Warung Kopi BOGOR KAPAYUN “BUNG KARNO, RATU SHIMA & BUPATI BOGOR” .

Warung Kopi BOGOR KAPAYUN
“BUNG KARNO, RATU SHIMA & BUPATI BOGOR”
.
Indonews, Bogor – “Kalau pun dia seorang perempuan, namun dia mampu bersikap tegas . Tidak ada duanya saat dia menerapkan hukum yang keras dan tegas untuk memberantas pencurian dan kejahatan. Sikap ini seiring dengan kewajiban anggota keluarga dan rakyatnya untuk hidup jujur. Kepemimpinan dahsyat beliau ini tercium hingga kerajaan lain, termasuk kerajaan asing…”, demikian Bung Karno memulai diskusi pagi ini di teras Istana Bogor, Jawa Barat. Membuat kami (Saya,  Mas ‘Dicky Ary Buntoro & Jonny Sirait,Amd) diam menunggu terusannya. Dilangit tampak petasan-petasan tahun baru-an memecah dinginnya Bogor.
.
“Suatu hari datanglah seorang dari kerajaan asing ingin membuktikannya, dia pun menaruh sekantong uang dijalan desa dekat alun-alun kerajaan. Hingga 3 tahun lamanya kantung itu tetap ditempat, karena tidak ada seorang pun rakyat Kalingga disana yang menyentuhnya. Hingga suatu waktu putra mahkota kerajaan menyenggolnya dengan kaki hingga letak pundi itu sedikit bergeser. Dan kabar ini terdengar hingga kerajaan, awalnya sang putra itu hendak dihukum mati oleh ibunya, namun para pejabat dan menteri kerajaan memohon agar ibunda mengampuni putranya…”, tambah Bung Karno sambil merapihkan kopiahnya.
.
“Lalu bagaimana selanjutnya, wahai Paduka?”, tanya Lae Jonny Sirait. “Hukum tetap harus ditegakkan, memang sang ibu  membatalkan hukum mati, namun kedua kaki putranya itu tetap dipotong. Demikianlah sikap Ratu Shima..”, jawab Bung Karno. Lae Jonny menelan ludah, saya dan mas Dicky tersenyum. 
.
Bung Karno pamit hendak sholat Dhuha, beliau memberikan sebuah buku kecil tentang RATU SHIMA, disana tertulis bb: …Ratu shima  adalah ratu penguasa Kerajaan Kalingga,   pantai utara Jawa Tengah sekitar tahun 674 M, , lahir tahun 611 M di sekitar Musi Banyuasin, Sumatera Selatan . Beliau adalah isteri Raja Kartikeyasinga – Raja Kalingga (648 – 674) M. Dan saat sang suami  meninggal ,  Ratu Shima pun menggantikannya dengan gelar ‘Sri Maharani Mahissasuramardini Satyaputikeswara.
.
Sejak beliau menjadi pemimpin dengan gelar Ratu, rakyat Kalingga seolah bangun dari tidur karena selama ini dihantui peperangan antar kerajaan. Kini mereka hidup tentram  dan semangat meningkatkan ekonomi dengan mengedepankan kejujuran. Dan menjadi contoh bagi kerajaan-kerajaan lainnya.
.
RATU SHIMA MOYANG URANG SUNDA & RAJA JAWA ?
Jika diurut  dengan teliti, dari rahim Ratu Shima pula melahirkan pemimpin-pemimpin SUNDA PURBA (Kerajaan Galuh & Kerajaan Sunda). Misalnya, Parwati anak Ratu Shima, menikah dengan putera mahkota Kerajaan Galuh yang bernama Sang Jalantara atau Rahyang Mandiminyak dan menjadi raja Kerajaan Galuh ke-2 dengan gelar Prabu Suraghana (702-209) M dan berputri Dewi Sanaha. Termasuk  selanjutnya titisan darah Ratu shima ini berlanjut kepada Sri Maharaja Tarusbawa-Maharaja Sunda dan Galuh (723-732) M. Termasuk darahnya ada di Rakai Panangkaran yang lahir tahun 717 M. yang di kemudian hari menurunkan raja-raja di Jawa Tengah.
.
Sang Ratu Shima, dalam pemerintahannya, Kerajaan Kalingga aman karena beralinasi dengan Kerajaan Sunda dan Galuh. Terutama karena sikap tegas dan dia sangat dicintai rakyatnya. Masa-masa itu adalah masa keemasan bagi perkembangan pertanian & kebudayaan apapun. Agama Budha juga berkembang secara harmonis, sehingga wilayah di sekitar kerajaan Ratu Shima itu pun juga sering disebut Di Hyang (tempat bersatunya dua kepercayaan Hindu Budha) – sekarang pegunungan Dieng, Jawa Tengah.
.
Kerajaan Kalingga beratus tahun yang lalu bersinar terang emas penuh kejayaan. Memiliki Maharani Sang Ratu Shima nan ayu, anggun, perwira, ketegasannya semerbak wangi di banyak negeri. Pamor Ratu Shima dalam memimpin kerajaannya luar biasa, amat dicintai jelata, wong cilik sampai lingkaran elit kekuasaan. 
.
Tidak terasa waktu telah menunjukan pkl.17.15, berarti hampir seharian ini kami membaca dan membahas buku ini, tak lama Mas Dicky – Dewan redaksi Indonews bd.Pemberdayaan Masyarakat  menambahkan, …”Bahkan dijaman pemerintahan Ratu Shima, tak ada satu warga anggota kerajaan & rakyatnya yang berani berhadap muka dengannya, apalagi menantang. Situasi ini justru membuat Ratu Shima amat resah dengan kepatuhan rakyat, yg tak ada berani menentang Ratunya. Mereka sangat hormat dan segan kepada Ratu Shima. ..”, demikian mas Dicky sambil  menghirup kopinya.
.
Setelah Ratu Shima meninggal pada tahun 732 M, salah seorang cicitnya, Raja Sanjaya pun menggantikannya sebagai Raja Kalingga Utara (Bumi Mataram), dan kemudian mendirikan Dinasti/Wangsa Sanjaya di Kerajaan Mataram Kuno. Adapun Kekuasaan di Jawa Barat diserahkan kepada putranya dari Tejakencana, yaitu Tamperan Barmawijaya alias Rakeyan Panaraban

RATU SHIMA & BUPATI BOGOR 2018-2023
Tidak lama Bung Karno telah bersama kami kembali. Sambil mengaduk sedikit gula di cangkirnya yang berisi kopi hitam asli Bogor beliau berkata kepada Lae Jonny,”Hari dan tanggal berapa sekarang.Jon?”, Siap Paduka, hari Minggu, tgl. 30 Desember 2018. Ada apa Paduka?”, tanya Lae Jonny yang juga Ketua DPD GMPK Kab. Bogor , Ketum Sahabat Jokowi Kerja (Joker) & Ketum Bogor Kapayun.
.
“Ini hari bersejarah bagi kabupaten Bogor, barusan aku dapat telepon dari Kang Emil (Red: Gubernur Jawa Barat) , dia mengatakan bahwa Pasangan Ade Yasin dan Iwan Setiawan baru saja dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bogor masa jabatan 2018-2023, di Gedung Sate, Bandung. Aku  berharap semangat membangun ‘Bogor Kapayun  terinspirasi oleh   tauladan Ratu Shima, masyarakat Bogor demikian  hormat dan segan kepada Bupati Ade Yasin sebagaimana rakyat Kalingga kepada Ratu Shima. Bupati Ade harus menjadi Ratu bagi kabupaten Bogor, juga menjadi Panglima Perang Anti Korupsi. Ade Yasin berasal dari PPP & PKB, salah-satu parpol pengusung Jokowi-KH.Ma’ruf Amin. Dia harus  memahami itu kalau pun ada Gerindra. Ade harus ikut komitmen. Dan Saya yakin Ade mampu..”, tutup Putra Sang Fajar kemudian pamit , kami pun menyalami beliau dengan takjim. Dan kemudian merenung akan ‘pesan beliau untuk Bupati Ade Yasin, demikian dalam dan ‘mak-nyos. “..SELAMAT BERTUGAS BUPATI ADE YASIN & WABUP IWAN SETIAWAN, SELAMAT TINGGAL 2018, SELAMAT DATANG 2019. BOGOR KAPAYUN ANTI KORUPSI & NARKOBA, CAG ..!!”.
Mohon maaf lahir bathin  —–  (Arief P.Suwendi, Ketum PERI – Persatuan Relawan Indonesia, Penasehat Media Ummat & Indonews Bd.Media & Event Organizer + Sekjend DPD GMPK Kab. Bogor)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook