Warung Kopi BOGOR KAPAYUN ! STYLE JARO ADE TIADA DUANYA #2018:JaroAdeBupatiBogor!

Warung Kopi BOGOR KAPAYUN !

STYLE JARO ADE TIADA DUANYA
#2018:JaroAdeBupatiBogor!
.
Indonews, Bogor – Sesungguhnya hubungan Islam dan Nasrani tidaklah seburuk seperti yang digambarkan dakwah kebencian yang marak belakangan ini. Dalam banyak referensi disebutkan hubungan Rasulullah SAW ,  umat Islam dengan Nasrani sangat harmonis dan saling melindungi. Bahkan yang sejak awal mengakui potensi kenabian Rasulullah SAW  adalah seorang pendeta Kristen bernama Bahira.
.
Saat rasulullah SAW muda sekitar usia 9-12 tahun , beliau ikut rombongan niaga pamannya, Abu Thalib ke Suriah . Saat tiba di Bostra, tempat yang biasa disinggahi rombongan saudagar Mekkah untuk istirahat, ada  sebuah biara yang sejak lama dihuni pendeta-pendeta Kristen. Dimana didalam biara yang dipimpin pendeta utama bernama Bahira menyimpan  sejumlah manuskrip kekristenan yang tetap terjaga. Salah satu manuskrip itu menyebut ramalan tentang datangnya seorang nabi pada masyarakat Arab.
.
Maka saat Bahira melihat Rasulullah SAW, beliau meminta Abu Thalib agar melihat tanda dipunggungnya. Dan benar ada tanda dipunggung Rasulullah SAW. “Wahai Sahabatku, Abu Thalib, bawalah anak ini kembali ke negerinya dan lindungilah dia dari kaum Yahudi. Demi Tuhan, kalau mereka melihatnya dan tahu seperti aku mengenalnya, mereka akan berbuat jahat terhadapnya! Anak ini kelak akan menjadi orang besar,” kata Pendeta Bahira kepada Abu Thalib.
.
Pada ceritera lain diriwayatkan banyak sahabat dan umat Islam yang tertindas kaum quraisy, maka Rasulullah SAW pun meminta mereka ‘mengungsi di wilayah kerajaan Abyssinia yang dipimpin Raja Negus yang dikenal adil dan toleran. Dan benar, disana mereka diperlakukan adil dan bebas melaksanakan ibadah. Orang quraisy pun mendatangi Raja Negus dan memberikan harta sebagai upah untuk mengusir para sahabat dan umat Islam dari sana, namun Raja Negus menjawab lantang, “Demi Tuhan, mereka tidak boleh dikhianati. Mereka telah meminta suaka perlindunganku dan menjadikan negeriku sebagai tempat tinggal, serta telah memilihku dari yang lain,” mereka pun kembali ke quraisyi dan menjadikan Raja Negus sebagai musuh baru mereka. ‘Ahahah…
.
Dengan segala keterbatasan yang ada pada saya, hanya ingin menyampaikan fakta bahwa Umat Islam dan Nasrani adalah saling menjaga dan menghormati sejak lama. Maka menjadi pertanyaan besar jika akhir-akhir ini banyak pihak yang ‘mengadu domba karena urusan politik. Cara mana yang mereka tauladani?
.
STYLE JARO ADE TIADA DUANYA
“Om kita mau lewat tol atau jalan biasa saja?”, lamunan saya diputus oleh supir online yang kemudian saya tahu namanya Norman (42 thn-samaran). Warga asal Pondokarya,Mampang, Jakarta selatan yang kini telah berdomisili di Kabupaten Bogor. Saat ini mobil siap masuk tol Bogor setelah silaturahmi ke kediaman Ketua DPRD & Cabup Kab.Bogor thn.2018-2023, Jaro Ade ditemani Pim.Redaksi Indonews – Jonny Sirait,Amd dan teman-teman Indonews dan RBJK-Relawan Bogor Jadi Kapayun!, Iyan, Epin, Abas dsb. Kami pun melaju lewat tol, saya minta perlahan saja karena hujan besar.
.
Diperjalanan saya tidak sadar saat membuka-buka galery foto diseluler, Norman melihat foto-foto saat dirumah Jaro Ade. “Itu Kang Jaro Ade ya om, wah hebat dia, mantan preman yang kemudian menjadi orang baik. Masih mending ya om karena banyak orang baik yang kemudian jadi preman dan ditangkap karena korupsi dan narkoba..”, kata Norman, saya mengangguk.
.
Disini saya menjadi teringat saat tadi Jaro Ade diminta ‘bersaksi/komitmen diri oleh himpunan etnis batak di Kab.Bogor untuk tidak korupsi. Jaro berkata, “Sejak kecil saya hidup dengan sederhana, merakyat, semua hal telah saya lakukan hingga perantauan. Saya banyak teman orang baik dan yang tidak. Termasuk berteman dengan saudara-saudara yang Nasrani, silahkan tulis di media dan sampaikan kepada saudara saudara kita Nasrani lainnya bahwa Haram untuk Jaro Ade Korupsi..!”, tegas Jaro Ade.
.
Pembicaraan semakin hangat, tidak ada sekat antara rakyat dan pemimpin, antara warga dengan Ketua DPRD, antara rakyat dengan calon Bupati Bogor thn.2018-2023 mendatang. Termasuk kehangatan antara ummat Islam dan Nasrani  sebagaimana dijaman Rasulullah SAW, saya menyaksikan semua itu dengan takjub.
.
Maka saya tidak habis pikir kepada mereka yang gemar menyebar kebencian, fitnah dan caci-maki. Membuat pro-kontra muslim dan nasrani karena masalah sepele dalam ber-demokrasi baik pilkada maupun pilpres. Saya ingat pesan ayahanda,”Disaat seseorang kehilangan akal sehat bagaimana layaknya bertarung dengan sportif dalam program kerja, maka keinginan duniawi akan membunuh panca-indera dan nurani. Bahkan Prof.DR.H.Quraish Shihab mengatakan jika seseorang terus menerus berambisi mencapai jabatan tanpa nalar , sesungguhnya dia sudah mendzalimi dirinya sendiri dan mempertontonkan kebodohan”
.
Jaro Ade mempunyai ‘style sendiri bagaimana menyikapi semua pekerjaan-rumah menuju BOGOR JADI KAPAYUN ! secara sederhana saja, dia ingin pendukungnya jangan hanya ramai disosmed namun harus kongkrit di TPS. “Sampaikan kepada saudara-saudara kita dari etnis Batak lainnya, pembuktian itu adalah mengawal TPS termasuk sebagai tim-kampanye. Sebarkan ini di arisan-arisan, rumah ibadah, komunitas dsb. Tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak menang, tak menang maka kita pun akan dibelakang selamanya, kita tidak akan menjadi kabupaten termaju sebagaimana harapan kita. Tak menang karena tak datang ke TPS, saya hanya minta 5 menit di TPS untuk memilih saya. Setelah menang mari kita bangun Kabupaten Bogor ini bersama tanpa mengurangi kritis. Sekali lagi saya sampaikan bahwa JARO ADE MELAWAN KORUPSI !”

Kabupaten Bogor tahun 2018-2023 bukan milik satu kelompok, golongan dan agama tertentu. Maka kami setuju ada spirit dan semangat Bhinneka Tunggal Ika pada Jaro Ade sebagaimana visi misi yang kami buat dalam RBJK, anti Korupsi – anti Narkoba & Anti Radikalisme & Intoleransi.
.
Kabupaten Bogor Jadi Kapayun !, penuh telah kami hibahkan kepada Jaro Ade – Ingrid Kansil itulah pesan lintas etnis dan ummat beragama; .Islam > 4,6 juta, Kristen > 82.000, Katolik >25.000, Budha > 16800, KHC > 8700 dan  Hindu > 2700. Jaro Ade bukan Rasulullah SAW, masih jauh dari kesempurnaan, namun kami akan selalu menyertai untuk mewujudkan BOGOR JADI KAPAYUN ! thn.2018-2023 mendatang. Tanpa menafikan peran para santri, majlis taklim, ustad/dzah, ulama , para dhuaffa dan anak yaitim piatu yang selama ini ikut mendoakan Jaro Ade. Yang kini semakin ‘menguat karena kehadiran dan kepercayaan dari saudara-saudara dari ernis Batak di Kabupaten Bogor.
.
Pilkada dan Pilpres mengejar suara, itu benar namun jangan lupa jika kita lupakan ‘satu-orang saja , maka ia bisa menjadi ‘hatter Jaro Ade-Ingrid. Dia adalah rayap dahsyat yang mampu merubuhkan bangunan mewah dan kuat sekali pun. Seorang hatters bukan lawan 1 juta relawan. Dengar, bicara dan putuskan dengan nurani !
.
Malam menuju pkl.24.00, Saya melihat rembulan diatas pendopo rumah Jaro Ade tersenyum, bersaksi atas apa semua yang telah dibicarakan, sebagaimana kesaksian Allah SWT – Tuhan YME. Dimana malam iini kami semua bersaksi dan berjanji akan terdepan melawan Korupsi, melawan Narkoba dan melawan Radikalisasi & Intoleransi. Dan Jaro Ade telah meyakinkan semua yang hadir bahwa semua itu akan dapat ‘ditagih jika mennang di Pilbup Bogor thn.2018-2023 mendatang.

Malam Ramadhan 1439 H ke-22 hari ini menambah arti yang sangat mendalam, dimana ada kesepakatan, keyakinan dan pemahaman bahwa membangun Kabupaten Bogor adalah tanggung-jawab semua orang. Termasuk etnis Batak dan ummat Nasrani, Jaro Ade adalah mata-panah yang  terdepan yang akan meluncur sebagaimana kita arahkan pada sasaran yang tepat, yaitu: BOGOR JADI KAPAYUN !
.
”Om, kita sudah mau sampai”, kembali lamunan saya terputus oleh Norman karena sebentar lagi saya harus turun dan meneruskan langkah. Tidak sadar saya pun bershalawat dalam hati, Bismillahirahanirahiim,“Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad kama shollaita ‘ala ali Ibrahim, innaka hamidun majid ; Ya Allah berilah sholawat kepada Muhammad dan keluarganya karena engkau memberi sholawat kepada keluarga ibrahim. Sesungguhnya Allah Maha Terpuji lagi Maha Penyayang”. Aamiin Yarabil’alamin, mohon maaf lahir bathin, ….. #2018:JaroAdeBupatiBogor!. 
.
(Arief P.Suwendi, Ketum Persatuan Relawan Indonesia (PERI) & Penasehat Indonews, Media Ummat & RBJK B& Event Organizer)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook