Warung Kopi BOGOR KAPAYUN ! “JANGAN KHIANATI KAMI”

Warung Kopi BOGOR KAPAYUN !
“JANGAN KHIANATI KAMI”
.
Indonews, Bogor – Sejak coblosan Pilkada di Kabupaten Bogor lalu, saya dan Jonny Sirait belum mampir di Warung Kopi Bogor Kapayun ! ini, maka tersepakatilah semalam kami kesana, kalau pun macet dan grimis.
.
Sampai disana kami bertemu dengan ‘Abah Jenggo, dia mantan preman yang kini menjadi pemilik ‘rumah yatim piatu disana. Singkat ceritera kami terlibat dengan ceritera abah tentang ‘Pandawa menang karena curang, bukan karena benar’, satu kisah epic tentang pertempuran, seperti kisah mahabrata dan samkok.
.
Abah menyampaikan bahwa ada 2 hal yang harus dihindari dalam prilaku seorang petarung, yaitu ‘Ketidak-jujuran, hal ini tercontohkan dalam ceritera:
.
ARJUNA & KARNA
Arjuna adalah putra ke tiga dari 5 bersaudara pandawa, sementara karna adalah abang nya sendiri yang sejak bayi telah dibuang oleh kunti ( ibunya arjuna ) karena dia melahirkan karna sebelum menikah,
.
kisah epic pertarungan mereka terjadi pada hari ke 17 perang saudara. mereka berdua bertarung dengan menggunakan panah diatas kereta kuda.
pada saat roda kereta yang ditunggangi karna masuk lobang, karna turun dari kereta untuk memperbaiki roda nya, dan pada saat itu lah arjuna memanah leher karna hingga terpenggal.
.
Arjuna dianggap curang oleh pasukan Karna, dan ini terceritakan hngga kini.
.
BIMA VS DURYODANA
Pertempuran terakhir adalah pertempuran antara bima menghadapi pemimpin kurawa, duryodana. mereka sepakat bahwa pertempuran terakhir mereka adalah pertempuran Gada.
.
Bima memenangkan pertarungan dengan memukul paha duryodana, padahal memukul bagian perut kebawah adalah hal yang paling terlarang dalam pertarungan gada. Bahkan baladewa atau guru bima sendiri marah besar karena kecurangan yang dilakukan bima, namun krisna membela bima dan berhasil menenangkan abangnya sendiri, baladewa.
.
Itulah bentuk-bentuk kecurangan pandawa sehingga mereka bisa memenangkan pertempuran melawan kurawa. Jadi bukan kebenaran lah yang membuat pandawa menang, namun penyebab kemenangan mereka adalah kecurangan.
.
Semua ini menjadi pro-kontra hingga mengurangi ‘value bagi penikmat kisah kisah epik tersebut, namun agak sulit disamakan dengan ceritra ‘realistis perjuangan bangsa yang selalu ‘jantan menyelesaikan masalahnya dengan penjajah Belanda, Jepang dsb . Sehingga harum dan kemuliaannya tetap terjaga, terkecuali mereka yg kemudian dikenal sebagai ‘pengkhianat bangsa.
.
PILGUB BOGOR TAHUN 2018 – 2023
Saya tidak berprasangka-tidak baik atas perjalanan Pilbup Bogor saat ini, namun wajar jika kami melakukan itu karena takut hal ini terjadi kembali sebagaimana ‘sejarah KPUD Kab.Bogor thn.2014 lalu yang menghentikan pelaksanaan pemilihan di 22 tempat pemungutan suara (TPS) di Desa Benteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor setelah ada indikasi kecurangan secara massal, yaitu banyak surat suara yang sudah bolong karena dicoblos terlebih dahulu.
.
Saya dan teman-teman relawan tidak paham bagaimana kemudian ceritera selanjutnya atas hal diatas itu. Yang jelas ‘rekam jejak Pilbup th.2014 menjadi kurang baik.
.
Saya dan teman-teman juga tidak berprasangka-tidak baik tentang Pilbup Bogor thn.2018 maupun Pilkada serentak lainnya, namun yang jelas dalam agama apapun ‘diharamkan’ untuk berbuat curang. Karena Allah SWT, Tuhan YME adalam Maha Pengawas yang tidak tertandingi oleh apapun, dan sudah banyak bukti bagaimana DIA ‘menistakan’ sesudahnya orang-orang yang melakukan hal ini.
.
Sejarah, bukti & rekam jejak itu tertanam erat dalam hidup orang yang melakukan itu, pastinya dia ingkar atas firman Allah sekaligus ‘menistakannya.
.
Gerimis semakin deras, Saya, Lae Jonny & abah Jenggo termenung. Semoga hasil real count KPUD Bogor thn.2018 ini lahir karena kejujuran, bagi yang menang dan kalah jangan saling menyalahkan koreksi diri masing—masing. Karena kami ada diantara itu, RELAWAN BOGOR JADI KAPAYUN (RBJK), Inshaa allah. Maka Jangan Khianati kami, warga Kab. Bogor dan publik yang berharap adanya kejujuran dan kedewasaan politik di Kab.Bogor, siapapun kamu.
.
(Arief P.Suwendi, Ketum Persatuan Relawan Indonesia & Penasehat Media Ummat, Indonews dan RBJK bidang Media & Event Organizer)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook