Warung Kopi SUKABUMI AGEUNG !, “MUNGKIN MARWAN-ADJO BISA BANTU ?”

Warung Kopi SUKABUMI AGEUNG !,
“MUNGKIN MARWAN-ADJO BISA BANTU ?”
.
Indonews, Sukabumi – Kabupaten Sukabumi secara administratif terdiri dari 47 kecamatan, 364 desa dengan luas wilayah 4.128 km², sehingga kemudian dikenal sebagai Kabupaten terluas di Pulau Jawa. Ditambah lagi batas wilayah Kabupaten Sukabumi yang 40%-nya berbatasan dengan lautan dan 60% merupakan daratan.
.
Sehingga wajar jika banyak pihak yang kemudian ‘berhasrat untuk ‘dimekarkan, mengingat banyaknya desa yang harus mendapatkan pelayanan secara cepat seperti pelayanan kesehatan maupun pelayanan kependudukan seperti pembuatan KTP, KK dan lain sebagainya sehingga munculah rencana pemekaran Kabupaten Sukabumi Utara (KSU). “Ini sudah terwacanakan sejak tahun 2014 “, kata ‘Abah Jenggo saat ngobrol di warung kopi.
.
Mbah Jenggo memang bukan politisi atau legislatif, dia warga biasa saja, namun pemikiran dan pengamatannya sangat cermat dalam berbagai hal termasuk tentang KSU ini, “Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI pun telah merekomendasikan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) – KSU, kata mereka itu semua berdasarkan hasil kajian akademik dan mendapatkan persetujuan DPRD Kabupaten Sukabumi, DPRD Jawa Barat, dan Gubernur Jawa Barat. Proses pembentukan DOB KSU masih terus diperjuangkan. Namun hingga kini DOB Sukabumi Utara belum juga disahkan. Kunci pembentukan DOB ini berada di pemerintah pusat,” tambah ‘abah Jenggo yang gemar ‘kumkum di sungai Cibadak ini. Saya dan Lae Jonny Sirait,Amd – Pemimpin Redaksi Indonews terdiam, sambil mengaduk-aduk gelas kopi yang mulai dingin.
.
Perkenalan kami dengan ‘abah Jenggo ini saat kami main ke air panas Cisolok, Sukabumi tahun 1999 lalu. Menjelang jembatan disana rubuh karena banjir bandang, abah Jenggo menghisap dalam rokok kawungnya kemudian berkata,..”Rencana awal Kabupaten Sukabumi akan dibagi tiga wilayah yakni Sukabumi induk, Sukabumi utara, dan Sukabumi selatan atau Pajampangan. Namun, kini pemekaran hanya dua daerah yakni Kabupaten Induk di Palabuhanratu dan DOB Kabupaten Sukabumi Utara yang dipersiapkan ibukotanya di Kecamatan Cibadak. Aspirasi pemekaran ini didasarkan pada semangat peningkatan layanan kepada masyarakat. Mudah-mudahan secepatnya pemekaran wilayah ini akan terwujud,ini pun jika motivasi awalnya untuk percepatan dan optimalisasi pelayanan kepada warga, jika ada motif lain,percaya lah sama abah, alam akan menolak..”, ” ujarnya.
.
“Begitu ya bah, kalau sekarang kan pusat pemerintahannya di Pelabuhan Ratu. Kala dimekarkan akan lebih dekat, apalagi kalau ibu kotanya di Cibadak,” potong Lae Jonny, abah tidak menjawab , dia malah mempermainkan asap rokok kawungnya.
.
“Pemekaran daerah itu biayanya tinggi bisa minimal Rp.200 miliar, kalau tidak salah biaya pre-KSU ini sudah mencapai Rp.9 miliar. Di sisi lain pemerintah Jokowi tengah jor-joran melakukan berbagai macam pembangunan jalan, bendungan, irigasi, jembatan dsb, sehingga anggaran nasional lebih difokuskan kepada pemerataan ekonomi di seluruh tanah air. Pemerintah Jokowi sedang fokus untuk mempercepat kedilan sosial kesejahteraan rakyat diseluruh Nusantara jadi masih belum fokus untuk menyetujui banyaknya pemekaran daerah baik provisni, kabupaten atau kota, kalau pun saat ini diasumsikan ada 21 kecamatan yang siap ikut KSU, maksud abah begitu ?” , tanya saya.
.
Abah tidak menjawab, kemudian dia berdiri mohon pamit karena ada acara lain, diujung warung kopi ini berbalik badan dan menyerahkan potongan berita satu surat-kabar nasional . Abah pun menghilang dalam kegelapan.

Saya dan Lae Jonny membaca ‘klipping itu yang bertuliskan, “Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memohon maaf pada semua pihak terkait, karena sampai saat ini pemerintah belum dapat membuka kembali kran moratorium pemekaran daerah yang berjumlah lebih dari 314 usulan baru. Salah-satunya , terkait kelengkapan lembaga pendukung yang belum memadai”, ujar Tjahjo , Rabu.Tgl.20/12/2017 lalu.
.
Saya dan Lae Jonny menelan ludah pahit, ‘Glek……, ini bisa jadi agenda baru MADJO : Marwan Hamami – Adjo Sardjono (Bupati & Wabup Pertahana saat ini) – untuk menjadi “2Periode”, memperjuangkan secara maksimal tentang KSU di thn.2020-2025 mendatang, atau menolaknya, Inshaa Allah ………… (Arief P.Suwendi, Ketum PERI – Persatuan Relawan Indonesia & Penasehat Indonews, Media Ummat Bd.Media & Event Organizer)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook