Warung Kopi SUKABUMI AGEUNG !, “MARWAN-ADJO MASIH TERBAIK” .

Warung Kopi SUKABUMI AGEUNG !,
“MARWAN-ADJO MASIH TERBAIK”
.
Indonews, Sukabumi – Selasa, 24 Juli lalu saya dan Jonny Sirait,Amd – Pemimpin Redaksi Indonews telah berada di warung kopi Sukabumi Ageung ! ini, semalam ‘Abah Jenggo – pemilik warung kopi mengundang kami untuk ‘ngopi.
.
“Terima-kasih atas kehadiran kalian berdua, to the point saja saat ini abah sedang ‘bungah (senang) karena : (YANG PERTAMA), Kabupaten Sukabumi berhasil meraih penghargaan Anugerah Kabupaten Layak Anak (KLA) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Dimana Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise kepada Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami di Dyandra Convention Center Kota Surabaya, bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional 2018, kemarin, Senin (23/7) malam. Seperti kita tahu , di tahun 2018, sebanyak 389 kabupaten/kota telah berkomitmen untuk menjadi KLA. Dari jumlah itu 176 kabupatan/kota berhasil meraih penghargaan dari berbagai kategori. Tahun ini Kabupaten Sukabumi mendapat dua penghargaan Sekaligus.
.
Dalam Acara tersebut Menteri PPPA Yohana Yembise mengatakan, pemberian penghargaan tersebut bertujuan untuk mendorong pemerintah daerah melakukan berbagai kebijakan, program dan kegiatan yang menjamin agar hak anak-anak dapat dipehuni sebagaimana amanat konstitusi. Khususnya tercapainya Indonesia Layak Anak (IDOLA) tahun 2030,” ujar abah sambil membetulkan letak ikat kepalanya. Saya dan Lae Jonny manggut-manggut.

“YANG KEDUA, Bupati Marwan mengatakan bahwa, program Kabupaten Layak Anak (KAL) merupakan sebuah komitmen dimana Pemerintah daerah memiliki sistem pembangunan berbasis hak anak. Kabupaten Layak Anak merupakan bentuk investasi untuk membangun generasi penerus bangsa. Agar mereka lebih sehat, cerdas, ceria, berakhlak mulia, cinta tanah air serta terlindungi dari berbagai bentuk diskriminasi, eksploitasi dan kekerasan. Statemen Bupati ini harus kita kawal”
.
“YANG KETIGA, Kabupaten Sukabumi pun menyabet tiga penghargaan di Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang dilaksanakan di Area Halaman Depan Gedung Sate Bandung pada Rabu tanggal 18 Juli 2018 kemarin. Kabupaten Sukabumi mendapat penghargaan sebagai ; Best Effort Dokumen Informasi Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (DIKPLHD) Tahun 2017 PERINGKAT VIII, selanjutnya Untuk Kategori Individu/Kelompok Masyarakat Peduli Lingkungan Tahun 2018, pemprop menganugrahkan penghargaan kepada Abah Asep Nugraha Kasepuhan Sinaresmi di Desa Sirna Resmi Kecamatan Cisolok, Abah E. Suhendrik Wijaya Kasepuhan Cipta Mulya di Desa Sirna Resmi Kecamatan Cisolok dan untuk Kategori Sekolah Berbudaya Lingkungan (SBL) Tahun 2018 diraih oleh SMPN 1 Sukaraja, SMPN 1 Cibadak, SMP IT Sahabat Alam Palabuhanratu, SD IT Insan Cendikia Palabuhanratu”, abah menghentikan sejenak bicaranya, menahan batuk, uhukk,uhuuk,uhukk.. kemudian melanjutkan

“Alhamdulillah Kabupaten Sukabumi bisa mendapat dan mempertahankan semua penghargaan diatas, ini patut kita syukuri, dan yang paling penting adalah bagaimana kita mempertahankan prestasi-prestasi tersebut diatas. Maka dari itu abah masih menjagokan duet MADJO : Marwan – Adjo untuk “2 Periode”, sehingga semua program kerja dapat tercapai maksimal…”

Kini giliran saya dan Lae Jonny yang terbatuk-batuk. Abah tersenyum dan menambahkan air kopi ke gelas kami masing-masing dari teko ‘uniknya. ‘Ni bocah ngapah y?”, kata abah sambil tersenyum…. (Arief P.Suwendi, Ketum PERI – Persatuan Relawan Indonesia, Penasehat Indonews & Media Ummat Bd.Media dan Event Organizer)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook