Bogor Batavia Junjung Seni Budaya Lokal Agar Dicintai Generasi Penerus

Bogor Batavia Junjung Seni Budaya Lokal Agar Dicintai Generasi Penerus

Indonews Bogor. Guna membangkitkan minat dan menggali potensi seni dan budaya, Bogor Batavia yang menjadi bagian tak terpisahkan dari Karang Taruna Damai Mekar terutama di bidang seni budaya, sanggar yang baru saja didirikan beberapa Bulan lalu tepatnya 1 April 2018, yang beralamat Situpete Pulo No. 27 RT 005/010 Kelurahan Sukadamai.

Sanggar ini terwujud dari kegelisahan para pemuda akan pelestarian seni budaya lokal dalam hal ini Palang pintu betawi, ketua Katar Damai Mekar Jamaluddin, dan penanggung jawab sanggar Bogor Batavia Agus Eriska Iskandar SH.MH. Pihak yang juga sangat mendukung dari pihak Bhabinkamtibmas Dedi Wahyu.SH.

Sanggar ini di ketuai oleh Sobari, ia menjelaskan bahwa, ” Kenapa harus palang pintu yang notaben nya kesenian dari betawi kenapa tidak adat sunda”

Pertanyaan ini sering kali terlontar. Kesenian palang pintu memang menjadi ciri khas budaya dari jakarta atau betawi. Namun karena kali ini adanya di tanah pasundan maka akulturasi budaya kami lakukan kami memasukan unsur sunda di dalam pementasan kami tanpa menggangu pakem dari palang pintu. Kami di bantu oleh beberapa orang yang luar biasa para pelaku budaya Seperti Pak Salim dari seni budaya peran dan karakter, Bang Jae Guru silat betawi yang mengajarkan para anggota sanggar seni beladiri silat. Dan juga Bang Nday yang sudah menjadi pelaku lama dalam hal seni budaya betawi,” jelasnya. Sabtu 24/11/2018.

Selain itu memang, lanjut Sobari, di Kota Bogor ini terutama di kecamatan Tanah Sareal sudah terjadi akulturasi kebudayaan terutama terjadi di beberapa kelurahan seperti Kelurahan Sukaresmi, Sukadamai, Kencana, Mekar Wangi, Cibadak dan Kayu Manis yang menggunakan adat dan dialog betawi dalam keseharian nya dan kini alhamdulillah kami sudah tercatat di Disbudpar Kota Bogor.

Kami berharap ini bisa menjadi pembeda kami dari pada sanggar palang pintu senior kami lainnya dan Kami ingin membuat anak muda mengenal, mencintai, tertarik pada budaya lokal dan bergabung bersama kami, kami berharap budaya lokal bisa terus di lestarikan di cintai para generasi penerus. Karena seni budaya asli adalah identitas kita identitas Bangsa Indonesia,” Ujarnya.

Hari ini adalah hari pementasan kami di acara pernikahan sekjen dari Karang Taruna Damai Mekar, di Kelurahan Sukadamai, Kang Restu dan Teh Hilda. Kami mengisi acara dan menghibur para tamu dengan adegan -adegan palang pintu kami,”Pungkasnya.(Wawan Kurniawan)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook