ODGJ Unjuk Rasa, MANA JANJI MU WAHAI PENGUASA

ODGJ Unjuk Rasa, MANA JANJI MU WAHAI PENGUASA

Indonews Sukabumi – Ratusan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) melakukan unjuk rasa menagih janji relokasi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (31/7/2018).

Saat dimintai keterangan, Deni Solang, pemilik sekaligus pengelola Panti Aura Welas Asih mengaku terpaksa melakukan aksi pasalnya bangunan dan lahan miliknya yang berada di Kampung Cangehgar RT 02 RW 02 Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu dihancurkan seiring pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pemkab Sukabumi.

“Lahan dan bangunan itu dibangun dengan cara dicicil dan bertahap dari tahun 2010 hingga 2016, kalau secara materi habis lah sekitar Rp 250 Juta. Sebelum relokasi kita dibujuk dengan janji akan dicarikan tempat berikut bangunan permanen untuk perawatan,” kata Deni kepada awak media, Selasa (31/7/2018).

Deni membangun beberapa ruang perawatan di lahan seluas 1.600 meter persegi tersebut, ratusan ODGJ silih berganti mengisi ruangan yang dibangun apa adanya mulai dari semi permanen hingga permanen.

Selama proses pembangunan RTH, Deni dan ratusan ODGJ menempati bangunan eks sekolah pelayaran di Cipatuguran.
“Kami menempati bekas bangunan sekolah, tapi entah sampai kapan. Karena saya juga dihantui rasa waswas bangunan ini akan kembali digunakan, sementara nasib kami masih belum jelas,” lanjutnya.

Menagih janji menurut Deni satu-satunya solusi, kedatangan Menteri Idrus Marham pada 25 Mei 2018 lalu menjadi landasannya melakukan aksi bersama ratusan pasiennya.
“Saat kedatangan Pak Mensos ada perwakilan Pemkab Sukabumi, semua ngiming-imingi mau relokasi dan dibangunkan ruang yang layak. Sekarang jangankan bangunan, lahan saja kita masih gelap mau kemana, hari ini ada 120 ODGJ yang akan ikut unjuk rasa,” tandas dia.

Pantauan awak media, ratusan ODGJ berjalan kaki menuju area lapangan Sekretariat Daerah Sukabumi, mereka membawa berbagai tulisan berisi kritik dan tuntutan kepada pemerintah. Sejumlah pengurus panti terlihat sibuk mengatur jalannya aksi yang mendapat pengawalan anggota Polres Sukabumi.
Mereka datang dengan membawa berbagai kertas bertuliskan kritik dan tuntutan kepada pemerintah terkait janji relokasi tempat perawatan mereka. Uniknya, orator aksi yang menyuarakan tuntutan tersebut adalah salah satu pasien di Panti Aura Welas Asih.

“Orang gila butuh tempat bernaung, orang gila butuh tempat yang nyaman dan kehidupan layak karena orang gila juga manusia,” teriak Anisa, salah seorang pasien panti yang saat ini kondisi kejiwaannya sudah mulai pulih menggunakan pengeras suara.

Dengan berapi-api Anisa melakukan orasi, setiap jeda kalimat beberapa ODGJ tidak kalah keras berteriak “Amin”. Beragam tulisan yang merupakan luapan isi hati para ODGJ juga dipajang di area aksi.
“Relokasi Yes, Janji-janji Pret.!!”, “Kami Nuntut Hak Bukan Mengemis,” “Kami Tidak Mau Kembali Hidup Di Jalan,” tulis pendemo.(Ade Nofiansyah)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook