Pembayaran Nunggak Ijazah Ditahan, Kalau semuanya Ditebus Saya Bisa Beli Mobil

Pembayaran Nunggak Ijazah Ditahan, Kalau semuanya Ditebus Saya Bisa Beli Mobil

Indonews Depok. Ijazah merupakan instrumen cukup penting untuk para siswa dalam melanjutkan sekolah maupun untuk melamar pekerjaan.

Hanya saja, di lapangan, terutama sekolah swasta masih ada kasus penahanan ijazah. Hal itu terjadi karena adanya tunggakan pembayaran biaya sekolah dari para siswa.

Hal serupa yang dialami orang tua siswa dari wali murid,Poetri Syahra, di SMP Darul Ulum yang beralamat Jl. Suhaemi RT 002/003 NO. 9 parung Tengah. Kelurahan Duren Mekar Kecamatan Bojongsari Kota Depok.

Karena orang tua tidak mampu bayar sehingga Raport dan Ijazah ditahan pihak sekolah/yayasan.
orang tua Poetri mengatakan, pihak sekolah meminta agar tunggakan biaya sekolah tersebut dilunasi untuk bisa mengambil ijazah. Bahkan, untuk mengambil fotocopy pun, pihak sekolah meminta agar dilunasi terlebih dahulu tunggakan biaya sekolah tersebut.

” Tadinya saya minta kebijakan dari pihak Yayasan / Sekolah untuk bisa diperkecil biaya penebusan Ijazah dan Raport, karena untuk saat ini kondisi keuangan saya benar-benar dibawah, tapi pihak sekolah/yayasan, saat itu saya bicara dengan bagian Bendahara, ia mengatakan tidak ada kebijakan apapun karena sudah peraturannya seperti ini dan untuk minta photo copy Ijazah pun tidak diperbolehkan,”kata orang tua murid kepada media Indonews Jum’at 16/11/2018.

Sambungnya, Bendahara itupun mengatakan kalau sekarang saya diberi kebijakan kepada saya, maka dia mendhzolimi peraturan dan orang tua yang lainnya, karena ia juga bercerita bahwa dulu diberi kebijakan para orang tua murid untuk bisa mengphoto copy ijazah sebelum ditebus, tapi katanya, malah diabaikan dan sekarang Ijazah itu numpuk dilemari kantor dan kalau ditebus sama orang tua murid saya bisa kebeli Mobil, makanya saya sekarang saya terapkan peraturan pada siapapun, “ungkapnya menirukan bahasa Bendahara sekolah/yayasan tersebut.

Ia juga menambahkan, “kecuali saya akan beri kebijakan kalau tunggakan 100-200 Ribu akan saya bebaskan dan saya akan serahkan, karena tunggakannya 820 Ribu maka harus dilunasi baru saya akan serahkan Ijazahnya, serta bilamana anak tersebut Yatim maka kami akan beri kebijakan, “Nah kalau anda masih sehat masih muda bisa cari uang, mau diberi kebijakan dasar apa’ kata Bendahara tersebut, ” padahal Ijazah tersebut sangat sekali dibutuhkan untuk persyaratan disekolah yang baru, ujarnya sambil mengelus dadanya.

Akhirnya orang tua siswa tersebut pulang dengan tangan kosong dan berharap pihak pemerintah Kota Depok khususnya Dinas Pendidikan agar bisa memperhatikan kepada orang tua siswa yang mengalami hal serupa.
Adenopiansyah

Facebook Comments

1 Comment

  1. Orang tua jamam sekarang beliin anaknya motor bisa tapi buat pendidikan gak.bisa
    Ini kenyataan

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook