Petugas Kebersihan Nasibmu Tak Semulia Jasamu

Petugas Kebersihan Nasibmu Tak Semulia Jasamu

Indonews, Bogor – Pekerjaan Petugas kebersihan yang selalu berhadapan dengan kotoran, aroma busuk bahkan kotoran manusiapun dihadapinya, bayangkan bila tidak ada petugas kebersihan, mungkin lingkungan kita menjadi gundukan sampah yang akan menggunung dan menimbulkan beberapa Virus penyakit, seperti Diare, Ispa, Demam Berdarah, penyakit kulit dan banyak lagi yang lainnya.  

“Petugas kebersihan dilingkungan amatlah mulia, rela pakaiannya kotor, basah dengan cairan bau busuk, kita harus berterimakasih dengan petugas kebersihan dilingkungan kita.”

Sangat miris melihat petugas kebersihan yang satu in,i kendati sudah berjasa membersihkan Tempat pembuangan sampah di RW 05 Kelurahan Harjasari, namun nasib petugas kebersihan ini masih memprihatinkan.

Ucok (49), salah seorang petugas kebersihan mengaku, sejak february 2018  bekerja jadi petugas kebersihan disini belum pernah mendapat insentif.

“Ia berkeluh-kesah tentang kurangnya perhatian kelurahan  Harja sari terhadap nasibnya,” keluhnya, kamis (19/07/2018).

Menurut pengakuannya, suatu waktu pernah di tanyakan oleh pihak dinas lingkungan hidup kota Bogor ke saya, “bahwa saya sudah mendapatkan insentif dari pengurus RT/RW, tapi saya jawab sama sekali belum, bila Bapak kurang percaya tanyakan saja ke kelurahan”, namun sampai hari ini hanya sebatas wacana dan tidak ada tindak lanjut dari informasi tersebut, ujarnya menambahkan.

“Sementara sampah yang dibuang ke tempat pembuangan sampah ini hampir dua  ton per hari”ungkapnya

Hal ini dibenarkan oleh salah satu tokoh masyarakat setempat Wawan. Dia menyampaikan, “Insentif adalah sebagai salah satu bentuk perhatian Pemerintah kota Bogor dalam hal ini kelurahan Harjasari terhadap keberadaan petugas kebersihan,” katanya pada Indonews ketika dimintai tanggapannya.

“Pemerintah Kota Bogor bisa mengembangkan bank sampah di tingkat kelurahan. Fungsinya, mengolah sampah organik menjadi pupuk. Dengan begitu, beban tempat pembuangan akhir sampah bisa berkurang,” ujarnya berharap

“Cita-cita kami dan para karang taruna, kelak disini, selain ada TPS sendiri, juga punya bank sampah yang dikelola mandiri, alat dan prasarana juga lengkap dan bisa memfungsikan Karang taruna untuk pengelolaannya,”pungkasnya sambil tersenyum dengan penuh harapan.(Ervin)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook