Warung Kopi BOGOR KAPAYUN ! “JARO ADE, BIKIN KELAR ITU SEMUA !?” . SUKARNO TAULADAN BANGSA

Warung Kopi BOGOR KAPAYUN !
“JARO ADE, BIKIN KELAR ITU SEMUA !?”
.
SUKARNO TAULADAN BANGSA
Indonews, Bogor – Hari Minggu, tgl. 4 Maret 2019 lalu. Lobby Hotel Plaza Inn,Kendari, Sulawesi Tenggara agak sunyi mungkin para peserta seminar Persatuan Insinyur Indonesia (PII) yang kemarin hadir ratusan orang pun sudah ‘check out. Saya bersama Ketua DPW Persatuan Relawan Indonesia (PERI) Prov.Sulawesi Tenggara (Sultra) – Yuto AH. Silondae,SH – ‘mojok diruang smoking-area, “Kang, itu Bapak Teguh Setyabudi – Pejabat Gubernur Sultra yang tgl.19 Februari lalu dilantik Mendagri”, saya mencari tau sosok itu, beliau tampak sedang duduk santai. Saya pun mengedipkan mata kepada Yuto. Ada pun Kadis Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Ir H Muhardi Mustafa,MT, yang kemudian akrab saya panggil ‘bang Deddy hanya mengangguk. “Mainkan”, saya pun menuju kursi beliau dan memperkenalkan diri sebagai Ketum PERI. “ Nama saya Arief Priatna Suwendi, Atas nama PERI kami ucapkan selamat kenal dan selamat bertugas kepada pak Teguh..”,sapa saya sambil menyerahkan kartu-nama yang agak ‘lecek. Ia menerima, menjabat tangan dan tersenyum. “Pastinya Relawan pak Jokowi ya?”, katanya. ‘Ia pun mempersilahkan duduk, tutur-kata dan body-language-nya biasa saja, malah terkesan sederhana. Hingga akhirnya Aspri beliau memberitahukan bahwa mobil jemputan telah menanti di lobby, kami pun bersalaman kembali. “Salam Jokowi 2 Periode,pak”, kata saya. Beliau tidak menjawab hanya tersenyum. Kemudian pamit. Senang rasanya melihat para pembantu Jokowi yang sederhana dan memberikan tauladan baik.
.
Karena ada acara lain, maka bang Deddy ditemani Yuto pamit. Tinggalah saya sendiri, saya coba telepon seluler pemimpin Redaksi Indonews, Jonny Sirait,Amd. Namun tidak aktif hingga beberapa kali. Dalam lamunan saya teringat akan kesederhanaan Presiden Ir.H.Soekarno, Presidenn sipil pertama & Penyambung Lidah Rakyat yang banyak mewarisi nilai-nilai luhur dan bukti kongkrit bagi bangsa dan negara besar ini.
.
Ayah saya yang marhaenis pernah berceritera, bahwa popularitas bisa menjadi orang ‘sombong dan tinggi-hati, namun tidak untuk Bung Karno. Sejak dikukuhkan sebagai orang nomor satu di Indonesia, praktis pribadinya menjadi terpenjara. Dikelilingi pengawal, dibatasi protokoler, dan tentu disibukkan dengan segala jadwal/agenda kenegaraan. Maka dalam situasi seperti itu beliau akan mencari ‘sejuta-cara agar selalu dekat rakyatnya. Bahkan muncul anekdot, bahwa beliau harus memakai ‘ilmu sirap mata’ supaya orang tidak mengenal beliau.Padahal itu hoax, ahahah. Kata ayah saya lagi, Bung Karno kerap ‘menyamar, dengan hanya mengenakan sandal, pantolan, atau berkemeja ala kadarnya, bahkan pernah pula menghiasi kumis palsu jika diperlukan. Bahkan di Pasar Senen,Jakarta lalu Bung Karno dalam penyamaran pernah duduk, ngobrol-ngobrol dan makan dipinggir jalan bersama.. (maaf) para Wanita Tuna Susila dan buruh stasiun.
.
PENYAMARAN UNTUK DEKAT RAKYAT
Bung Karno kerap ‘menyamar sebagai rakyat biasa khususnya saat mendatangi pasar-pasar tradisional, terminal stasiun, rumah-sakit, sekolah, rumah-ibadah, dsb . Beliau ingin mendengar langsung ‘detak jantung rakyatnya dan menghirup aroma keringat rakyatnya. Ia menolak pengawalan, ia ingin berjalan natural. Kalau pun membuat para ‘paspamres-nya kebat-kebit. Kapan pun beliau ingin ‘turun, kapan itu pula ia lakukan, jauh dari protokoler. Sesudah itu ia akan pulang ke istana Merdeka Jakarta, Yogja, Bali, atau Bogor. Jika ada masalah yang dibawa ia akan langsung pecahkan bersama pembantu-pembantunya dan langsung meng-eksekusinya. Beliau tidak pernah mau menunda kerja.
.
Sudah ribuan kepala daerah kita punya, termasuk para calon kepala daerah yang akan ‘bertarung di 171 daerah tahun 2018 ini (Red:Pilkada serentak). Adakah yang bisa ‘mengikuti gaya Bung Karno, dalam arti turun kejalan bukan karena hitungan politik, namun karena ada rasa dan cinta?, sepertinya ‘terhitung jari. Mereka turun menemui rakyat saat kampanye,sesudah itu pintu gerbang pun ditutup-rapat seolah meng-haramkan ditemui rakyatnya.
.
JOKOWI TAULADAN PEMIMPIN KERJA?
Jokowi mencoba itu sejak beliau menjadi walikota Solo, Gubernur DKI Jakarta dan saat menjadi Presiden ke-7. Sederhana saja, disaat pemimpin lainnya sibuk dengan batik, jas dan aksesoris pejabat lainnya. Jokowi muncul dengan trend setter yang disukai anak jaman now; Kemeja putih bergulung hingga lengan, tanpa jam tangan, kemeja dikeluarkan hingga tersimbolkan dalam KABINET KERJA-nya. Jokoowi mengikuti tauladan kerja Bung Karno kalau pun tidak mampu 100% , Namun bagi Relawannya, termasuk kami di PERI & Indonews – itu sudah membanggakan!
.
BUPATI BOGOR MANA YANG KAU MAU?
Pilkada Kabupaten Bogor thn.2018-2023 tinggal menghitung hari, semua paslon menebar janji. Dari yang berbahasa ala pasar dan gang becek hingga bahasa-bahasa di convention-hall, formal dan menjenuhkan.
.
Kita flash-back, selama ini banyak kepala daerah yang ‘packagingnya santun, namun diantaranya kemudian dipenjara KPK bersama 77 Kepala Daerah lainnya karena korupsi. Ada yang ‘packagingnya soleh, namun kemudian bersama lebih 300 orang kepala daerah lainnya saat ini sedang dibidik KPK.
.
Masyarakat Kabupaten Bogor jangan sampai ‘tidak perduli akan Pilbup yang akan datang karena Bupatinya pernah ditangkap KPK thn.2014 lalu, itu adalah sejarah, memohonlah terus kepada allah SWT, Tuhan YME bahwa kelak Bupati Bogor yang terpilih adalah dekat dengan slogan BOGOR KAPAYUN !,; Dekat rakyat tanpa sekat, kerja keras karena takut ajab, sederhana namun berkualitas, amanah terhadap APBN/D , dan paduan Nasionalis & ‘Nyantri.
.
Kabupaten Bogor tahun 2018-2023 adalah ‘persinggahan terakhir bagi para mereka yang bermain dalam ‘packaging, sudahilah, karena di Kabupaten Bogor jumlah orang miskinnya mencapai 8,92% (> 440.000 orang) dari 5,6 juta penduduk. Masih butuh Bupati yang Pencitraan?, kenapa tidak percayakan saja ke Kang Jaro Ade, ‘Kelar itu semua. Ahahahah…
.
Mohon maaf lahir bathin, salam BOGOR KAPAYUN !
(Arief P.Suwendi, Penasehat Indonews Bd.Media & Event Organizer)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook