Desa Kuta Berikan Pelayanan Prima Untuk Masyarakat

Desa Kuta Berikan Pelayanan Prima Untuk Masyarakat

Indonews, Bogor – Guna meningkatkan kepuasan pelayanan kepada masyarakat dalam melakukan berbagai urusan, pemerintah Desa Kuta Kecamatan Mega mendung terus melakukan berbagai peningkatan. Baik peningkatan kinerja, maupun segi pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Desa Kuta, Kecamatan Mega mendung, H. Palah mengatakan, peningkatan kinerja dalam memberikan pelayanan prima, cepat, dan mudah, sudah menjadi kewajiban bagi semua perangkat desa kami ini.

“Program pelayanan prima, pelayanan cepat, tepat, dan mudah merupakan program kami. Sehingga masyarakat untuk meminta pelayanan tidak merasa kecewa. Kita juga tidak membatasi warga yang ingin melakukan kepengurusan di rumah selain jam kantor,” ungkapnya kepada Indonews, Kamis (12/07/2018).

Kami dan semua perangkat desa setiap hari kamis mengadakan evaluasi kinerja mingguan dengan nama programnya ‘briefing morning’, kata kades yang sudah menjabat dari tahun 2014 ini dengan santun.

Lebih lanjit dikatakannya, kepala desa diberikan amanah oleh masyarakat maupun Undang-Undang, tak hanya sekadar mengurus berbagai administrasi kepemerintahan desa saja. Melainkan, juga harus mampu merangkul semua pihak. Terlebih menurut dia, dengan kerjasama yang baik antara perangkat pemerintah desa dan masyarakat sangat diperlukan dalam menunjang kesuksesan agenda pembangunan desa. 

Bahkan, dirinya juga selalu mengingatkan kepada segenap perangkat maupun stafnya, untuk bekerja secara disiplin, tepat waktu, serta selalu bersikap rapi dan santun, sehingga tercipta lingkungan kerja yang nyaman. Dengan begitu, penilaian masyarakat terhadap pelayanan pemerintahnya bernilai positif. 

Disamping itu, peran Ketua RT di masing-masing wilayah, tambah dia, juga terus ditingkatkan, khususnya dalam memperbaharui data kependudukan. Ia menilai, akurasi data kependudukan amat penting dan perlu dilakukan revisi secara berkala. 

“Peran Ketua RT juga kita genjot dalam melakukan pendataan pada setiap warga di wilayahnya masing-masing, yakni dengan cara jemput bola. Biasanya paling lama pembaharuan data dilakukan itu 3 bulan sekali,” pungkasnya.(Ervin)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook