ANEH !!! BANTUAN UNTUK ORANG MISKIN KEMANA YAA ???

ANEH !!! BANTUAN UNTUK ORANG MISKIN KEMANA YAA ???

INDONEWS SUKABUMI. Mengupayakan bantuan bagi rakyat dengan memberikan bantuan, baik bantuan berupa material maupun bantuan berupa non-material. Hal tersebut dilakukan pemerintah dalam rangka upaya menyelesaikan permasalahan kemiskinan yang masih terjadi di Indonesia ini, selain itu juga bertujuan untuk menjalankan pasal 33 dan 34 dalam Undang-undang Dasar 1945.

Ironisnya bantuan tersebut kadang kala tidak sampai ke hak nya, seperti halnya yang dialami keluarga miskin dan keterbelakangan mental ini, Wiah (56thn) dan anaknya Maskupah (36thn) adalah keluarga miskin yang seharusnya mendapatkan bantuan tetapi tidak menerima.

Ketika awak media Indonews menyambangi kediamannya senin 16/04/2018, di Kp. Salamanjah Desa Taman Jaya kec Ciemas Kab Sukabumi, waktu itu kami disambut hangat oleh tokoh masyarakat tokoh pemuda masyarakat sekitar dan ketua RT Usep, Dari percakapan kami dari salah satu RT mengungkapkan bahwasanya keluarga tersebut memang benar selama ini belum ada bantuan dari pihak pemerintah dari semenjak tahun 2015 terakhirnya sampai sekarang tahun 2018.

“Dan adapun ini padi 3 karung yang bapak lihat ini, ini hasil ia mengumpulkan dari tumpukan jerami sisa sisa panen dan sebagian dapat pemberian warga tetangga yang merasa kasihan kepada keluarga ini,”ucapnya.

Dan dibenarkan juga oleh salah satu tokoh pemuda,”Samsun , “kasihan pak saya lihat keluarga ibu wiah ini, ia tidak punya apa apa jangankan jajan untuk makan sehari hari ia mengandalkan menyapu halaman rumah orang, malahan tadinya ia tidak bisa apa apa hanya berdiam diri, akhirnya saya beritahu agar punya kegiatan dengan menyapu halaman rumah rumah orang, agar ia mendapatkan uang dengan menunjukan aksi tersebut walaupun tidak ada yang menyuruhnya, “ungkap pemuda yang peduli sosial ini.

Lain halnya ungkapan dari salah satu pekerja kepemerintahan,”maman, ia ungkapkan bahwa Atm KKS/PKH sudah diberikan dan data base sudah tercatat bahwa nama Maskupah ada di listnya. “Namanya tertera itu ada di data bes PKH. Mana Samsun pastikan lgi itu tetangganya nantinya di anggap pemerintah tidak peduli.. Tidak cukup tapi minimal pemerintah sudah di perhatikan. Cek dulu ATM KKS PKH buktinya dia pegang.pastikan dulu ,Tanyakan dulu ka Samsun ke di poto ATM Na juanah yg mengurus. Saya petugas Pendamping PKH masa dusta pendamping. Sok ka rumah na kg Samsun. Nanti saya buktikan ke rumahnya bila salah sasaran. Ga apa apa yg penting sudah terbukti itu.pemeritah sudah peduli,”bebernya dalam tulisan coment Fb.

Tetapi sangat menarik ungkapan tulisan dari salah yang coment di Fb, Abdulah Kang Fonges, ” Menarik geuning ung setelah ada pernyataan dari kang maman.!!
Ketika menyambangi ke kediaman saudari maskupah kita berbincang dengan pak RT dan warga dan menanyakan apakah saudari maskupah pernah mendapat kan bantuan dari pemerintah.!? Pernah tapi itu dulu pada tahun 2013 RUTILAHU & BLT. PKH tidak pernah ada.
2014 s/d 2018 tidak pernah ada lagi. Ketika d tanyakan kenapa?
Alasan nya karena data identitas. Maka d buatkan lah Dan baru selesai ktp dan kk nya tgl 06 01 2018.
Sekarang kang maman memberikan data seperti itu?! Cobi terangkanlah..!!
Biar jelas dan jangan ada dusta di antara kita..! Heuheu.

“Terlepas keluarga maskupah mendapatkan PKH atau pun tidak… itu bukan berarti pemerintah harus lepas tanggung jawab.
Mereka keluarga miskin dan keterbelakangan mental, tidak bisa usaha dan tidak ada yg mau mempekerjakan krn tidak bisa bekerja. Ini perlu perhatian khusus dri pemerintah,”pungkasnya
Adenopiansyah

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook