Walikota Bogor Bima Arya Berikan Insentif Guru Ngaji

Walikota Bogor Bima Arya Berikan Insentif Guru Ngaji

Indonews, Bogor – Walikota Bogor Bima Arya memberikan insentif guru ngaji. Kegiatan yang dilaksanakan di aula kecamatan Bogor Timur, Jl. Pajajaran No 16 Bogor, pada hari kamis (27/9/2018)

Selain guru ngaji, turut hadir pula beberapa tokoh dan pemuka agama. Antara lain Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto, Camat Bogor Timur Adi Nova S.STA, Kabag Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat (Adkesra) Imam SIP, MSI. Kapolsek Bogor Timur Kompol Marsudi, Ketua MUI Kecamatan Bogor Timur KH . Supriyadi, Ketua DMI Bogor Timur H. Mulyadi, Ketua FKDT Bogor Timur D. Suhendra, serta Lurah dan LPM se-kecamatan Bogor Timur.

Kabag Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat (Adkesra) Iman mengatakan, hal ini sebagai salah satu bentuk kepedulian dan apresiasi dari Pemkot Bogor kepada mereka yang telah membantu mendidik dan membangun karakter anak-anak untuk menjadi pribadi yang baik kelak. 

’Guru ngaji sejahtera Insya Allah murid-murid atau anak-anak mendapatkan pendidikan yang tuntas dan berkualitas,’’ lanjut Imam.

Imam menambahkan, adapun saat ini penerima insentif di wilayah kecamatan Bogor Timur sebanyak 269 guru ngaji yang terdiri dari yakni : (1) Kelurahan barang siang 60 orang; (2) Kel. Katulampa 52 orang; (3) Kel. Sindang Sari 28 orang; (4) Kel.Sindang Rasa 53 orang; (5) Kel. Sukasari 36 orang; (6) Kel.  Tajur 40 orang.  “Masing – masing guru ngaji menerima Rp.450.000 per 6 bulan,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menuturkan, keberadaan guru mengaji di daerah sangat penting. “Generasi muda bukan hanya butuh ilmu pengetahuan saja, tetapi juga ilmu agama yang dimulai dengan mengaji di lingkungan rumah.” Kata Walikota itu.

“Dedikasi dan pengabdian guru ngaji, merupakan bukti nyata loyalitas mereka yang patut kita apresiasi, meski apa yang diberikan belum sepadan dengan dedikasi mereka, diharapkan ke depan akan terus dapat ditingkatkan. “Semoga ini bisa bermanfaat dan dapat membantu mereka,” tandasnya.

Walikota ini juga berharap peran aktif guru ngaji untuk mencegah dekadensi moral remaja, dimana kenakalan remaja saat ini cukup menguras perhatian dan keprihatinan banyak pihak. “Semua Bergerak Mewujudkan Bogor Kota Ramah Anak dan Keluarga,” pungkasnya. (Wawan Kurmiawan)

 

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook