KOTA DEPOK AKAN PUNYA TERMINAL BARU METRO STARTER

KOTA DEPOK AKAN PUNYA TERMINAL BARU METRO STARTER

Indonews Depok –  Kota Depok segera memiliki kawasan terminal modern yang terintegrasi dengan stasiun hingga pusat perbelanjaan. Kawasan yang disebut sebagai Metrostater Depok ini memberi kemudahan kepada masyarakat dalam mengakses moda angkutan umum hingga peluang berbisnis.

Seteleh menunggu bertahun-tahun akhirnya mega proyek terminal terpadu segera dibangun. Kabarnya, Terminal Metro Starter Kota Depok itu, mulai dilaksanakan pembangunanya, Senin (6/8) pekan depan.

Direksi PT Andika Investa selaku pengembang Metro Starter, Sumarsono Hadi mengatakan, setelah terminal dipindahkan sementara dan dinyatakan steril. Pihaknya akan segera mendatangkan alat berat.

“Pada prinsipnya, kami bisa melakukan pembangunan setelah seluruh isi terminal pindah. Karena ini bagian dari pelayanan publik khawatir nantinya material membahayakan penumpang,” ucap Nano kepada awak media saat ditemui di depan Terminal Terpadu, Jalan Margonda, Selasa (31/7).

Menurutnya, untuk awal perencanaan pembangunan akan melakukan penggalian untuk pembuatan basement. “Penggalian tanah nanti akan ada basement, diharapkan dengan perluasan Terminal ini, angkutan masuk bisa dua kali lipat,” ucapnya.

Nano menegaskan, untuk dana pembangunan terminal modern tersebut, pihaknya menggelontorkan dana kurang lebih Rp1,3 triliun. Pembagunan terminal juga akan menitik beratkan sarana prasarana yang menunjang tekhnologi modern. “Dana tersebut sudah dilaporkan ke Badan Keuangan Daerah. Di terminal juga akan ada ruang tunggu full AC,” katanya.

Nano mengklaim, proyek pembangunan terminal sejalan dengan program Kementerian Perhubungan yaitu mempermudah masyarakat dalam transportasi. “Kemenhub kan sudah memiliki BPTJ, yang mengsinkronkan seluruh moda transportasi baik laut, udara, darat dan kereta. Sehingga, masyarakat akan dimudahkan ketika berganti moda,” paparnya.

Seperti diketahui, terminal Metro Starter tersebut akan berbasis Transit Oriented Development. Maksudnya, terang Nano, bagaimana mengsinkronkan hubungan perubahan antar moda dengan berbagai tipe transportasi. “Mengingat dalam program pemerintah pusat dan daerah bukan hanya di Depok saja. Tapi, masyarakat Jabodetabek nantinya bisa menaruh kendaraan disini lalu kemana-mana naik KRL,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Depok, Dadang Wihana menuturkan, sudah dua hari mensterilisasi Terminal Terpadu Kota Depok. Ada pengalihan angkutan dari terminal terpadu ke terminal sementara yaitu di depan stasiun Depok Baru. “Karena akan segera dilaksanakan pembangunan. Kami sudah melakukan tahapan pengalihan,” pungkasnya.
Adenopiansyah

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook