Bangun Desa Harus Berorientasi pada Peningkatan Ekonomi

SUMATERA SELATANMenteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo menegaskan, pembangunan di desa tidak hanya terpaut pada pembangunan fisik. Tetapi pembangunan yang berorientasi pada peningkatan ekonomi masyarakat desa dalam skala besar menjadi prioritas.

Hal itu disampaikan Mendes Eko Putro Sandjojo saat berkunjung ke Musi Rawas, Sumatera Selatan, Selasa pagi (20/9). “Itu sebabnya, kita melibatkan pihak swasta dan perbankan dalam proyek pembangunan desa, terutama pemanfaatan dana desa,” kata Eko.

Dikatakan Eko, sehari sebelumnya dia meresmikan embung air di Desa Marga Baru Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan. Embung dengan panjang 50 meter dan lebar 20 meter dan kedalaman 2,5 meter itu merupakan salah satu program prioritas dari Kemendes PDTT yang pembangunannya dimulai pada 2017 lalu dengan anggaran yang digelontorkan sekitar Rp 300 juta.

Dalam pelaksanaan pembangunan embung yang ditargetkan selama satu bulan tersebut dilakukan secara swakelola atau padat karya tunai. Dalam hal ini, pembangunannya dilakukan oleh masyarakat dengan mendapatkan upah sebesar Rp 150 ribu untuk tukang dan Rp 120 ribu untuk pembantu tukang yang pembayarannya diberikan setiap dua minggu sekali.

“Embung ini memiliki dampak yang besar bagi peningkatan produktifitas pertanian dan perkebunan masyarakat di Desa dalam memenuhi kebutuhan airnya karena hanya 45 persen desa kita saat musim hujan bisa nanam dan sisanya gak bisa nanam. Sehingga dengan adanya embung, sisanya tersebut bisa nanam dan pendapatan masyarakat bisa naik dua kali lipat,” kata menteri yang juga pelindung Jurnalis Mancing Indonesia tersebut.

Bukan itu saja, menurut penghobi sepeda ini, Embung juga bisa dimanfaatkan untuk kolam ikan maupun tempat wisata yang nantinya juga bisa dimanfaatkan hasilnya dalam meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Embung bisa juga untuk tempat wisata yang bisa meningkatkan perekonomian di desa dan setiap embung yang jadi, pemerintah akan memberikan bibit ikan gratis yang bisa menjadi sumber protein hewani untuk dikosumsi masyarakat yang kurang mampu di desa-desa agar dapat mengurangi tingkat kekurangan gizi di desa-desa,” katanya.

Mendes PDTT tidak saja meresmikan Embung. Namun, Mendes PDTT melakukan peletakan batu pertama desa wisata dan membuka kegiatan lomba mancing. Mendes PDTT juga memberikan bantuan sebanyak 15 BUMDes Dari 186 BUMDes yang ada di Sumatera Selatan masing-masing sebesar Rp 15 juta dan bantuan ekonomi rakyat pada 15 kelompok masyarakat sebesar Rp 30 juta perkelompok.

Dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Musi Rawas, Mendes PDTT Eko Putro sandjojo di dampingi Inisiator Gerakan Desa Membangun Indonesia, Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan Bupati Musi Rawas Hendra Gunawan dan sejumlah pejabat dari Kemendes PDTT dan Pemkab Musi Rawas.

“Tentunya kita berharap agar pemerintah terus memfasilitasi lebih lanjut menyangkut infrastruktur terutama infrastruktur jalan,” kata Cak Imin. (*)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook