Warung Kopi BOGOR KAPAYUN ! “SALAM JUANG UNTUK JOKOWI & JARO ADE”

Warung Kopi BOGOR KAPAYUN !
“SALAM JUANG UNTUK JOKOWI & JARO ADE”
.
Indonews, Bogor – Pilpres 2019 menghitung hari, dengan kalahnya Ahok-Djarot di DKI Jakarta lalu seharusnya menjadi ‘cermin dan pengalaman berharga agar kita tidak ‘cepat puas diri. Perbaiki konsep dan strategi, jangan sibuk di sosmed . Turunlah kelapangan karena hoax bukan jaminan penghancur pilihan. Banyak Relawan terpancing hastag #2019GANTIPRESIDEN, kemudian saling hate-speech disosial media. Sebagian lagi masih asik berselfie dengan aksesoris ‘salam 2 jari’, asal 2 jari !, lalu kapan turun kelapangan?
.
Saya masih trauma karena suara Jokowi kalah di Jawa Barat saat Pilpres 2014 lalu Jokowi hanya meraih > 9.530.315 suara ( 40,22%) sedangkan Prabowo > 14.167.381 suara ( 59,78%). Bukankah Jawa Barat mempunyai > 23.990.089 suara DPT.
.
Ini yang kemudian menjadikan pilihan untuk ‘Golput’ saja di Pilgub jawa Barat yad, karena saya tidak punya pilihan hingga saat ini, seandainya saja yang menjadi Cagub/Wagub adalah pasangan Irjen.Pol.Anton Charliyan – Mantan Kapolda Jawa Barat & Ridwan Kamil – Walikota Bandung, …hmm..akan lain ceritranya. Tapi sudahlah, last-minnute !, Ahahahah…
.
Saya pun mengakhiri ‘pikiran jorok itu dengan memasuki sebuah foodcourt yang letaknya diantara Taman Topi Square kota Bogor sekaligus menunggu jemputan Pemred Indonews – Lae Jonny Siraitt,Amd kemarin (19/4). Saat hidangan kopi datang, disebelah kursi saya duduklah seorang bapak sepuh, yang kemudian bernama Nirwan (66thn). “Adik darimana?”, ..”Jakarta pak?”..,..”Oh ,perkenalkan nama saya Nirwan, sedang menunggu cucu saya ada urusan ke kantor Polresta Bogor, disebelah sini. Kebetulan disini juga ada langganan saya kalau beli talas Bogor..”, katanya sambil menunjukkan. Kemudian kami pun larut ngobrol kesana-kemari, sampai suatu saat dia bertanya ttg Id-card saya, yang secara tidak sadar ‘nongol diantara tas bolang. Kami pun menjadi lebih asik bicara, lebih ‘nyambung lagi saat kemudian beliau adalah penggemar Jokowi juga. ‘Ahahahah..Thanks God !
.
“Saya pensiunan sebuah instansi disini, tapi saat Pilpres 2014 lalu saya memilih Jokowi-JK, sayang, suara saya belum mampu menambah maksimal suara Jokowi, karena dia hanya meraih 210.578 suara sedangkan Prabowo-hatta sekitar 340.000-an. Jokowi tidak marah, tidak dendam. Itulah demokrasi yang berazaskan Pancasila. Bukti Jokowi tetap dekat dengan Kota Bogor antara-lain; Jokowi menyetujui Kota Bogor sebagai aset pariwisata nasional dengan program Pesona Indonesia bahkan memberikan ijin saat sebagian tanah Istana Bogor sebagai trotoar jalan, Jokowi lebih sering menginap di Istana Bogor dibanding di Jakarta ini menandakan dia dekat dengan masyarakat Kota Bogor dan sekitarnya, Jokowi meminta kang Abe sebagai pelatih tinjunya dimana Abe adalah pelatih Porda Bogor, Jokowi ikut sebagai peserta turnamen panahan kota Bogor november 2017 lalu, setiap acara kenegaraan dan menyambut tamu Jokowi lebih banyak di istana Bogor, statemen-statemen kenegaraan Jokowi kerap di sampaikan dari istana Bogor, seperti saat maraknya korupsi oleh kepala daerah, Jokowi berkata ‘Harus dipastikan oleh semua orang termasuk rakyat bahwa tidak ada satu-rupiah pun uang APBN yang bisa dikorupsi’,…..”, bapak itu kemudian mengusap dahinya yang berkeringat, namun dia menolak saat ditawari rokok.
.
“Apa rencana adik ke Bogor?”,..”Bogor baik kota maupun kabupatennya bukan tempat asing untuk saya pak. Tahun 1989-1997 kami punya kantor cabang didaerah batutulis saat bekerja dengan ayah, juga perlintasan dan tujuan wisata saya baik dengan teman atau keluarga, bapak tidak sarapan?..”, jawab saya sambil minta tambah kecap pada bubur ayam saya. “Sudah , tadi pagi dengan nasi goreng buatan istri”, jawabnya sambil tersenyum.
.
Saya bertanya tentang tokoh Pahlawan Nasional kapten Muslihat yang dibuatkan patung di Taman Topi sekaligus menjadi nama jalan seberang tempat ini, “..Beliau anak muda pemberani yang dimiliki orang Bogor, baik kota maupun kabupaten. Dialah penjaga setia Bogor dari penjajah Jepang, nama aslinya Tubagus Muslihat- Komandan Kompi IV Batalyon II TKR dengan pangkat Letnan Satu (Lettu). Saat itu, sekitar bulan Oktober 1945, keadaan Kota Bogor sangat genting. Tentara Inggris dan Gurkha masuk ke dalam kota dan disusupi oleh Nederlands Indies Civil Administration (NICA). Sekitar bulan November – Desember 1945 terjadi perang kota, kapten Muslihat beserta pasukannya yang menggunakan senjata rampasan dan bambu kuning melakukan perang terbuka dengan mereka, hingga peluru mengoyak dadanya dan gugur tgl. 25 Desember 1945, dimana tepat pada saat ummat Non-Muslim merayakan hari Natal.Dia meninggalkan istri yang sedang mengandung tua, dan warisan perjuangan ‘’menjaga Bogor hingga darah penghabisan..”, papar bapak sepuh, saya diam…….”Maka masih banyak diperlukan semangat perjuangan untuk membawa bangsa dan negara ini menjadi lebih baik, tipe-tipe pemimpin Jokowi adalah salah satu tauladan. Amanah dan tidak korupsi..”, tambahnya.

Kemudian kami pun larut pada pembicaraan awal. Khususnya tentang rencana saya menjumpai teman-teman Relawan Bogor Jadi Kapayun ! (RBJK), khususnya dalam ikut serta memenangkan paslon Jaro Ade – Ingrid kansil sebagai Bupati/Wabup Bogor thn.2018-2023 mendatang. “Oh saya mengenal kiprah pak Jaro saat menjabat sebagai Ketua DPRD kab. Bogor yang demikian baik, contohnya ; PAD Kab. Bogor tahun 2016 lalu sekitar Rp.2,1 triliun tercapai Rp.2,256 triliun berarti ‘over-target, fungsi DPRD cukup baik disana itu yang banyak orang lupa. Memang potensi pajak sektor wisata masih minim karena masih dibawah Rp.500 miliar, namun sektor PBB dan sebagainya sudah diatas Rp.900 miliar. Maka jika memang RBJK mengarah kepada pemenangan Jaro Ade dan kemudian mereka menang, seharusnya itu lebih berlipat hasilnya, sayang saya warga kota Bogor sehingga saya tidak punya hak pilih di kabupaten Bogor nanti. Salam saja dari saya, inshaa allah para keluarga teman, handai-taulan dan relasi saya yang di kab.Bogor akan saya minta menangkan Jaro-Ingrid..”,katanya dengan sorot mata yang tajam..
.
“Saya mantan pegawai negeri jadi tahu bagaimana kekuatan Golkar disana, dan Jaro Ade adalah kader Golkar yang baik dan teruji. Apalagi Golkar pendukung Jokowi. Persiapkan konsep dan strategi yang matang dik, apalagi saat Pilpres 2014 lalu Jokowi kalah juga di Kab.Bogor karena hanya mencapai 655.888 suara sedangkan Prabowo >1.63 juta..”,..”Saya belum bicara Pilpres 2019 pak, untuk saat ini kami fokus dipemenangan Jaro ade-Ingrid pak. Kita berharap akan banyak muncul kepala daerah muda yang amanah dan anti-korupsi..”, jawab saya. “Okelah, apa konsepnya?”,..”Community Development, Pemberdayaan Masyarakat khususnya usia muda dan para ‘Swing-votters”,..bapak ini tersenyum, sambil mengusap keringatnya kembali. “Saya selalu berkeringat mungkin pengaruh penyakit jantung saya dik..”,kata bapak itu.Kemudian kami pun saling pamit, namun saat diminta nomor seluler beliau menggeleng. “..Kalau ada rejeki pasti kita bertemu lagi,dik. Kita tularkan jiwa Kapten Muslihat kepada Jokowi dan Jaro Ade. Assalamualikum wrwb..”, saya berdiri hormat. Kami pun berpisah, saat menyusuri trotoar menuju center-point jemputan Lae Jonny – seorang ibu tua berkata “Assalamualaikum, tapak suku, tapak suku”, entah apa maksudnya saya pun berbagi rejeki tanpa paham artinya.”.. Waalaikumsalam wrwb, Inshaa Allah —— BERSAMBUNG —— (Arief P.Suwendi, Ketum Persatuan Relawan Indonesia (PERI) & Penasehat Indonews Bd. Media & EVENT Organizer)

 

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook