Mempertanyakan Banyaknya Kekosongan Jabatan Kepala Sekolah SD di Kabupaten Bogor

INDONEWS BOGOR Kepala sekolah (Kepsek) adalah yang diberi tugas tambahan untuk memimpin sekolahnya, tapi fakta dilapangan banyak posisi Kepala Sekolah di Kabupaten Bogor, misalnya Ciomas, Cibinong, Babakan Madang dan Taman Sari, dan tidak menutup  kemungkinan di kecamatan-kecamatan lainnya, dan malah ada SD Kepala Sekolahnya di Jabat PLT sudah lebih dari 1 Tahun. Sungguh ironis tentunya mendengar kondisi seperti itu.

Pembiaran kosongnya jabatan kepala sekolah  ini, akan mengundang kecurigaan sejumlah pihak. Sementara Kepala Sub Bagian (Kasubag) Kepegawaian, Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Yanto, melalui sambungan telepon seluler terkait kekosongan jabatan kepala sekolah SD di Kabupaten Bogor tersebut, beliau menjawab bahwa sudah diusulkan kepada BKPP dan tinggal menunggu rekomendai dari Kemendagri, ungkap Tanto pada Indonews,( Selasa,(13/02/18).

Indonews juga mempertanyakan alasan penyebab lamanya kekosongan ini kepada Kadisdik Kabupaten Bogor T.B. Luthfi Syam, kembali jawabannya kamuplase, yaitu sedang menunggu proses.

Terkatung-katungnya  Kepsek  SD di Kabupaten Bogor tersebut bukan tidak mungkin karena ada sesuatu yang ganjil, patut diduga mungkin adanya oknum yang bermain kotor dengan praktik jual-beli  jabatan. Ketua DPP PERI  Jonny Sirait, menuding pembiaran kekosongan jabatan kepsek, menambah kuatnya indikasi praktik mafia yang menjual-belikan jabatan di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  Kabupaten Bogor yang sudah berlangsung sejak lama.

Jika peduli dengan dunia pendidikan demi masa depan bangsa dan proses mencerdaskan anak bangsa. Dan praduga itu benar, tentu harus segera dibasmi praktik-praktik yang dimaksud, segeralah mengisi kekosongan jabatan kepsek tersebut demi kepentingan anak bangsa.

Ketidakjelasan nasib kepsek yang kosong di beberapa SD ini dimungkinkan jika pihak terkait, termasuk Bupati Bogor,  untuk segera bertindak, agar tidak berlaru-larut dan menimbulkan keurigaan berbagai pihak.

Seperti  Indonews misalnya, mempertanyakan ini pada Dina Pendidikan Kabupaten Bogor, diantaranya, pertama, apa penyebab jJabatan kepala sekolah tersebut banyak yang kosong, dan sudah berapa lama jabatan tersebut kosong? Kedua, berapa jumlah jabatan Kepsek yang mengalami kekosongan, serta ketiga, apakah tidak terganggu administrasi sekolah, karena PLT tidak memiliki kekuatan administrasi seperti layaknya kepala sekolah definitif

Besar harapan atas pertanyaan tersebut, para Pejabat Pemangku Kebijakan menjawabnya sesuai dengan isi pertanyaan Indonews, dan sudah sejauh mana sedang diproses nya, apakah sudah dalam usulan ke Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) mengenai pengisian jabatan tersebut.  (Tim)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook