WARGA KELURAHAN PENGASINAN URUS SERTIFIKAT RUMAH OLEH SAUDARANYA SENDIRI DIDUGA DI SELEWENGKAN

INDONEWS DEPOKMengurus sertifikat tanah menjadi hal yang penting terkait dengan kelangsungan hidup dan aset berharga. Menurut PP No. 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, sertifikat ialah surat tanda bukti hak atas tanah dan bangunan. Sertifikat sendiri dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) lewat kantor pertanahan masing-masing wilayah.

Lain halnya dengan warga kelurahan pengasinan” Nunung”, sudah hampir 1 tahun sampai saat ini belum kunjung selesai sertifikatnya.

Kronologisnya, pada saat itu saudaranya yang berinisial D, datang ke rumahnya untuk menawarkan jasa pembuatan sertifikat rumah dengan luas tanah +-400m. akhirnya tanpa pikir panjang dan berkata” masa saudara sendiri akan bohongi kalau emang ia bisa mengurusnya”tuturnya.

Dan karena merasa percaya akhirnya inisial ( D )ini diberikan uang senilai 5 juta untuk awal pembuatan, selang beberapa hari ia pun meminta lagi uang dan sampai berjumlah 22juta, memang pada saat itu ada dari pihak Rt/Rw kelurahan dan dari BPN pun hadir yang mengukur tanah, tapi sampai saat ini surat sertifikat saya belum juga selesai ketika ditanyain ke inisial D ,ia berdalih belum selesai seminggu lagi bu, saat pada waktunya ditanya lagi ucapnya begitu juga, saya sudah bosan dengan janji janji pokoknya saya tidak tahu harus ada”tegasnya.

Sudah habis kesabaran saya bilamana bulan ini tidak ada penyelesaian nya maka saya akan laporkan masalah ini ke pihak berwajib, biar dia ini jera karena bukan saya saja yang dibohongin dan banyak saudara yang lain pun dibohongin,”pungkasnya ke awak media saat di wawancarai.

Sementara itu saat di konfirmasi pihak staf kelurahan pengasinan,”Ridwan, ia membenarkan bahwa surat surat sudah ada tembus ke kantor kelurahan bahkan sudah ada di BPN juga, namun yang tersendat adalah keuangan yang mungkin dipakai oleh inisial D”ungkapnya.

Sementara itu ungkapan inisial D,” saya mohon maaf atas kendala dan kekhilafan saya, jujur saya akui uangnya kepakai buat keperluan saya namun saya berjanji akan mengurusnya lagi sampai selesai dan bilamana tidak terealisasi dalam satu bulan ini saya siap menjaminkan rumah/tanah untuk menutupi uang yang pernah diterima saya”pungkasnya.

Dalam kesepakatan kedua belah pihak akhirnya membuat surat pernyataan tertulis diatas matrai sebagai kekuatan hukum untuk dijadikan sebagai bukti bahwa inisial D ini akan mengurus sampai selesai atau membayar uang yang telah diterima olehnya ini.
(Nurhayati)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook