Warung Kopi BOGOR KAPAYUN ! “Soeara Kita & Ini Medan Bung!” #2018:DJAROT-SIHAR PIMPIN SUMUT !

Warung Kopi BOGOR KAPAYUN !
“Soeara Kita & Ini Medan Bung!”
#2018:DJAROT-SIHAR PIMPIN SUMUT !
.
Catatan Pribadi: Sejak digelarnya Deklarasi ‘Soeara Kita’ Djoss di Taman Kuliner Landy Jatiwaringin Sabtu, 14 April 2018 yang dihadiri > 150 orang dari berbagai kalangan masyarakat dan berbagai ormas di wilayah Jabodetabek, al; Krisna Group Jatiwaringin (KGJ), Persatuan Relawan Indonesia (PERI), Indonews Corporation, Paduan Suara Mahasiswa, HIPAKAD, Pemuda Pancasila, Gempar, Relawan Djoss Sumut dan berbagai media TV (TVRI dan I News), media cetak dan media on line termasuk massa dari PDIP. Sejak itu kiprah mereka agak sulit terbendung khususnya di Jabodetabek sebagai ‘gerbang utama membelah Sumatera Utara.
.
Baik dalam rapat-rapat dan diskusi internal maupun terbuka, spirit menjadikan Cagub/Wagub Djarot-Sihar thn.2018-2023 secara bertahap cukup melirik suara-suara ‘orang batak diperantauan, termasuk saya kalau pun warga Jawa barat namun saya mempunyai beban moral untuk ikut ‘memenangkan Djarot-Sihar ‘Djoss’ dalam berbagai cara dan upaya. Salah satunya memakai t-shirt ‘Djoss’ kemana saya suka, mengabarkan kepada orang lain , juga melalui tulisan-tulisan santai melalui Indonews ini.
.
Sumatera Utara tidak ubah adalah Jawa Barat, seperti kampung halaman sendiri untuk kami sekeluarga. Karena sejak thn.1965 , ayahanda telah diminta mengabdi kepada keluarga besar KM.Sinaga – pendiri dan owner PT.Bumi Asih Jaya hingga thn.1987 lalu. Sehingga demikian membekas semua apa yang telah diajarkan kepada kami selama ini, demikian juga saat sekolah, kuliah dan pergaulan umumnya kami demikian dekat dengan ‘orang Batak, yang toleran dan egaliter. Bangganya lagi saat mendapatkan kepercayaan diperusahaan besar itu adalah saat ayahanda diangkat sebagai salah satu Direksi disana diantara eksekutif ‘orang batak lainnya. Termasuk saat kami mendapat kepercayaan dari keluarga besar Sinambela di Pondok Gede untuk merealisasikan konsep saya tentang pembuatan ‘Koin Mas Sisingamangaraja XII’ lalu, dsb. Dan saya merasa bangga saat diantara mereka ber- guyon bahwa ada marga baru Batak yaitu ‘Suwendi’ karena ada ‘orang Sunda’ punya ide seperti itu.Subhanallah.

Termasuk saat ini pertemanan baik kami baik di Persatuan Relawan Indonesia (PERI) , Konsorsium Relawan Jokowi (KRJ) , Indonews Corporation dan komunitas lainnya, kami punya teman ‘relawan dan orang – orang Batak jempolan sebut saja marga Sitanggang, Silitonga, Sirait, Sidauruk, Damanik, Ritonga, Sinaga, Sibarani, Siregar, Saragih, Simarmata, panjaitan, Tampubolon, Simanjutak, Tarigan, dsb yang sudah ibarat saudara. Maka tidak salah jika pada kesempatan Pilgub Sumatera Utara ini kami mendukung Djarot – Sihar.Ini bukan tentang sentimental budaya tapi ‘proximity-psykologi kami untuk ‘Djoss’

SUMATERA UTARA THN.2008-2018
Sumatera Utara selama ini disibukan oleh banyak hal yang tidak perlu karena kasus korupsi yang menjerat petinggi disana, indikatornya dapat terlihat dari jumlah penduduk miskin hingga September 2017 masih berkisar > 1.326,57 ribu orang (9,28%),dari > 12 juta penduduk.Ironisnya kemiskinan antara penduduk kota dan desa cukup berimbang yaitu 55:45, maka wajar saat Jokowi marah karena infrastruktur jalan kota tidak ‘terpelihara. Ini kita belum bicara tentang menaiknya Jumlah pengangguran terbuka > 377.000 orang di tahun 2017 padahal di tahun 2016 hanya > 372.000 orang, menaik > 5000 orang, yang ekstrimnya bolehlah kita sebut setiap bulan ada > 416 orang pengangguran ‘baru di Sumatera Utara.
.
Kembali tentang parahnya korupsi di Sumatera Utara, Indonesia Corruption Watch (ICW) tidak pernah ragu untuk menetapkan Prov.Sumatera Utara sebagai provinsi terkorup se-Indonesia thn. 2015. Nilai kerugian negara mencapai > Rp. 120,6 miliar dengan nilai suap Rp 500 juta. Bahkan sebelumnya di thn. 2013, Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) mencatat Sumut sebagai provinsi terkorup di Indonesia berdasarkan hasil ikhtisar audit Badan Pemeriksaan Keuangan, dengan nilai kerugian negara > Rp. 400,1 miliar dari 278 kasus korupsi yang ditemukan. Ironisnya, dua Gubernur Sumut dalam periode yang berurutan terjerat kasus korupsi, baik Gatot Pujo Nugroho maupun Syamsul Arifin, belum lagi > 38 anggota dan mantan anggota DPRD Sumatra Utara kini menjadi tersangka korupsi dan diduga menerima suap berupa hadiah atau janji dari mantan Gubernur Sumatra Utara, Gatot Pujo Nugroho – Yang di Pilgub thn.2013 lalu diusung PKS & Hanura (?) dan ber-wagub Tengku Nurdin.
.
Adapun saat Pilgub thn.2008-2013 lalu, Pasangan Syamsul Arifin-Gatot Pujo Nugroho meraih 1.396.892 suara (28,31% dari t> 4.933.687 pemilih). Saat itu mereka diusung PPP, PKS, PBB, PKPB, PKPI, PSI, PDK, Partai Patriot Pancasila, Partai Merdeka, PPDI, dan PPNUI tak dapat menutupi kegembiraan mereka.
..
Jika kekuasaan telah didapat, mengapa juga harus korupsi?, bukankah mereka memiliki kemampuan intelektual dan agama dimana ‘haram hukumnya korupsi sekecil apapun?
.
SUMATERA UTARA THN.2018-2023 ?
Selain karena ‘proximity-psikologis diatas, ada beberapa mimpi dan harapan kami kepada ‘Djoss’ untuk mempin sumatera Utara thn.2018-2023 mendatang dengan cara:
.
1. Sudahi predikat Sumatera Utara sebagai ‘provinsi terkorup’ di thn.2018 hingga akhir jaman, tentunya melalui Djarot-Sihar diawalnya dan diteruskan kemudian oleh penggantinya.
2. Sumatera Utara wajib ‘mendukung Jokowi 2 Periode thn.2019-2024, kemudian kita ‘hantar kembali Djarot-Sihar ke Pilpres thn.2024-2029 mendatang
3. Jika semua berjalan baik dan Allah SWT – Tuhan YME memberkati dan meridhoinya, maka kita semua pun akan ‘ikhlas menutup mata diakhir nanti. Sekaligus pembuktian bahwa di thn.2030 yad, INDONESIA TIDAK BUBAR !, karena kita telah mempunyai pemimpin-pemimpin muda yang amanah,pekerja-keras dan bukan pemimpi/paranoia.

Kepada abang – abang dan kakak kami di ‘SOEARA KITA’, khususnya untuk ‘Lae Maydin RH Sitanggang, SE.; MM., Dr. Bongsu Saragih, SE., MM , Rumondang M. Sitompul, SE., MBA.; Dr. Eddy Sanusi Silitonga, SE., MM.; Danny PH Siagian, SE., MM; Dr. Oktavianus Manik, ST., MT.; St. Demak Bonar Simanjuntak, SE.; Djalan Sihombing, SH.; dan Rachman Benny Nababan, SmHk. Yang juga para deklarator & aktifis Krisna Group Jatiwaringin (KGJ).
.
Semoga Allah SWT – Tuhan YME senantiasa memberikan kesehatan dan kekuatan lahir-bathin untuk kalian semua sehingga tercapai harapan kita menjadikan Djarot-Sihar sebagai Gubernur & Wagub Sumatera Utara thn.2018-2023, Aamiin Yarabil’alamiin. Mohon maaf lahir bathin, Mauliate Godang ! ………. (Arief P.Suwendi, Ketum Persatuan Relawan Indonesia (PERI) & Penasehat Indonews, Media Ummat & RBJK Bd.Media & Event Organizer)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook