Warung Kopi BOGOR KAPAYUN !! “PILPRES 2019,PILGUB JABAR & PILBUP BOGOR 2018” .

Warung Kopi BOGOR KAPAYUN !!
“PILPRES 2019,PILGUB JABAR & PILBUP BOGOR 2018”
.
Indonews, Bogor – Malam di stasiun Bogor cukup sejuk karena gerimis pun belum reda, saya pun cepat menyantap habis sisa ketan bakar diwarung pojok stasiun yang terlihat semakin gemerlap dibandingkan 5-10 tahun lalu. Karena jadwal keberangkatan kereta telah tiba.
.
Silaturahmi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Selasa (15/5) bersama Jonny Sirait,Amd ke beberapa pihak lalu – saya anggap ‘complished, apalagi saat bertemu H.A.Tohawi,S.Pd.I – selaku ketua tim Pemenangan Jaro Ade-Ingrid yang juga Ketua F-Golkar/DPRD Kab.Bogor thn.2014-2019, yang kemudian akrab saya panggil ‘kang Awi’. Kami bangga dan terharu melihat beliau dan jajaran DPD Golkar kabupaten Bogor demikian ‘bulat untuk “Jokowi2Periode”.
.
Sebagaimana kita tahu, Provinsi Jawa Barat (Jabar) adalah provinsi dengan jumlah pemilih terbanyak se-Indonesia (> 33,821.378 jumlah pemilih thn.2019), sehingga memiliki peran penting bagi percaturan politik nasional. Baik perebutan kursi di legislatif (pemilu legislatif) maupun eksekutif (pemilu presiden). Ditambah lagi yang secara geographis Jawa Barat demikian ‘menempel dengan pusat kekuasaan di Jakarta.
.
Matematis dan strategi pemenangan sudah terkonsep jelas diantara partai pengusung Jokowi thn.2019 mendatang. Termasuk di DPD Golkar Kabupaten Bogor, saya yang awam pun begitu bangga dan terharu saat sebagian ‘strategi itu disampaikan Kang Awi. Namun kita ‘commited bahwa hal itu bukan untuk kosumsi publik. “Jangan dibuka bang, nanti banyak yang nyontek”, kata Pem.Redaksi Indonews – Jonny Sirait,Amd yang juga Ketua Relawan Bogor Jadi kapayun ! (RBJK) saat berjalan keluar gedung DPD Golkar kab.Bogor. Saya tersenyum.
.
Saat Pilpres 2014 lalu, Jokowi kalah di Jawa Barat karena hanya mampu meraih > 9,53 juta (40.2%) sedangkan Prabowo-Hatta > 14,16 juta (59,7%). Di Kabupaten Bogor juga sama Jokowi hanya mencapai > 852.888 suara (34,2%) sedangkan Prabowo-Hatta > 1,536 juta (65,7%), dalam arti Prabowo-Hatta menyapu bersih di lebih 40 kecamatan yang ada.
.
Atas pengalaman ‘buruk tersebut diatas, saya dan teman-teman Relawan Jokowi ‘yakin-golagokin’ jika parpol pengusung Jokowi2Periode di Jawa Barat dan kabupaten Bogor khususnya kini mereka telah semakin matang & waspada, mereka semakin yakin bagaimana menggarap 3,318 juta pemilih di Pilpres 2019 dan Pilbup thn.2018 dari 5,6 juta penduduk Kab.Bogor. Sehingga wajar jika Kabupaten Bogor thn.2018 ini disebut mempunyai jumlah DPT terbanyak dibandingkan Kota/kabuapten lainnya di Jawa Barat.
.
Memang berat pekerjaan Parpol pendukung Jokowi di Pilkada serentak 2018 dan Pilpres 2019 mendatang, namun lebih berat lagi kerja Relawan. Karena kita minim logistik. Kalau soal militansi jangan ditanya.!
.
Saat Debat Pilgub Jabar lalu, kemewahan dan kemuliaan pesa demokrasi telah ‘dikotori dengan adanya pasangan Sudrajat-Syaiku (Gerindra-PKS) yang mengeluarkan atribut “2019 GANTI PRESIDEN”. Ini bom waktu , karena mereka lakukan di tanah Jawa Barat yang ‘tidak suka bising’, kecuali memang mereka mempunyai tujuan lain agar ‘Jawa barat bising di Pilkada serentak atau Pilpres 2019”, atau bentuk ‘gambling mereka karena suara mereka

Saya tidak juga menafikan bahwa ‘skenario pecah-belah Pilgub Jabar 2018 berhasil, entah siapa sutradara dan produsernya. Yang jelas kekhawatiran Relawan atas kekuatan Aher-Dedy Mizwar (Demiz)-Wagub Jabar ‘pecah, karena Demiz ‘diambil Demokrat dan dipasangkan dengan Dedy Mulyadi (Demul)-Bupati Purwakarta/Ketua DPD Golkar Jawa Barat sebagai Cagub/Wagub Jawbar thn.2018-2023 yad. Ini sangat diluar nalar saya , mengingat Demiz selama ini dikenal dengan ‘pendukung aksi 212, sedangkan Demul lebih egaliter dan toleran. Agh,sudahlah.
.
Dalam Pilkada Serentak Jawa Barat ,Juni 2018 ini akan ada 57 paslon dengan 114 bakal calon di Pilkada Serentak 16 kabupaten/kota, sebagai Relawan Jokowi saya ‘menitip pesan kepada semua pembaca, KHUSUSNYA Relawan Jokowi dimana pun kalian berada agar “TIDAK MEMILIH CALON KEPALA DAERAH YANG TIDAK PRO-JOKOWI”,
.
PILBUP BOGOR THN.2018 – 2023
Kembali ke Peta Pilbup Bogor thn.2018-2023, pemilihan Jaro Ade – Ingrid Kansil sebagai Cabup/Wabup Bogor mendatang sudah harga mati, kami Relawan Jokowi akan ‘mengawal segenap kemampuan. Tentunya dengan pertanyaan sbb:
.
1.Biaya Pilkada Serentak 2018 di Kabupaten Bogor mencapai > Rp 144,2 miliar, dari > Rp.94 miliar ditambah sharing anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebesar Rp.54,9 miliar. Pertanyaannya, sejauh mana sosialisasi yang telah dilakukan KPUD kab. Bogor hingga ke pelosok daerah terpencil, karena saat Pilbup thn.2013 dari 3,1 juta DPT lalu angka Golputnya mencapai > 700.000 – 1,2 juta ?
.
2.Apakah Koalisi parpol pendukung Jaro Ade – Inggrid sudah yakin ‘merembes hingga tingkat RT/RW?, sehingga kejadian ‘buruk akan over-confidence di Pilgub Jabar & Pilbup Bogor thn.2013 tidak terulang kembali.
.
3.Relawan Jaro Ade – Ingrid hendaknya juga ‘di-dominasi bukan oleh para kader/struktural parpol pendukung , namun bersinerji dengan Relawan murni (non-partisan) sehingga tercipta ‘jaringan yang lebih luas dan militan.
.
4.Dari riset manual dilapangan khususnya di 7 kecamatan Kab.Bogor, tingkat partisipasi warga untuk Pilbup thn.2018 masih ‘rawan, yaitu antara 22 – 40%. Mungkin ini ada kaitannya dengan poin 1 & 2 diatas, Wallahualam bishowab.
.
5. Parpol pendukung Jaro Ade wajib ‘mengawal akan adanya rumours belum tersedianya E-KTP untuk > 37.000 orang & minimnya kelengkapan/fasilitas untuk > 2100 orang difabel
.
6. Di Pillbup Bogor th. 2018 mendatang, jumlah DPT Kabupaten Bogor sebanyak 3.294.825 dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 7.635 TPS di 40 kecamatan. Sementara pada Pilbup Bogor 2013, DPT > 3.196.250 orang dengan jumlah TPS 7.716. Memang ada kenaikan > 95.000 DPT namun jika kenaikan itu ‘bukan’ untuk kemenangan Jaro Ade, apa nanti yang dapat kita banggakan?
.
7.Jumlah pemilih pemula (swing-votters) di Pilbup Bogor yad > 350.000-416.000 orang, semoga tim kampanye Jaro Ade mampu menyiasatinya dengan berbagai konsep & strategi sehingga mampu menyerap min.25% > 104.000 orang.
.
Apapun, semoga pesta demokrasi di Pilgub Jabar & Pilbup Bogor 2018 mendatang terlaksana dengan baik, aman, jujur & adil. Jangan ada ‘kebisingan’ , itu yang prioritas karena ‘urang sunda’’ tidak suka barbarian, kedepankan visi misi & prilaku urang sunda yang egaliter dan toleran. Sehingga bolehlah kita buat hastag “2018 JARO ADE BUPATI BOGOR, #2019 JOKOWI PRESIDENNYA !, Inshaa Allah, mohon maaf lahir bathin. Marhaban Ya Ramadhan 1439 Hijriyah, Mohon maaf lahir bathin atas segala khilap kami selama ini…… (Arief P. Suwendi, Ketum Persatuan Relawan Indonesia (PERI) & Penasehat Indonews & Relawan Bogor Jadi Kapayun ! (RBJK) Bd.Media & Event Organizer)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook