Warung Kopi BOGOR KAPAYUN. “KECEBONG PEKERJA & WEBSITE DESA”

Warung Kopi BOGOR KAPAYUN.
“KECEBONG PEKERJA & WEBSITE DESA”
.
Indonews, Bogor – Presiden Joko Widodo mengakui, tahun 2014-2017  pemerintah berkonsentrasi pada pembangunan infrastruktur. Sebab, infrastruktur dinilai merupakan fondasi bagi Indonesia untuk bersaing dengan negara lain. Fokus kepada pembangunan infrastruktur. Tapi nanti mulai 2019, kita konsentrasi pada Pembangunan SDM  – Sumber Daya Manusia. Maka era Pilpres 2019 jangan lagi menawarkan mimpi . Kerja-nyata saja..”  itu yang saya kutip dari Pres. Jokowi saat menghadiri Penyerahan Sertifikat Kompetensi Peserta Pemagangan Tahun 2017, di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) di Bekasi, Rabu (27/12/2017) lalu. 
.
Kata Jokowi  lagi, “..Untuk menjadi negara maju, Indonesia tidak bisa lagi hanya mengandalkan sumber daya alam seperti hutan, mineral dan batubara. Kunci untuk menjadi negara maju adalah pembangunan SDM. Kalau SDM kita bisa kita upgrade, bisa kita keluarkan dengan kompetensi dan keterampilan yang baik, ini lah modal kuat kita untuk bisa bersaing dengan negara-negara lain,” dan ratusan hadirin pun bertepuk-tangan sambil mengacungkan ‘jempol sebagai simbol Jokowi-Maruf .
.
Maka sudah waktunya relawan Jokowi merubah ‘paradigma dari relawan selfie menjadi relawan aksi, banyak cara tentuya sebagaimana  gerak juang organ-relawan khususnya yang telah berbadan-hukum.  Salah satunya dengan melakukan upaya pengembangan SDM di desa-desa berbasis pelatihan dan pemberdayaan SDM pemuda, yang  bertujuan untuk mengoptimalkan potensi pemuda sekaligus untuk menumbuhkan jiwa wirausaha muda yang mandiri dan tangguh.
.
Banyak program dan jenis pelatihan ini salah-satunya menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal , yaitu: (Pertama), memberikan pemahaman konsep dan teori untuk menjadi wirausahawan professional. (Kedua), melakukan praktik wirausaha melalui pelatihan keterampilan tentang cara membuat kerajinan tangan yang unik dan memiliki nilai tambah antara lain berupa aneka kerajinan berbasis sampah rumah-tangga, industri dsb. 
.
PUGUH & WEBSITE DESA
“One village, One Product”, Setiap desa mempunyai produk andalan yang berbeda dari desa-desa lainnya, sehingga mempermudah dalam strategi pemasaran dan pelatihannya. Kemampuan SDM Desa dalam hal IT khususnya penggunaan internet dapat disinerjikan untuk semua ini salah-satunya adalah pola ‘one stop shopping’ melalui website desa.
.
“Dengan website desa banyak hal positip yang bisa kita lakukan, selain promosi efektif profil desa,  potensi investasi desa, juga sebagai jendela atau etalase produk-produk desa itu sendiri. Ini pastinya ‘nyambung dengan semangat presiden Jokowi bagaimana di tahun 2019 akan fokus pada pembangunan SDM khususnya SDM di desa-desa. Saya bersama tim sedang merancang program Sosialisasi dan Bimbingan Tekhnik untuk itu, khususnya membuat website gratis di desa-desa. Mohon dukungan dan doa dari para pembaca Indonews khususnya di Dapil saya “, jawab Puguh Kuswanto – Caleg No urut 2 dari Partai Golkar kab.Bogor  thn.2019 untuk Dapil IV yang terkenal dengan semboyan,”Merubah Paradigma Wakil Rakyat”.

“Betul, selain website desa, kita juga bisa menyiasati bagaimana program ‘one village,one product ini bukan semata jualan kampanye, namun menjadi program andalan kabupaten Bogor.  nanti kita akan diskusikan lagi dengan Disnaker, Dinas koperasi dan UKM juga instansi terkait di kabupaten Bogor lainnya. Saya bermimpi hasil program ini berupa produk kerajinan dapat bernilai jual di masyarakat sehingga  diharapkan pemuda Desa memiliki keahlian yang dapat dijadikan sebagai modal dalam mengembangkan usaha dan dapat menumbuh kembangkan bisnis terutama pada sektor UMKM yang dipandang sangat menjanjikan keuntungan, waktunya enterpreneur kabupaten Bogor bangkit, Bogor Kapayun !…”, tambah Jonny Sirait,Amd.- Pimred Indonews yang juga ketua DPD GMPK kab. Bogor.

Puguh menambahkan, ketika potensi pemuda ini betul-betul dimanfaatkan, pastinya  akan membantu dan menunjang kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pendapatan masyarakat dari sektor UMKM.  Khusus acara sosialisasi & Bimtek yad, salah satu tujuannya adalah meningkatkan keterampilan dan pengetahuan SDM Desa. Karena, saat ini kebutuhan akan pelatihan di masyarakat sangat penting dilakukan guna meningkatkan produktivitas dan kualitas masyarakat. Ada beberapa kelompok masyarakat di Dapil IV yang  memiliki potensi dalam pengembangan keterampilan, namun mereka tidak tahu bagaimana caranya. Demikian Puguh mengakhiri.
.
Sekali lagi, bagi saya,selaku Penasehat bd.Media & Event Organizer Indonews.  Jokowi memang ‘master pembangunan kalau pun bukan sebagai bapak pembangunan. Setelah  di tahun 2014-2017 gencar membangun infrastruktur diseluruh wilayah yang selama ini terlupakan, khususnya di wilayah Indonesia Timur. Kini Jokowi dengan tangan-dinginnya  mengusung program PEMBANGUNAN SDM DI LEBIH 74.000 DESA TAHUN 2019-2024, namun dia tetap meminta kita semua untuk tetap mengawal Dana Desa agar tepat guna, apalagi nanti Jokowi akan ‘menggelontorkan Dana Kelurahan  > Rp.3 trilyun di tahun 2019 . Maka Jika kalian tidak punya program kerja untuk tahun 2019-2024, mengapa memaksakan diri rakyat untuk  bermimpi & ber-halusinasi saja?. Lalu kerja Jokowi mana lagi yang harus kita dustai ?, Kecebong  itu pekerja, bukan pemimpi ya.’Ahahaha…Mohon maaf lahir-bathin… (Arief P.Suwendi, Ketum PERI – Persatuan Relawan Indonesia, Penasehat Media Ummat & Indonews Bd.Media & Event Organizer)

Terkirim dari tablet Samsung.

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook