Sampah Dibiarkan Berserakan Ke Jalan Dekat Simpang Sentul, DLH Kabupaten Bogor Ngeluh Alat Berat Rusak

Pantauan Indonews, tampak tumpukan sampah berada di sisi jalan tersebut menghalangi trotoar jalan.

Bau busuk pun tercium di sekitar jalan itu akibat tumpukan sampah.

Sampah-sampah tersebut nampak tak diangkut yang biasanya mengangkut dan membawanya ke tempat pembuangan akhir (TPA) Galuga, Bogor.

Pasalnya, berdasarkan pengamatan Indonews, tumpukan sampah itu sudah ada sejak beberapa hari yang lalu.

Sebelumnya, Kabid Pengolahan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Atis Tardiana mengatakan bahwa pihaknya selalu mengangkut sampah-sampah yang berada di pinggir jalan.

Namun, sejak Sabtu (3/8/2018) kemarin, pihaknya mengaku memikili kendala pada alat berat di TPA Galuga yang membuat tidak maksimalnya melakukan pengangkutan sampah.

“Iya jadi alat beratnya kemarin itu rusak, ada dua, baru satu yang dibenerin, satunya masih dalam perbaikan, jadi tidak maksimal dan imbasnya truk-truk sampah pun tertahan di Galuga,” ujarnya.

Dikatakannya bahwa satu alat berat yang mengalami kerusakan pada mesin hingga dua minggu ke depan masih belum bisa digunakan.

“Karena cukup parah, jadi butuh waktu dua minggu untuk memperbaikinya,” terangnya.

Saat ini, belum diketahui apakah kendala alat berat di TPA Galuga sudah teratasi atau belum. Indonews masih mencoba menghubungi pihak DLH Kabupaten Bogor untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut.

Itulah gambaran manajemen sampah di Kabupaten Bogor, hanya karena alasan alat berat rusak, seperti tidak ada solusi lainnya, DLH lepas tangan dengan kondisi tersebut. Haruskah sampah tersebut sampai menggunung? Tentu tidak perlu seperti itu. Dalam hal ini memang bukan hanya tanggungjawab DLH saja, tapi Pemprov Kabupaten Bogor juga mestinya turun tangan.

Itulah kebiasaan jelek pemerintah, baik pusat maupun daerah, jika sudah masa kampanye, Pejabat pada sibuk dan fokus pada Pilkada. Persoalan hajat orang banyak menjadi terlupakan. Semoga saja untuk kepemimpinan berikut tidak seperti itu. Dalam pantauan kami, hanya  Paslon 5 AA lah yang sanggup menangani persoalan itu, dengan Jargonnya “Bogor Baru, Pemimpin Baru.” Semoga.  (*)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook