Warung Kopi BOGOR KAPAYUN. “APA LANGKAH RELAWAN KEDEPAN?” .

Warung Kopi BOGOR KAPAYUN.
“APA LANGKAH RELAWAN KEDEPAN?”
.
Indonees, Bogor – “..Pasca terpilihnya Jokowi menjadi Presiden ke-7, beliau meminta agar relawan melakukan transformasi lebih kongkrit, turun kelapangan. Jangan jauh dari rakyat karena > 70 juta yang memilih Jokowi adalah rakyat yang juga tinggal di desa-desa seluruh Indonesia.Kini menjelang Pilpres 2019, hendaknya relawan lebih sering bersama rakyat, kita kurangi acara – acara seremoni kerelawanan. Relawan harus banyak bersama rakyat, bukan sesama relawan, demikian harapan saya kepada TKN – Tim kampanye Nasional , TKD – Tim Kampanye Daerah dan organ relawan lainnya. Kita punya peta & zoning suara di daerah mana saja suara Jokowi kalah saat Pipres 2014 lalu, itu yang kita maksimalkan, kita antisipasi. Relawan sejati pastinya minim logistik, namun masih banyak cara ideal yang dapat dilakukan, tentunya jangan terbius ‘sosial media. Karena masih banyak orang yang tidak ‘main sosial media (FB,WA,dsb), ini yang harus dicarikan solusi..”, demikian Ary ‘Dicky Buntoro , yang akrab kami panggil ‘Mas Dicky ; Sekjen JMN – Jaringan Makmur Nusantara, Kordinator KRJ – Konsorsium Relawan Jokowi yang juga Dewan Redaksi Indonews bd.Pemberdayaan Masyarakat kepada kami saat bertemu di warung kopi ini.
.
RELAWAN, TEMAN ATAU LAWAN?
Ditambahkan oleh Mas Dicky, bahwa dalam politik itu tidak ada teman dan lawan abadi, semua tergantung situasi dan bargaining. Contohnya, Anies Baswedan  yang menyetujui ditunjuk sebagai calon gubernur DKI Jakarta  th.2017-2022 oleh Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Penunjukan & kesetujuan  Anies pastinya mengejutkan, sebab Anies sebelumnya sebagai  timses Jokowi di Pilpres 2014 yang kerap mengkritik Prabowo Subianto. 
.
Kepada Pers  Anies  sering ‘meragukan profil Prabowo , termasuk ttg  program kerja Prabowo-Hatta jika terpilih jadi presiden kala itu. Diantaranya, (1). Anies  mengkritik gaya promosi Prabowo yang jor-joran mengeluarkan iklan di media massa. Hal itu, menurut dia, tak akan berdampak pada hasil di Pilpres 2014. “Kita tahu siapa Prabowo karena sudah beriklan selama 6 tahun di televisi terus-menerus. Cara berpolitik dengan biaya luar biasa mahal, tidak membuat politik menjadi lebih sehat,” ujar Anies di sela-sela acara Rakornas Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di Jakarta, Kamis 29 Mei 2014 lalu
.
(2). Anies mengatakan jika Prabowo itu ‘plin-plan, “Kalau Pak Prabowo misalnya tegas soal perekonomian, yang bener tuh yang mana? Ekonomi yang mau open pada market Internasional atau mau nasionalistik tertutup. Retoriknya nasionalis tertutup, tapi ketika diskusi bicaranya terbuka. Di mana tegasnya?” kata Anies di acara diskusi dengan tema ‘The Final Round: Siapakah Pemenang Pilpres 9 Juli 2014’ di Hotel Haris, Jakarta, Minggu 29 Juni 2014 lalu.
.
JOKOWI & INFRASTRUKTUR HEBATNYA?
Tentang pembangunan Infrastruktur era-Jokowi, Mas Dicky meminta relawan ikut serta ‘menyampaikan kinerja yang telah dilakukan Jokowi selama ini ke masyarakat luas khususnya masyarakat desa. “Semua niat baik tidak akan serta mulus jalannya, demikian tentang kinerja Jokowi dalam hal pembangunan infrastruktur hingga tingkat desa-desa diseluruh Indonesia. Semua berjalan baik, kalau pun masih saja ada pihak yang mencari ‘salah. Jokowi membangun bangsa dan negara besar ini dimulai dari pinggiran/desa-desa sebagaimana amanah Nawacita-nya. Hal ini terlihat dari skema Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) mencapai Rp400 triliun setahun. Pembangunan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Demikian halnya dengan infrastruktur jalan, masyarakat saat ini banyak juga yang dilakukan secara mandiri. Semangat gotong-royong yang terlupakan selama ini kembali bangkit. Pemberdayaan lahan utk berswakelola, hal ini sangat memungkinkan krn sarana dan prasarana tlh disiapkan pemerintahan Jokowi , termasuk permodalan dan pasar tradisional. Yang selalu viral adalah ttg Dana Desa, krn  sejak thn.2015-2018 telah mencapai Rp.180 trilyun untuk > 74.000 desa, yg terespon baik. Hal ini terlihat dari serapannya yang mencapai > 82%. Kita tinggal awasi agar Dana Desa tidak dikorupsi oleh siapapun termasuk Dana Kelurahan thn.2019 yad. Kita sebagai relawan dan pekerja media (Indonews) sangat relevan jika harus bergandengan tangan dgn KPK, Satgas Dana Desa & GMPK – Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi.”
.
JOKOWI & INDONESIA TIMUR
Ditambahkan Mas Dicky lagi, “Saya kerap keliling desa khususnya di kawasan Indonesia timur, diantaranya NTT & NTB. Saya menyaksikan sendiri bagaimana mereka berterima-kasih atas kinerja Jokowi untuk ini, distribusi barang dan jasa semakin baik dan cepat karena ditunjang jalan-jalan yang baik dan merata hingga pelosok wilayah. Ini kita belum bicara di Papua ya, atau perbatasan wilayah lainnya yang selama ini seolah ‘terlupakan. Tentang hutang, kita permisalkan saja tidak ada dalam satu keluarga yang tidak berhutang, pasti ada. Hanya masalahnya hutang itu untuk apa, jika hanya mementingkan perorangan atau kelompoknya saja, ini yang terjadi sebelum Jokowi menjadi presiden, wilayah Indonesia Timur pun terlupakan. Demikian dengan Jokowi dia berhutang namun manfaatnya demikian besar, 5-10 tahun kedepan baru terasakan rasa dan hasil kerjanya ini. Dilain hal tidak ada ampun untuk bandar narkoba dan para koruptor, bersama KPK, Polri & Kejaksaan – Jokowi memberi komando untuk perang terhadap koruptor  yang telah merugikan negara lebih dari Rp. 200 trilyun. Hasilnya?, semakin banyak yang membenci Jokowi karena ‘dapur dan pesta mereka terasa terganggu. Segala cara mereka dan para kroninya mencari cara menjatuhkan Jokowi, namun Allah tidak merestuinya, maka wajar saja jika kita selaku relawan meminta  Jokowi menjadi presiden kembali di thn.2019-2024, karena Jokowi memang ‘bekerja untuk bangsa dan negara besar ini.Aamiin Yarabil’alamiin”, Mohon maaf lahir bathin… (Arief P.Suwendi, Ketum PERI – Persatuan Relawan Indonesia, Penasehat Media Ummat & Indonews Bd.Media & Event Organizer)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook