KONSORSIUM RELAWAN JOKOWI, “KERJA SENYAP OJO GADUH!”

INDONEWS JAKARTAGerimis baru saja berhenti, waktu hampir mendekati pukul 00.00, beberapa ruas Kota Jakarta, khususnya seputar Istana Presiden Merdeka, Jakarta  terlihat basah. Tepat dipelataran parkir  sebuah gedung asuransi BUMN, tepat depan gedung Kemensesneg RI kami mulai menyusun langkah pendistribusian  sembako yang jumlahnya lebih dari 130 paket ini. “Ini adalah bagian  terkecil dari kepedulian kita terhadap kaum dhuaffa, mungkin sebagian dari mereka saat ini ada yang belum sempat makan, ini memang bukan semacam Sahur On The Road yang dilakukan banyak orang saat Ramadhan, semoga menjadi kebaikan untuk kita semua”, kata Ketum Jaringan Makmur Nusantara (JMN) – Imelda.

“Dalam sesullit apapun kita, sudah menjadi kewajiban untuk terus berbagi dengan sesama. Karena  dalam agama apapun diperintahkan  untuk senantiasa berbuat kebaikan, kalau pun sekedar memindahkan duri dijalan”, tambah Dicky Ari Buntoro – Sekjend JMN yang juga Kordinator  Ketua Konsorsium Relawan Jokowi (KRJ) yang berjumlah lebih dari 34 organ relawan

Demikian Arief P. Suwendi, Ketum Persatuan Relawan Indonesia (PERI) saat diminta konfirmasi oleh INDONEWS  mengenai  acara  Jumat malam, tanggal 17 Februari 2018.  Yang juga hadir mewakili 17 organ PERI malam itu. Yang juga menjabat selaku Kordinator Bidang Eksternal KRJ.


Dengan 2 mobil minibus yang sesak oleh tumpukan logistik, kami pun ‘menyapu  habis’ kawasan seputar Istana Merdeka, Jl. Veteran ! & II, hingga kawasan Monas dan  Pasar Senen. Bukan saja hanya mereka dhuaffa, kami pun berbagi dengan para supir Bajaj yang sedang mangkal. “Terima-kasih semoga menjadi amal ibadah kalian,” kata seorang ibu diantara tumpukan kardusnya. “Maaf ya bu kalau mulai dingin nasinya”, “Tidak apa, kami ikhlas,“ Alhamdulillah, puji Tuhan atas semua ini.

KONSORSIUM RELAWAN JOKOWI (KRJ), adalah bagian  terkecil dari perpanjangan tangan  Jokowi  bagaimana menjadi tauladan bagi banyak orang. “Makan, Minum dan tidur adalah hak semua orang. Termasuk mereka kaum Dhuaffa, menjadi penghormatan dan kemuliaan sendiri jika hadir  diantara mereka. Inshaa Allah kegiatan rutin ini akan terus dilakukan, Kerja Senyap, Ojo Gaduh”, demikian tutup Arief P. Suwendi, diamini Dicky dan Imelda. ‘Bangga dan terharu, kami, dari INDONEWS dapat berpartisipasi di dalamnya. Aamin.

(JMN/PERI/INDONEWS)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook