Bawaslu Diminta Periksa “Dugaan Pemilih Siluman Dalam Pilbup Bogor”

Bawaslu Diminta Periksa “Dugaan Pemilih Siluman Dalam Pilbup Bogor”

Indonews, Bogor – Proses penetapan pemenang Pilbup Bogor, terus dibayangi ketidakpastian, adapun penyebabnya adalah terkait persilisihan Pemilihan Bupati (Pilbup) Bogor dan dugaan penggelembungan daftar pemilih tambahan di sejumlah TPS

Divisi Hukum KPU Kabupaten Bogor Erik Fitriadi yang ditemui usai memberikan keterangan dalam pemeriksaan persidangan perselisihan Pilbup Bogor di Gedung MK Jakarta menjelaskan daftar pemilih tambahan yang mencapai 77.602 orang atau suara adalah legal walau jumlahnya diluar dugaan.

“Daftar pemilih tambahan sebanyak 77.602 lebih suara ini karena sebelum hari pencoblosan,  Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bogor telah mengeluarkan surat keterangan kependudukan sebanyak 133.000,” jelas Erik.

Herdiyan Nuryadin kuasa hukum pasangan JADI, ketika diminta tanggapannya terkait pernyataan Divisi Hukum KPU Kabupaten Bogor Erik Fitriadi, Herdiyan cukup kaget, “karena tidak menutup kemungkinan ada hubungannya dengan permasalahan menggelembungnya daftar pemilih tambahan  di sejumlah TPS,” ujarnya.pada Indonews, selasa (31/07/2018)

Herdiyan menilai munculnya pernyataan tersebut tidak boleh disepelekan. Karena kalau benar ada dugaan pemilih fiktif, dan siluman, semua itu bisa merusak demokrasi yang kredibel dan berkualitas. 

Untuk itu, sangat penting Bawaslu panggil dan klarifikasi pihak dinas kependudukan dan pencatatan sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor, apakah ada indikasi penggandaan suket tersebut, ungkapnya.(*/Iyan)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook