Kabupaten Sukabumi Siapkan Peraturan Daerah (Perda) “Larangan Praktek Rentenir”

Kabupaten Sukabumi Siapkan Peraturan Daerah (Perda) “Larangan Praktek Rentenir”

Indonews, Sukabumi – Ribuan warga Kabupaten Sukabumi menghadiri peringatan penegakan syariat Islam (PSI) ke-17 di Alun-alun palabuhanratu. Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan pula penyerahan Usulan Draft Raperda larangan Praktek Rentenir dan Raperda Refisi Perda Zakat dari Bupati kepada Ketua MUI Kab. Sukabumi serta dilanjutkan dengan Penyerahan Uang Pembinaan Bagi Peserta Berprestasi pada MTQ ke 35 Tingkat Propinsi Jawa Barat.

Tampak hadir dalam acara tersebut diantaranya,  Wakil Bupati Sukabumi H. Adjo Sardjono, Perwakilan Forkopimda Kabupaten Sukabumi, Para Kepala Perangkat Daerah dan camat Se Kabupaten Sukabumi, Ketua MUI, Ketua BAZNAS, Ketua DMI serta Pimpinan Organisasi keagamaan.

Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami mengatakan, Bulan Muharram tak sekedar bulan pertama dalam tahun Hijriyyah dan bulan yang dimuliakan. “Dibulan itu pula 17 tahun silam penegakan Syari’at Islam dikumandangkan di Sukabumi, yang dipelopori alim ulama, tokoh masyarakat serta pemerintah daerah,” katanya dalam sambutannya pada acara Milad Penegakan Syari’at Islam ke 17 sekaligus pembukaan Selubung Launching Pembangunan Masjid Wisata Karanghawu, Jumat (21/09/2018)

Bupati juga menyampaikan, penegakan Syari’at Islam di Kabupaten Sukabumi tidak dimaksudkan untuk mendirikan Negara Islam karena Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan Pancasila sebagai dasar Negara adalah sesuatu yang final. “Penegakan Syari’at Islam lebih ditekankan kepada pembiasaan dan pembudayaan nilai-nilai ajaran islam dalam kehidupan sehari-hari bagi pemeluknya.” jelasnya.

“Oleh karena itu pemkab bersama Ulama dan masyarakat berjuang agar semangat Penegakan syari’at Islam (PSI), dapat diaplikasikan dengan baik,  dan dapat menjawab persoalan umat dewasa ini,” pungkasnya (*/R. Iyan Mufti)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook