Warung Kopi BOGOR KAPAYUN ! “JARO ADE DIBENCI BANDAR NARKOBA & MUCIKARI?” .

Warung Kopi BOGOR KAPAYUN !
“JARO ADE DIBENCI BANDAR NARKOBA & MUCIKARI?”
.
Indonews, Bogor – Penderita HIV/AIDS di Kabupaten Bogor tercatat meningkat drastis dari tahun sebelumnya. Ditenggarai dari beberapa sumber, warga Kabupaten Bogor yang mengidap HIV/AIDS  semakin mmeningkat setiap tahunnya. Jika di tahun 2014 tercatat hanya >  678 orang, di tahun 2016 menjadi >  1.148 orang penderita,bahkan di akhir tahun 2017 menjadi > 1.511 orang, dalam arti setiap tahun ada kenaikan > 208 orang penderita HIV/AIDS per-tahunnya?, Mashaa Allah !
.
Bukankah mayoritas penduduk kabupaten Bogor > 5,6 juta adalah mayoritas muslim?, yang dalam arti ‘akan/dapat lebih ketat melakukan pencegahan penularan HIV/AIDS karena kita banyak punya ‘saluran-blocking. Sebut saja sejak dari keluarga, ustadz/dzah musholla-masjid, pendidikan agama sekolah, dsb.
.
Dalam kasus penyebaran HIV/AIDS lebih dominan selain karena jarum suntik narkoba juga akibat penyelewengan seksual ; zina, homoseksual, heteroseksual, dsb. Dan cilakanya HIV/AIDS ini pun telah ‘meracuni ibu-ibu rumah tangga dan bayi yang tak berdosa.
.
Sumbangsih narkoba untuk penyebaran HIV/AIDS di Kab. Bogor jangan dipandang sebelah mata,karena di akhir thn.2017 lalu,  Kabupaten Bogor masih menduduki peringkat ke-2  terbanyak  sesudah kota Bandung sebagai daerah dengan pengguna narkotika dan obat-obatan terlarang di Jawa Barat. Yaitu > 200.000 orang dari 5,6 jt jumlah penduduknya dengan usia pengguna 13-50 tahun dan mayoritas adalah menggunakan jarum suntik, sabu-sabu, obat  & ganja.
.
Meningkatnya pengguna Narkoba & meningkatnya HIV/AIDS di Kab. Bogor bukan karena menurunnya akhlak sebagai ummat beragama semata, namun bolehlah kita sebut juga salah satu faktornya adalah kemiskinan dan pengangguran. 
.
Demikian bincang melalui seluler dengan seorang relawan di Sumatera Selatan sana yang tahu kami bersama RBJK – Relawan Bogor Jadi Kapayun tengah ‘mengusung kemenangan Jaro Ade – Ingrid Kansil. Kalau pun saya pribadi tidak mempunyai hak pilih di Kabupaten Bogor, namun karena rasa kepedulian melahirkan Kepala-kepala daerah muda, amanah, visioner dan anti korupsilah yang membuat saya dan teman-teman membentuk RBJK
.
“Saya dan teman – teman RBJK berharap Jaro Ade menang pada Pilbup Bogor thn.2018-2023  mendatang sehingga kita semua khususnya warga Jawa barat tidak akan lagi ‘kekurangan putra daerah untuk mengisi Pilgub Jawa Barat thn.2023 – 2028 mendatang termasuk untuk Pilpres thn.2024 mendatang. Kami berharap banyak kepada figur Jaro Ade, untuk semua itu, Inshaa Allah, RBJK akan maksimal memperjuangkannya…”demikian saat kami, saya dan Ketua RBJK – Jonny Sirait,Amd bersilaturahmi  dengan H.A.Tohawi,S.Pd.I di DPD Golkar kab. Bogor, Senin (15/5) lalu.

Kembali ke soal semakin meningkatkan penderita HIV/AIDS di Kabupaten Bogor , kelak Jaro Ade – Ingrid menjadikan “PERANGI NARKOBA & HIV/AIDS DI KABUPATEN BOGOR TH.2018-2023”, sebagai bagian yang tidak terlepas dari 7 PILAR. Sehingga diperlukan langkah-langkah progresif, terukur dan terencana untuk mencegah lebih banyak korbannya lagi di kabupaten Bogor, khususnya Jaro Ade – Ingrid yang  mengusung BOGOR JADI KAPAYUN !
.
Sebagai prioritas kita ‘sapu dahulu beberapa kecamatan yang selama ini rawan diantaranya Kecamatan Cileungsi, Kemang, Cisarua, Megamendung, Ciawi, Caringin, Pamijahan, dan Sukaraja. Dan tidak menutup kemungkinan melakukan sinerjitas  terhadap wilayah-wilayah yang berbatasan dengan Kota Bogor, Depok, Jakarta dsb. 
.
JARO ADE – INGRID harus mau berbagi konsep dan anggaran di Pilar 3 (bantuan UMKM) dan Pilar 5 (500.000 lapangan kerja) – nya ini sambil mengusung panji perang  “PERANGI NARKOBA & HIV/AIDS DI KABUPATEN BOGOR TH.2018-2023”, mengingat lagi keterbatasan dana yang dipunyai BNN atau Polres/Polsek setempat. 
.
“JARO ADE sudah demikian concern dan fokus untuk hal ini, apalagi beliau adalah ‘jebolan Ponpes Salafiyah Nurul Mubtadi’in, Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya. Malah sejak lama beliau sangat menentang keras akan  Praktik hubungan sesama jenis (LGBT), HIV/AIDS & Narkoba. Namun tentunya Jaro Ade meminta semua stake-holder mempunyai sikap dan  tanggung jawab bersama lintas  pemerintah, tokoh agama, masyarakat dan keluarga. Karena hal itu bukan saja merusak moral masyarakat, namun telah melanggar norma agama maupun norma sosial yang hidup dalam masyarakat Kab.Bogor “, tambah Jonny Sirait,Amd melalui selulernya malam tadi (20/5)  akan kiprah Jaro Ade.
.
JARO ADE pasti akan dibenci para bandar Narkoba dan mucikari, namun dia akan mulia karena mampu membawa BOGOR JADI KAPAYUN !, termasuk didalamnya memerangi narkoba, HIV/AIDS, Kemiskinan dan Pengangguran kab. Bogor thn.2018-2023 mendatang, Inshaa Allah… (Arief P.Suwendi, Ketum Persatuan Relawan Indonesia (PERI) & Penasehat Indonews dan RBJK Bd.Media & Event Organizer)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook