Warung Kopi BOGOR KAPAYUN ! . “POTENSI AIR KABUPATEN BOGOR-KENDARI & DEKLARASI JOKOWI YANG BATAL” .

Warung Kopi BOGOR KAPAYUN !
.
“POTENSI AIR KABUPATEN BOGOR-KENDARI & DEKLARASI JOKOWI YANG BATAL”
.

Indonews, Bogor – Pagi ini karena hujan yang tiada henti, kegiatan keluar Hotel Plaza Inn, Kendari, Sulawesi Tenggara pun terkoresi dengan sendirinya. Jadi harus menanti hujan reda untuk bersilaturahmi dengan warga Kecamatan Lasolo, Kabupaten Kendari Sulawesi Tenggara ,khususnya melihat potensi wisata PANTAI TANJUNG TAIPA.Yang demikian maju pesat sejak tahu 2014 lalu. Karena Pemda dan stakeholder lainnya saling dukung dalam segala hal sehingga per kapita masyarakat pun cukup baik.


.
Maka usai breakfast, saya mengambil posisi ‘mojok diruang smoking area sambil membuka note-book rombeng ini. “Selamat pagi kakanda”, tiba-tiba teman-teman dari Suara Indonesia News, yang juga DPW PERI Provinsi Sulawesi Tenggara,al; Yuto AH.Silondae,SH. Dr.Syaiful Bakhri dan Ferdi datang menyapa disertai Kadis Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Ir H Muhardi Mustafa,MT, yang kemudian akrab saya panggil ‘bang Deddy. Setelah ‘basa-basi mereka pun melanjutkan sarapan pagi, saya terus asyik dengan note-book rombeng
.
Tepat pkl.10.17 kami sudah menuju Pantai Tanjung Taipa yang terletak kurang lebih 65 Km sebelah Utara Kodya Kendari di Kecamatan Lasolo, Kabupaten Kendari Sulawesi Tenggara. Memang benar, Pantai ini memiliki daya tarik tersendiri seperti terdapatnya burung maleo yang merupakan ciri khas Sulawesi Tenggara, Gua Golo Oti yang artinya ‘Arus Kering’, kuburan keramat Tokoh Taipa bernama Lasamana, serta tempat yang cocok untuk memancing.
.
Ada beberapa keistimewaan yang dimiliki Pantai Tanjung Taipa. Selain pasir putih dan pemandangan luas Laut Banda yang menawan, di sekitar pantai ini juga sering dijumpai aktivitas Burung Maleo. Burung endemik Sulawesi bertingkah unik ini akan menemani Anda menghabiskan hari di Pantai Tanjung Taipa. Di pantai ini juga terdapat tebing dan bukit yang bisa didaki oleh Anda yang mempunyai jiwa petualangan. Di perjalanan menuju puncak bukit Anda bisa menemukan Gua Kelelawar. Dari atas bukit Anda bisa melihat pemandangan pantai yang menakjubkan, bukan hanya Pantai Tanjung Taipa yang terlihat namun juga panta-pantai lain di sekitarnya.
.
Tentunya ada beberapa catatan yang tertinggal disana,al: Jangan cepat puas diri karena fasilitas umum kurang maksimal, sampah masih berserakan dibeberapa titik bibir pantai, PJU malam hari kurang maksimal, dsb . Apakah ini tanda bahwa anggaran yang tersedia masih jauh dari harapan atau bagaimana?
.
POTENSI WISATA CIBUNGBULANG, KAB. BOGOR. APA KABAR?
Jika itu bicara tentang Sulawesi Tenggara, maka lain ceriteranya dengan di Kabupaten Bogor, khususnya di Kecamatan Cibungbulang. Kita disini masih saja bicara tentang masih rendahnya angka pendapatan per kapita di Kecamatan Cibungbulang sehingga ini menjadi ‘materi-khusus yang didiskusikan saat Musrenbang 2019 di Kantor Kecamatan Cibungbulang lalu.
.
Maka saat diperjalanan menuju Kota Kendari, saya pun sempatkan diri telepon Pemimpin Redaksi Indonews, Jonny Sirait,Amd. “Iya begitulah bang, kecamatan Cibungbulang masih lemah dari sisi pendapatan perkapita, sehingga logis jika berada pada urutan delapan dari bawah. Diperlukan konsep terpadu dalam upaya peningkatan ekonomi masyarakat dengan menggenjot sentra ekonomi masyarakat. Padahal disana sudah mumpuni dan tidak kalah siap bersaing sebagaimana yang abang bilang di Kecamatan Lasolo, Kabupaten Kendari Sulawesi Tenggara itu. Saya jamin kita siap bersaing,bang”, jawab Lae ini dari seberang telepon. “Di Kecamatan Cibungbulang ini semua pun sudah ‘ready, sudah on-track. Kami tak kalah dalam hal SDM, Sumber Daya Alam, Infrastruktur, Irigasi, dan dukungan positip masyarakatnya. Yang sedang kita maksimalkan saat ini adalah peningkatkan potensi pemuda dalam pemberdayaan dan peningkatan kualitas dan kapasitas pemuda. Akan kami buat secara rutin melakukan pelatihan kewirausahaan pemuda sekitar dalam berbagai profesi, bang”, ..”Sudah jalan?”,..”ya masih jalan ditempat, bang”, ..jawab Lae , saya dengar ada tertawa disana, entah dia mentertawakan apa.
.
POTENSI CURUG LEMBAH PELANGI, ADAKAH?
Kota Cimahi, Jawa Barat dikenal sebagai Kota Wisata Hijau, selain ada Curug Cimahi ada juga berbagai kantor instansi TNI jaman ‘old yang serba hijau, mereka maksimal untuk hal ini. Demikian dengan kabupaten Bogor, banyak curug disini seperti Curug Nangka, Curug Cilember Cisarua, Curug Ciampea, Curug Bibijilan, dsb yang belum maksimal. Termasuk Curug Lembah Pelangi , Desa Cimanggu, Kecamatan Cibungbulang, Kab. Bogor. Jadi bagaimana bisa perkapita kecamatan tidak maksimal, pasti ada yang salah urai, sehingga tidak menjadi solusi untuk ini. Diperlukan kesamaan pandang, visi dan misi para Muspika dan Pemkab Bogor. Kata saya, “Ini harus perlahan bang, slow but sure”, jawab Lae Jonny lagi.
.
“Lae, kalau pun saya belum ke curug Pelangi itu. Saya bermimpi suatu waktu akan ada kegiatan rutin Fotography tingkat dunia disana, tentunya setelah ada upaya perbaikan infrastruktur, fasilitas fasilitas umum, kesiapan mental warga sekitar, dsb. Jika ini dikemas dengan profesional maka disana akan banyak berdiri UKM-Center, Guesthouse/Home-stay, dsb. Potensi-potensi curug yang ada di kabupaten Bogor adalah ‘sasaran antara, karena ujungnya adalah potensi meningkatkan perkapita masyarakat sekitar dan PAD. Saya bermimpi disana kemudian dikenal dengan wisata ‘Live-in’, mengapa?, karena pada dasarnya kultur masyarakat kita itu terbuka terhadap pendatang dan malah cenderung memuliakan tamu. Karena inilah, bisa jadi nilai plus dan pertimbangan tersendiri bagi para wisatawan yang ingin menginap di rumah warga. Memang ada yang sudah ‘membranding’ rumahnya sebagai homestay dan sudah mematok harga, ada juga yang belum. Tujuan traveling yang utama ialah untuk mengetahui keaslian kebudayaan suatu daerah, dan itu yang harus ditingkatkan dan di-prioritaskan, satu konsep sederhana mencapai kesejahteraan masyarakat . Dan itu yang dicari oleh wisatawan lokal maupun wisatawan asing, masih monitor Lae..?’, tanya saya. “Siap abangda, lanjutkan”, jawab Lae. “Pesan aku kalau suatu waktu kau memang ‘nyaleg, mohon perhatikan sejak sekarang dapil-mu Lae , jangan seperti yang lain, sibuk pas saat kampanye saja, itu salah. Sudah basi, cara cara seperti itu….”, saya menghentikan bicara karena tidak ada lagi saya dengar suara nafas Lae ini diselulernya, apakah lowbatt, habis pulsa atau tertidur?
.
DEKLARASI JOKOWI 2 PERIODE, BATAL ?
Padahal masih banyak hal lain yang ingin saya bicarakan dengannya, yaitu tentang undangan acara DEKLARASI JOKOWI 2 PERIODE, baik yang di Hotel Sahid – Jakarta, hari Minggu tgl.11 Maret 2018. Maupun yang di Lombok,NTB. Tgl.13-14 Maret mendatang dimana akan dihadiri oleh Kastaff Presiden RI, Jend. TNI. Moeldoko dan undangan VVIP lainnya. Atau Lae Jonny sengaja ‘memutuskan telepon ini karena dia merasa malu belum bisa menyediakan tiket dan uang saku untuk saya ?, Ahahahah…segitunya. Ya sudah biar saja, toh kalau ada apa-apa dia pasti hubungi saya kembali. Mauliate
.
(Arief P.Suwendi, Ketum Persatuan Relawan Indonesia (PERI) dan Penasehat Indonews Bd.Media & Event Organizer)
.

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook