Warung Kopi BOGOR KAPAYUN !, “KOMPETENSI RELAWAN?

Warung Kopi BOGOR KAPAYUN !, “KOMPETENSI RELAWAN?

Indonews, Bogor – Pagi ini saya sedang bergegas kepertemuan dengan teman-teman  disebuah cafe di Jakarta Timur, tentunya karena bergelar ‘Cowok panggilan, tentunya semua difasilitasi teman-teman. Dari mulai order Grab online, dan menu makan siang, Marlboro mentol Ice-Blast, dsb. ‘Ahahahah..betul kata nyokap, “Sudah hukumnya, orang baik akan berkumpul dengan orang baik”

.Singkat ceritera, diskusi pun mengalir tanpa direncanakan, tidak juga ada sumpah-serapah. Disana hadir tmn2 dari Konsorsium Relawan Jokowi (KRJ), termasuk Lae Jonny Sirait,Amd – Pemred
Indonews tentunya. Catatan diskusi itu, sbb:
.
1.Dari 171 Pilkada serentak, > 67% adalah kumpulan koalisi partai politik. Dan, untuk kami tidak ada rumusnya mendukung para calon kepala daerah yang berasal dari parpol non-Jokowi. Apalagi Capres thn.2019 yad.
.
2.Jokowi memberikan tauladan agar Relawan-nya berprilaku TIDAK PENDENDAM, TIDAK FITNAH, TIDAK SUMPAH SERAPAH & TIDAK MENGAMBIL APAPUN YANG BUKAN HAK-NYA.
.
3.Gerak juang Relawan Jokowi harus terkonsep, harus banyak aktifitas non-cyber. Sebagaimana pesan pakar komunikasi & strategi politik ,Marcel R.Pandin dalam beberapa pertemuan waktu lalu baik di Monev Jakarta, Sulawesi Tenggara dan di JS.Luwansa Hotel – Jakarta. “Hoax itu sudah tidak efektif karena sudah ada hukum yang ‘memblockingnya, pasti akan berhadapan dengan hukum, ‘touching dan proximity dengan rakyat adalah langkah positip sebagai bagian dari strategi ‘non-cyber. Dengar apa harapan rakyat, rumuskan dan eksekusi
.
4.Tahun 2019 Jokowi mengarahkan dana APBN > Rp.1600 triliun akan diprioritaskan untuk Pengembangan SDM , Community  Development khususnya di desa-desa. Karena infrastruktur sudah final sejak thn.2014-2017, kecuali sisa pembangunan > 2000 iriigasi.
.
Namun disisi lain, Jokowi akan menambah alokasi dana desa pada tahun 2019 dari Rp.60 triliun menjadi Rp.85 triliun untuk > 74.000 desa diseluruh Indonesia. Tentunya diperlukan ‘pengawalan Relawan untuk hal ini mengingat telah ada > 900 kepala desa yang terduga korupsi dana desa. Jokowi demikian ‘concern terhadap dana desa salah satunya karena dengan dana desa kita mampu  menurunkan angka kemiskinan nasional > 4 – 5%/tahun.
.
Jokowi berharap selayaknya dana desa yang telah digulirkan hingga Rp.180 triliun selama ini – dapat menyerap lebih banyak lapangan kerja untuk masyarakat sekitar, sehinggga pembangunan desa itu dirasakan oleh banyak orang terutama masyarakat sekitar dengan prioritas tenaga kerja  usia produktif.
.
5. Tahun 2019 Jokowi mengarahkan dana APBN > Rp.1600 triliun akan diprioritaskan untuk Pengembangan SDM , Community  Development, dsb. Sehingga diharapkan organ relawan Jokowi dapat mengikuti dgn konsep-konsep Comunity Development dalam maksimalisasi SDM di pemerintahan, swasta dan masyarakat. Meningkatkan kinerja dan harapan hidup lebih baik melalui ‘kualitas’ SDM. Dalam arti ekstrim, Indonesia masih memerlukan Manajemen Sumber Daya Manusia Berbasis Kompetensi.
.
Kompetensi dalam arti sebuah konsep yang mengandung arti untuk menggabungkan SPKJ menurut saya,al;
.
a.SKILL (Ketrampilan) ; kemampuan dan potensi diri
b.PERSONAL’S ATRIBUT (Atribut Perseorangan); mencontoh prilaku ketauladanan Jokowi
c.KNOWLEDGE ( ilmu pengetahuan) ; menyerap & menyebarkan pengetahuan positip
d.JOB BEHAVIOUR (Perilaku Kinerja); Terkonsep, Proporsional & Profesional
.
SDM berbasis kompetensi adalah sebuah konsep kerja & perbuatan yang merupakan perpaduan dari ketrampilan, atribut perseorangan dan ilmu pengetahuan yang terukur, yang dapat diamati sehingga dapat dievaluasi.
.
Jenis Kompetensi dalam versi saya , yaitu :
.
1. SOFT COMPETENCY (Kompetensi Manajerial), yakni sebuah kompetensi yang berhubungan dengan kemampuan mengelola pegawai pemerintah & swasta termasuk organisasi, dimana disana memadukan konsep membina hubungan (relationship) dengan semua orang ,internal dan eksternal secara baik dan profesional berikut mampu memecahkan masalah, kemampuan memimpin, dan kemampuan untuk membangun komunikasi.
.
2.HARD COMPETENCY (Kompetensi Teknis), yakni sebuah kompetensi yang berhubungan dengan kapasitas fungsional sebuah pekerjaan yang berkaitan dengan keteknisan yang berhubungan dengan pekerjaan yang dilakoni., seperti kemampuan pemasaran/ marketing, akuntansi, dll.
.
3.MASS MEDIA COMPETENCY (Kompetensi melalui media masa), satu konsep berkesinambungan bagaimana meng-informasikan prestasi-prestasi kerja Jokowi thn.2014-2024, mengoreksi kinerja kabinet & parpol pendukung jika dirasa ‘out of the box’ serta  ‘ikut merubah prilaku negatif Jokowi-Hatters. Bentuknya bisa secara formal atau in-formal. Straigh-news, feature, artikel, dsb. Bisa di Media cetak, online, audio visual dsb. Mengapa face-book dianggap ‘minim-effect, ya iyalah pembacanya kan ‘4L;Lu Lagi Lu Lagi. Beda efeknya jika Relawan Jokowi berani ‘masuk FB dan wilayah lawan, dsb. ‘Emang ada?
.
Era-Pilpres 2019 sudah pasti dibutuhkan Relawan & Organ Relawan yang berkompetensi dalam arti luas, dan Saya bangga kepada teman-teman yang masih setia bersama PERSATUAN RELAWAN INDONESIA (PERI) & KONSORSIUM RELAWAN JOKOWI (KRJ) > 35 organ relawan. Maksimalkan konsepmu, diskusikan dan eksekusi !, Inshaa Allah “JOKOWI 2 PERIODE”, Mohon maaf lahir bathin. Untuk Relawan Bogor Jadi Kapayun (RBJK) mari maksimalkan potensi yang ada, demi BOGOR JADI KAPAYUN!, Inshaa Allah   …………… (Arief P.Suwendi, Ketum Persatuan Relawan Indonesia (PERI) & Penasehat Indonews Bd.Media & Event Organizer”

Terkirim dari tablet Samsung.

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook