Bukan Hanya Isepan Jempol, Bogor Puguh Kapayun Siap Realisasikan Aspirasi Masyarakat

Bukan Hanya Isepan Jempol, Bogor Puguh Kapayun Siap Realisasikan Aspirasi Masyarakat

Indonews Bogor. Sosialisasi program pemerintah yang menyentuh masyarakat tak harus dilakukan aparat sipil negara. Anggota masyarakat pun punya kewajiban untuk itu.

Calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Pemilihan (Dapil) IV Kabupaten Bogor, Puguh Kuswanto melakukan hal itu.

Sosialisasi Puguh Kuswanto Caleg No urut 2 Dapil IV Dari Partai Golkar kali ini Bertemu para tokoh tani dan budayawan di kediaman H. Ncep Ketua Kelompok Petani Makmur di desa Gunung Bunder 2 Kecamatan Pamijahan Kab Bogor digelar Minggu Jam 09.00 Wib (18/11/2018)

Silaturahmi salah satu organ pendukung Puguh Kuswanto “Bogor Puguh Kapayun” ke kediaman Bapak Ncep untuk bertemu para sesepuh tani dan orang tua, dalam sosialisasi Puguh Kuswanto minta doa restu dari para orang tua, sesepuh atas pencalegan Kang Puguh Kuswanto di dapil IV.

Pada kesempatan itu ada bebarapa permintaan aspirasi masyarakat yang diadakan dalam dialog tersebut antara masyarakat dengan Tim Puguh Kuswanto, yaitu : Adanya pasar buah di masing2 desa, agar hasil pertanian bisa tertampung dan tidak jadi permainan tengkulak, dimana selama ini hasil pertanian masuk ke kota bogor dulu baru habis itu ke pasar leuwiliang lanjutnya kami beli buah tersebut di pasar leuwiliang, tentu hal ini akan membuat harganya lebih mahal karena cost nya sudah jelas bertambah ujar, ” Abah Udin salah satu tokoh masyarakat.

Yang kedua, “Perlu dipikirkan tata kelola sampah dimana hal ini sdh lama jadi permasalahan di kecamatan cibungbulang, kata Asep salah satu warga cibungbulang

Dan terakhir ungkapan dari kaum Ibu Ibu, “Kami sebenarnya sudah malas datang sosialisasi kedatangan calon dewan karena calon dewan datang bila saat butuh doang setelah terpilih lupa,” ucap Bu Yanti salah satu ibu rumah tangga.

Sementara itu dari Tim Bogor Puguh Kapayun Jonny menerangkan, ” bahwasanya Pasar Desa bisa dimanfaatkn anggaran dari dana desa, Selama ini, petani kerap diresahkan oleh ulah tengkulak yang membeli produk dengan harga murah, dan menjualnya kembali dengan harga tinggi. Menurut Jonny, harga produk pertanian dari petani seyogyanya dapat dikendalikan melalui pasar desa yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes),”terangnya.

” Serta Sampah adalah maslah kita bersama, Tak dapat dipungkiri Pemerintah Daerah setempat seharusnya ikut ambil bagian memberi solusi dan mengatasi permasalahan sampah ini. Seharusnya mereka bisa membuatkan satu tempat yang menjadi tempat pembuangan sampah minimal satu di setiap desa atau memperbanyak tempat sampah. Dan juga mengeluarkan peraturan daerah yang jelas mengatur persoalan sampah dan memberi sanksi yang tegas bagi pembuang sampah sembarangan. Sanksi ini sangat diperlukan agar dapat menjadi pecut yang bisa memberi kesadaran bagi masyarakat, “jelasnya.

Tambahnya, selain itu pula Tempat pembuangan sampah yang masih minim dan tidak tertata menambah persoalan soal sampah di masyarakat. Sampah rumah tangga semisal sampah dapur, sisa makanan, dan pempers bayi dibuang asal di pinggiran jalan. Jika satu orang sudah berbuat demikian maka yang lain akan mengikuti. Meskipun sudah terpampang jelas “Plang Dilarang Membuang Sampah” masyarakat sama sekali tidak mengindahkan yang penting bagi mereka sampah rumah mereka sudah terbuang, akibatnya jalanan menjadi bau dan menganggu hidung para pengguna jalan,”bebernya.

Sambungnya “Paham ibu Yanti dimana masyarakat sudah banyak yang apatis ke dewan dimana hadir ditengah tengah masyarakat saat butuh saja, tapi kita masyarakat harus menyadari para dewan setelah terpilih psti sibuk, hal yg tidak mungkin dengan konstituennya yang puluhan ribu tidak bisa dan tidak mungkin untuk dikunjungi satu persatu tapi kami yakinkan untuk bapak2 dan ibu2 kang Puguh punya konsep dan tageline nya “merubah pradigma Wakil Rakyat” jadi silahkan nanti hadir kekediaman beliau untuk silaturahmi dan menyampaikn aspirasi kebutuhan masyarakat dan kelak bila beliau terpilih akan diadakan di masing-masing Kecamatan,”pungkasnya.(Ade Nofiansyah)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook