Gerakan Gemar Makan Ikan di Desa Sukaluyu

INDONEWS BOGOR – Tujuan perlindungan perempuan dan anak dari tindak kekerasan yang dimaksud adalah untuk mencegah kekerasan, menghapus, melindungi, memfasilitasi serta melakukan mediasi terhadap sengketa rumah tangga. Untuk mewujudkan keutuhan rumah tangga yang harmonis dan sejahtera.

Untuk menggelorakan kembali Gemar Makan Ikan, Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta Jurusan Penyuluh Perikanan dengan Desa Sukaluyu Kecamatan Taman Sari melaksanakan Gerakan Gemar Makan Ikan.
Adapun tujuan program ini dilaksanakan untuk meningkatkan konsumsi ikan, mengingat ketahanan pangan dan gizi masih menjadi isu penting, disamping ketahanan ekonomi dan energi, kata Anwar Ketua Pelaksana Kegiatan Gemar Ikan pada Indonews.

Kegiatan gemarikan ( gerakan gemar makan ikan), sebenarnya sudah menjadi program kementrian kelautan dan perikanan, sehubungan dengan hal tersebut, kami TEFA (Teaching Factory) disini makanya program tersebut kita realisasikan dengan demo olahan produk perikanan , kata Anwar menambahkan.

Melihat antusiesme warga yang tinggi, banyak yang mempraktekkan langsung bersama kami bagaimana cara pengolahan produk perikananan. Olahan tadi yaitu bakso ikan dan kaki naga, olahan ikan lebih unggul dikandungan protein dan harga untuk dijadikan modal usaha juga tidak terlalu tinggi, ungkapnya.

Jadi diharapkan masyrkat lebih gemar makan ikan dan Ibu-ibu rumah tangga bisa jadi usaha rumahan sebagai tambahan pndapatan ekonomi keluarga” ujarnya
Sementara itu, Kades Sukaluyu Sarif Hidayat, dalam kesempatan tersebut menyambut baik kegiatan tersebut, mengingat komponen di dalam ikan itu ada satu protein yang kualitasnya paling bagus yaitu asam amino lengkap yang tidak dimiliki oleh kelompok nabati.

“Melalui kegiatan itu, konsumsi ikan bisa meningkat, maka indek pembangunan manusianya juga meningkat serta kualitasnya sumber daya manusianya pun naik, yang berarti bangsa kita siap berkompetisi di era masyarakat Milenia saat ini,” imbuhnya.

(Iyan)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook