kabupaten sukabumi belum ada perbaikan jalan sehingga jalan menjadi rusak parah dan berlumpur.

Dan selain itupula perjalanan menuju kesekolah dengan jalan kaki melewati kebun serta jalan yang berlumpur dan terjal apalagi dimusim penghujan dan anak pun akan menjadi terhambat sehingga anak yang punya sepatu pun akan melepas sepatunya.

meski siswa di SDN 01 ciemas serba kekurangan, tetapi para siswa terlihat senang, karena mereka berpikir, yang penting bisa  melanjutkan pendidikan dan mewujudkan cita citanya,  seperti halnya ungkapan” Imran yang duduk dibangku kelas dua dengan polosnya bicara, ” saya mau jadi polisi’ om, makanya saya sekolah walaupun pakai sendal,”ungkapnya.

Untuk itu meminta kepada  Pemerintah Kota sukabumi melalui Dinas Pendidikan, Dinas Sosial,dinas bina marga dan para stake holder yang berkompeten terhadap nasib siswa ini, untuk dapat membantu mereka mendapatkan pendidikan yang layak.
Sekertaris Desa Giri mukti,”Dasep,  mengatakan memang kondisi jalan di desanya tersebut sangat memprihatinkan. Ironisnya kondisi ini terkesan luput dari perhatian pemerintah. Padahal pihaknya sudah mengajukan proposal ke pemerintah setempat untuk segera dilakukan perbaikan.

mudah-mudahan persoalan ini cepat terselesaikan, sehingga tidak ada lagi anak-anak didik bangsa ini merasa terabaikan dan kurang mendapat perhatian dari pemerintah.(Ade Nofiansyah)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook