Warung Kopi BOGOR KAPAYUN ! Santun, Obyektif dan Profesional #2018-JAROADEBUPATIBOGOR!

Warung Kopi BOGOR KAPAYUN !
Santun, Obyektif dan Profesional
#2018-JAROADEBUPATIBOGOR!
.
Indonews, Bogor – Salah satu politikus yang masuk katagori ‘Red-card saya ,adalah Dr. Ali Mochtar Ngabalin, M.Si. , bukan karena beliau adalah mantan Direktur Politik Tim Kampanye Nasional pasangan Prabowo-Hatta saat Pilpres 2014 lalu. Itu mah ‘Egp. Entah kenapa, tapi ya begitulah. Alami saja, ahahah..
.
Tapi saya suka fashion-nya, hal lain dia tak pernah terlibat kasus ‘Korupsi. Fashionabel, dia punya ciri dan karakter sendiri, selain jenggot tentunya. Ahahahah. Saya hanya tidak suka, tapi ada yg lebih dari sikap saya kepada dia, termasuk Roger T.Meles yang mengejarnya dengan sepotong besi saat rapat konsolidasi Partai Golkar bulan Maret 2014 lalu.’’Ahahah..
.
Hingga kemudian saya mempercayai pribahasa bahwa ‘Tak kenal maka tak sayang , Habis gelap terbitlah terang’ , dimana tanpa hujan tanpa petir, Jokowi memilihnya sebagai salah satu Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP) lalu. Maka semua itu ‘kelar dan tak perlu saya pertanyakan lagi. Kalau pun diwaktu lalunya dia adalah ‘hatters-sejatinya Jokowi. Saya sebagai relawan Jokowi harus taat akan ‘kode dan titah itu. ‘keep your mouth. Ahahahah..
.
Malam ini (Senin,28/5) usai sholat Isha di televisi swasta ada wawancara khusus dengannya, saya pun serius menontonnya dan mencatat beberapa point , yaitu:
.
1.Sebelum masuk Istana, jauh hari, dia pernah melihat Ibu Iriana naik pesawat Batik Air hanya dengan seorang pengawal dan duduk dikursi ekonomi, dia tercenggang dan merasa takjub karena sederhanaannya seorang ibu kepala negara. Termasuk rasa salut dan terharu karena semua anak-anak Jokowi tidak menjadi parasit dengan ikut segala proyek, tetapi mereka lebih memilih dalam kerjanya masing-masing.
.
2.Setiap Jokowi di fitnah apapun oleh lawan politiknya tidak pernah membalas bahkan terus merangkulnya sebagai sahabat dan saudara, dan dia terus bekerja untuk rakyatnya tidak mengenal lelah. “Ingat baik-baik ya, sepanjang sejarah Republik Indonesia baru ada Presiden yang bisa melakukan perjalanan panjang sampai ke Papua. Infrastruktur adalah mimpi orang Papua yang baru terwujud era Jokowi”, katanya lagi
.
3.Melalui televisi ini dia mengatakan juga , “Saya harus kasih tahu ke masyarakat, ke umat Islam, paling tidak di komunitas saya ya. Karena saya selaku Ketua Umum Pengurus Pusat Badan Koordinasi Mubaligh Indonesia, saya bekas Ketua Umum Badan Komunikasi Pemuda Masjid selama tujuh tahun,bahwa banyak kebaikan yang telah dilakukan Jokowi selama ini. Manusia harus taat kepada Allah, Rasul, dan pemerintah. Dalam Konsep Agama, Pemerintah Tidak Boleh Difitnah dan Dicaci Maki , Oleh sebab itu, sekaligus saya mengingatkan, apabila rakyat merasakan ada sesuatu kekurangan dalam pemerintah, sebaiknya persoalan itu dirundingkan terlebih dahulu dengan pemerintah. Jangan sampai komunikasi belum dibangun, namun sudah melontarkan cacian, bahkan fitnah. Kalau itu terjadi lagi, maka saya yang harus tampil menjelaskan fitnah, adu domba, mengobok-obok, hoaks, dan berita bohong. Karena itu saya katakan ini urusan saya dan saya siap melaksanakan tugas ini”, tambah kelahiran Fakfak, Papua Barat, 25 Desember 1968 lalu ini dengan nada bergetar. ‘Mantap !
.
Saya lupa banyak hal yang tercatat, karena antene televisi saya memang kurang baik untuk saluran ini, yang jelas semakin saya bangga kepada Jokowi yang terus melakukan sinerjitas dengan semua pihak dalam memaksimalkan kerjanya, termasuk kepada lawan-lawan politiknya secara santun, obyektif dan profesional. Benar sebagaimana ayahanda bilang, “Semua Akan Kecebong pada waktunya”, Ahahah…
.
Yang jelas, dengan masuknya Dr. Ali Mochtar Ngabalin, M.Si yang juga dikenal sebagai tokoh vokal Partai Golkar ini kedalam jajaran Istana, saya yakini akan memuluskan semua kinerja Jokowi hingga akhir thn.2019. kami sebagai relawannya siap mematuhi. Sekaligus belajar kembali bagaimana menjadi pemimpin pemaaf seperti Jokowi, khususnya tauladan Rasulullah SAW. ”Aku bertanya kepada Aisyah RA tentang akhlak Rasulullah SAW, lalu ia menjawab, ‘Beliau bukanlah orang yang keji (dalam perkataan ataupun perbuatan), suka kekejian, suka berteriak di pasar-pasar atau membalas kejahatan dengan kejahatan, melainkan orang yang suka memaafkan.” (HR Tirmidzi),Subhanallah, Inshaa Allah.

Saya pribadi masih harus banyak belajar dari Jokowi bagaimana cara memaafkan orang, khususnya memaafkan teman yang mulutnya ‘nyampah dibelakang saya. ‘Ahahahah..

BAGAIMANA DENGAN JARO ADE DI PILBUP BOGOR TAHUN 2018-2023?
Jika Allah SWT – Tuhan YME meridhoi dan memberkati pasangan Jaro Ade – Ingrid Kansil sebagai Bupati & Wabup Bogor thn.2018-2023 yad, kami memberikan catatan sbb:
.
1.Jaro Ade harus tetap membuka peluang melakukan sinerjitas dengan para paslon & timses yang kalah , sehingga program2 kerja 7 Pilar bukan saja milik JADI namun menjadi milik semua warga Kab. Bogor , tentunya dengan ‘aturan main yang lebih awal disepakati. Dan Jaro Ade mampu melakukan itu dengan santun, obyektif dan profesional
.
2.Jaro Ade bersama mereka harus melakukan Investigasi permasalahan prioritas & harapan masyarakat yang tersebar di 416 desa, bukan hanya dimana lumbung suara jaro ade menang
.
3.Jaro Ade bersama mereka melakukan penetrasi kegiatan kongkrit sesuai kebutuhan di 416 desa khususnya yang prioritas adalah Pemberdayaan masyarakat (Community Development), al: Pemberdayaan BUMDEs & LMDH-Lembaga Masyarakat Desa Hutan, Pasar2 Tradisionil, Penghijauan lahan-lahan kritis, potensi2 seni budaya lintas etnis, Memperbanyak pendirian desa-desa wisata,dsb.
.
4.Untuk memaksimakan semua 3 poin diatas, sebagaimana nomor ‘keberuntungannya. Kami, khususnya RBJK – Relawan Bogor Jadi Kapayun ! siap merealisasikannya. Karena Jaro Ade adalah type pemimpin Santun, Obyektif & Profesional.

Demikian, Inshaa Allah Jaro Ade menang!, Aamiin YRA, Mohon maaf lahir bathin…. (Arief P.Suwendi, Ketum Persatuan Relawan Indonesia (PERI) & Penasehat Indonews, Media Ummat & RBJK Bd.Media & Event Organizer)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook