ANAK RANTAU YANG PEDULI KAMPUNG HALAMANNYA

INDONEWS, BEKASI – Sejak awal terpilihnya pasangan Djarot Syaiful Hidayat S. Sos. MIP dan Dr. Sihar PH Sitorus BSBA. MBA, oleh partai pengusungnya PDIP,  sebagai calon Gubernur  sumatera utara, menjadi perhatian khalayak banyak khususnya  masyarakat Batak diperantauan Jakarta dan kota kota lain luar daerah. 

Dalam perkembangan politik dipilkada Sumut akhir maret lalu kontestan yang tadinya 3 pasang, menyusut menjadi 2 pasang,  karena nomer urut (3), (Jr Saragih-Ance selian) terganjal persyaratan dari KPUD,  tentu pertarungan perebutan kekuasaan di Pilkada Sumut 2018 bagaikan adu banteng alias berhadap hadapan langsung. 

Dalam menyikapi situasi politik di pilkada sumut itu, Masyarakat Jaringan ‘Soeara kita’, merasa terpanggil untuk turut mendukung keterpilihan pasangan DJOSS menjadi Gubernur  dan Wakil Gubernur Sumut periode 2018-2023.

Masyarakat jaringan Soeara kita mengadakan deklarasi di jalan raya Jati Waringin Sabtu 14/04 2018 yang di hadiri sebanyak 120 orang lebih terdiri dari para anggota Krisna Gruop Jati waringin (KGJ), HIPAKAD cabang bekasi,PERI, Indonews Corporation, dan para kolega lainnya dari berbagai unsur yang di inisiasi oleh Rumondang sitompul SE, MBA.

Saat di wawancarai, ketua pelaksana, “Dr.  Bongsu Saragih, SE, MM ia mengungkapkan, bahwa masyarakat Jaringan ‘Soeara Kita’merupakan perhimpunan anak-anak Sumatera Utara yang ada dirantau Jakarta dan Sekitarnya,ingin membantu perjuangan pasangan DJOSS untuk memenangkan pertarungan.Masyarakat Jaringan ‘Soeara Kita’ yang lahir dari sebuah kesadaran bersama dari beberapa alumni Universitas Krisnadwipayana (berbagai profesi), yang sebelumnya tergabung dalam perkumpulan alumni Krisna Group Jatiwaringin (KGJ), dan membentuk Tim 9 (yang beranggotakan 9 orang),menetapkan diri untuk mendukung sekuat tenaga dan pikiran serta kemampuan jaringan yang dimiliki, dalam rangka memperkuat skuad perjuangan DJOSS lainnya yang sudah ada,”ungkapnya. 

Sambungnya, Sebab itu, “Deklarasi Dukungan Pasangan Djarot-Sihar Sitorus (DJOSS) Untuk Sumut” ini menjadi sangat penting, karena misinya adalah untuk turut memenangkan pasangan DJOSS menjadi Pemimpin Sumut periode 2018-2023, yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumut, tanpa terkecuali.

Dengan langkah apa “Soeara Kita” memenangkan paslon DJOSS’  Ia tentunya setelah deklarasi ini Soeara Kita akan segera memberikan berbagai pemikiran dan masukan kepada DJOSS dan dalam waktu dekat akan turun ke Medan dan berbagai kota wilayah Sumatra utara bertujuan untuk secara optimal membantu penggalangan massa dalam jaringan masyarakat yang ada serta mengembangkan nya keberbagai titik area yang di anggap perlu, misalkan masuk kedalam dunia pendidikan dan pendekatan kepada masyarakat,”bebernya. 

Saat ditanyakan tentang beredarnya bahwa di medsos Sumut Krisis tokoh,  ia utarakan “tidak dipungkiri sebab dalam 2 periode hasil pilgub sebelumnya gubernurnya terpaksa masuk bui karena gagal mengelola pemerintahan akibat tersangkut korupsi,  Dengan hadirnya “Soeara kita, sekaligus ingin menggugah masyarakat sumatera utara untuk tidak golput karena menurut data pada pilpres 2018 ada sekitar 38 persen dari dpt 10,5 juta suara,”ujarnya. 

Dalam deklarasinya ini “Soeara Kita” mengajak dan menggandeng unsur unsur baik dari anggota ormas maupun organisasi masyarakat batak yang memiliki kepedulian dan kerinduan terhadap pemerintahan yang bersih dan mensejahterakan rakyat.

”Soeara Kita sangat yakin pasangan DJOSS adalah pasangan yang sangat tepat untuk sumut mendatang dan di yakini mampu memenuhi harapan masyarakat banyak dan menjadi pemimpin masa depan yang bebas dari perilaku korupsi,karena pasangan ini dinilai memiliki nilai yang tulus untuk masyarakat, memiliki integritas yang tinggi, memiliki modal yang cukup sebagai pemimpin yang layak jadi panutan dan diyakini sangat tidak akan mungkin berperilaku arogan apalagi memperkaya diri,”katanya menambahkan

Ditempat yang sama Maydin Sitanggang Salah satu Inisiator “Soeara Kita” yang juga Ketua Dewan Penasehat Persatuan Relawan Indonesia (PERI) menyampaikan “Gagasan membangun Indonesia dari daerah sebenarnya adalah sebuah perubahan paradigma, Konsep ini juga ada di Nawacita poin 3, (membangun Negara dari Pinggiran), banyak hal yang harus diubah di kampung halaman untuk turut dalam upaya membangun Indonesia,” ujarnya.

Gagasan ini yang mendorong adanya energi dari kami Anak Rantau SUMUT yang ada di Jabodetabek, untuk berkontribusi secara nyata di kampungnya, dengan membentuk “Soeara Kita” untuk dukungan pada paslon Gubernur Sumut no urut 2, Djarot-Sihar (DJOSS),  dimana kami para anak rantau Sumut sangat malu dengan “Sumut terkorup di Indonesia” hal itu tidak bisa dibiarkan.

Peduli dengan kampung halaman bukan berarti harus tinggal dan menetap di kampung halaman. Kepedulian itu bisa mewujud nyata walau  berada di luar dari kampung, pungkasnya  menutup wawancaranya. (TIM)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook