Warung Kopi BOGOR KAPAYUN. “SUARA RELAWAN JAWA BARAT “ .

Warung Kopi BOGOR KAPAYUN.
“SUARA RELAWAN JAWA BARAT “
.
Indonews, Bogor. Pagi ini tepat pkl.09.00 pagi , kami (Saya, Mas Ary Dicky Buntoro, Jonny Sirait, Tan Khian Do, Herni C.Monteiro & Bonny Hermawan)  menghadap Bung Karno dan berdiskusi tentang potensi kemenangan Jokowi di Jawa Barat thn.2019 .
.
Bung Karno memulainya dengan bicara, sbb :  “..Saat Pilpres Tahun 2014 lalu kalau pun suara Jokowi-JK mendapat > 70,9 juta (53,2%) di seluruh Indonesia dan Luar negeri, namun di Jawa Barat Jokowi-JK ‘kalah, karena hanya mencapai 9.530.315  (40,22 %). Termasuk di kabupaten Bogor yang ‘hanya meraih  852.888 suara (34.27%).
.
Jokowi bukan tipe pemimpin ‘pendendam, karena dia telah menjadi Presiden Republik Indonesia sejak thn.2014, maka dia bekerja total untuk menciptakan pembangunan nasional yang berkeadilan. Bukan hanya untuk didaerah suara Jokowi menang, bukan juga bekerja karena parpol pendukung. “Saya bukan Dewa, Saya dipilih karena konstitusi. Saya tidak mempunyai jejak hitam masa lalu karena korupsi dan kejahatan HAM. Maka  jika ingin diturunkan silahkan melalui konstitusi”, itu ancaman Jokowi untuk mereka yang merasa sakit hati. Ini yang membuat frustasi lawan lawan politiknya. Bagaimana menurut kamu , arief?”, tanya Bung Karno sambil menghirup teh hijaunya. 
.
Saya merasa tersedak, kebetulan memang sedang makan ubi rebus. “Siap paduka, Pipres 2019 menjelang, kinerja Jokowi telah cukup memuaskan pemilihnya sejak thn.2014-2018. Jokowi telah menjalankan semua amanat pemilihnya > 70,9 juta orang. Termasuk kami para relawan sejati non-partisan.
.
Kekalahan suara Jokowi di Provinsi Jawa Barat saat Pilpres thn.2014 menjadi target kami selanjutnya, sayangnya relawan sejati minim amunisi dan logistik. Itulah yang kami rasakan saat ini. Maka bersyukurlah untuk teman-teman Relawan yang lahir dari struktur partai karena kalian tidak ikut mengalami hal ini. Maka, maksimalkan semua menuju kemenangan Jokowi di Jawa Barat thn.2019 mendatang, Jawa Barat harus meraih > 51%. Suara”, kata saya, Bung Karno tersenyum. “Teruskan..”, kata Bung Karno lagi
.
“…Kalau pun di Jawa Barat Jokowi kalah namun pembangunan dan implementasi Nawacita-nya terus dilakukan, sebut saja dari  pembangunan  bandara, bendungan, waduk, jalan tol, dsb. Tidak sedikit pun ditinggalkan Jokowi hingga saat ini , akan rencana Jokowi membangun Tol  Garut – Tasik
.
Menjelang Pilpres 2019, bermunculan kembali sekumpulan deklarasi pemenangan Jokowi-Ma;ruf Amin termasuk di Jawa Barat. Sayangnya penggagas  acara masih didominan teman-teman parpol pendukung. Ini namanya ‘cari-aman, sangat terhitung jari acara yang digagas relawan sejati non-partisan.  Kemenangan di Jawa Barat adalah titik akhir kemenangan Jokowi di Pilpres 2019…”, saya menghentikan bicara, Bung karno memberikan simbol ‘jempol kepada saya. Bung Karno menoleh kepada mas Dicky.
.
“Setuju mas  Arief, Kunci kemenangan Jokowi-Ma’ruf memang ada di Jabar. Kita telah belajar dari Pilprres 2014, dimana Jokowi kalah 4,6 juta dari Prabowo saat itu. Jokowi kalah di – 10 provinsi dari 30 provinsi. Kalah di Jabar 4,6 juta suara. Kalahnya Jokowi 19-20 %. Kita bandingkan kekalahan di sembilan provinsi kalau digabung cuma 3,6 juta suara. Kalah di Jabar lebih banyak suaranya. Jabar dahsyat luar biasa. Diperlukan ‘jahitan baru untuk terus memobilisasi relawan non-partisan, perlu sinerjitas dan koordinasi yang baik diantara grup relawan di Jawa Barat” ujar Mas Ary Dicky Buntoro – Sekjend JMN, Kordinator KRJ – Konsorsium Relawan Jokowi & Dewan Redaksi Indonews bd.Pemberdayaan Masyarakat
.
SUARA RELAWAN SUBANG & SOLO
Tan Khian Do – Ketum IPARI (Institusi Pilar Agribisnis Relawan Indonesia)  menambahkan, “Tidak hanya di Jabar,mas. Jokowi juga harus mampu merebut suara di provinsi ‘panas lain yakni DKI Jakarta, Sumatra Utara, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Jika suara di -5 provinsi itu mampu dikuasai Jokowi-Ma’ruf, maka kemenangan sudah berada dalam genggaman. Juga di Kota Solo yang selama ini di-obok-obok kubu sebelah. Ini kampung halaman Jokowi kita harus mampu mencapai diatas 51%.
.
“Saya orang Sunda yang sedang di Solo, bersama teman-teman IPARI yang telah menyebar di beberapa daerah kami konsentrasi dalam bidang pertanian, termasuk di BASOPATI (Baraya Susi Pudjiastuti) saya juga dipercaya sebagai ketua umum. Jawa barat itu kaya akan potensi pesisir , perikanan dan kelautan ini belum dimaksimalkan khususnya dalam hal kesejahteraan para nelayan. Jadi gerakan kami di pertanian dan Kelautan. Namun itu tadi kami belum maksimal karena keterbatasan logistik dan amunisi.”, tutup Tan Khian Do yang akrab kami panggil ‘Kang Tani. 
.
SUARA RELAWAN SUMEDANG
“Kami dan teman-teman di KORS – Koalisi Relawan Sumedang memang masih trauma karena saat Pilpres 2014, kabupaten Sumedang hanya mencapai sekitar 40% suara Jokowi. Semua karena alasan klasik, minim amunisi & logistik. Semoga di Pilpres 2019 kami mendapat dukungan logistik dan amunisi dari para donatur dimana saja, karena target kabupaten Sumedang mencapai 70% di Pilpres 2019   akan sulit jika tidak paham apa yang harus dilakukan sebagaiana keinginan parpol pendukung Jokowi. Tetapi keinginan masyarakatnya itu sendiri yang prioritas. Di Jawa Barat ini ada sekitar 5.000 Desa ,potensi LMDH – Lembaga Masyrakat Desa Hutan belum dimaksimalkan termasuk  komunitas seni budaya dan potensi desa wisata dan desa bahari sepanjang pesisir Jawa Barat…”, demikian Boni Hermawan Ketum KORS
.
SUARA RELAWAN BANDUNG BARAT
Kemudian Herni C.Monteiro – Ketum AP2J (Aliansi Perempuan Pendukung Jokowi) yang berdomisili di Lembang, Bandung Barat  ikut bicara. “Memang berat perjuangan relawan di Jawa Barat, salah satu buktinya adalah kekalahan Ibu Hj.Elin Abubakar – istri mantan Bupati Abubakar saat pilbup Bandung Barat thn.2018 kemarin. Padahal semua upaya telah kami lakukan namun tetap kalah juga. Untungnya saat Pilgub Jawa Barat kami mengusung Emil-Uu (Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum), dan alhamdulilah menang di 14 kabupaten/kota dari 27 kabupaten/kota di Jabar, berarti ada 13 kabupaten/kota lagi yang harus terus digarap untuk Pilpres 2019 ini. Tahun 2019-2024 Jokowi-Ma’ruf Amin akan meningkatkan SDM termasuk untuk para perempuan dan remaja putri di desa-desa. Masih sedikit Bimtek-bimtek sejenis yang Cuma-Cuma atau gratis. Bagaimana bicara pemberdayaan jika untuk mendapat akses-nya harus bayar. Termasuk penyelesaian program Rutilahu (rumah tidak layak huni). ”, demikian Teh Herni yang juga Ketua DPD PERI (Persatuan Relawan Indonesia) Prov.Jawa Barat.
.
SUARA RELAWAN BODESUCI (BOGOR, DEPOK, SUKABUMI & CIANJUR)
Jonny Sirait – Ketum Bogor Kapayun dan Sahabat Jokowi Kerja (Joker) pun berbicara, “Kesiap-siagaan masyarakat kabupaten Bogor sebagaimana amanah Jokowi agar mendapat suara diatas 50% di Pilprres 2019, telah cukup ‘menyengat masyarakat kabupaten Bogor yang ingin Jokowi terpilih lagi menjadi Presiden thn.2019-2024. Kekalahan di Pillpres 2014 dimana kabupaten Bogor hanya mencapai 852.888 suara (34.27%) adalah ‘permaluan, bukan ‘permakluman lagi. .  Maka dengan dilakukannya deklarasi dan dukungan dari para  ulama, ustaz dan para pengasuh pondok pesantren di Bogor Barat, Bogor, Jawa Barat (18/1) lalu adalah pembuktian bahwa ‘’mesin diesel kabupaten Bogor mulai panas. Maka kami berharap kepada teman-teman atau siapapun yang merasa relawan sejati Jokowi di BODESUCI, mari kita satukan semangat dan rapatkan barisan. Kalau pun kami minim amunisi dan logistik, namun kita punya cara lain untuk menaikan suara Jokowi di kabupaten Bogor ini.”
.
“Sutradara- dan produser tabloid OBOR RAKYAT telah bebas dari penjara, namun efek negatifnya masih terus membekas. Kini juga ditemukan banyaknya selebaran-selebaran gelap di rumah-rumah ibadah yang isinya tidak beda jauh dengan Obor Rakyat itu. Mereka memang telah persiapkan dengan baik, waspada , kita jangan lengah.”
.
Demikian, mohon maaf lahir-bathin.”Waspada Bangkitnya Orba !” —–  (Arief P.Suwendi, Ketum PERI – Persatuan Relawan Indonesia, Penasehat Media Ummat & Indonews Bd.Media & Event Organizer + Sekjend DPD GMPK kab. Bogor )

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook