Diduga Kampanye Walikota Sukabumi Diperiksa Bawaslu Jabar

Diduga Kampanye Walikota Sukabumi Diperiksa Bawaslu Jabar

Indonews Sukabumi.  Kepala daerah dilarang mengikuti kegiatan kampanye di luar hari cuti dan libur

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat masih aktif mengawasi kepala daerah yang diduga berkampanye di luar waktu cuti dan libur. 

Kali ini, giliran Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, yang sedang diperiksa Bawaslu Jabar.

Hal itu disampaikan Ketua Bawaslu Jabar, Abdullah, ketika ditemui di Kantor Bawaslu Jabar, Jumat (25/1/2019). 

“Itu kaitan dengan pernyataan dia, dugaan memberi dukungan pada salah satu caleg,” ujar Abdullah.

Tetapi, ia belum bisa memberi keterangan banyak, karena kasus dugaan pernyataan dukungan tersebut masih dalam proses. 

Abdullah mengatakan Ada dua pasal yang mengikat kepala daerah terkait aturan kampanye. 

Keduanya adalah pasal 282 dan pasal 283 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. 

Pada pasal 282 diatur bahwa kepala daerah dilarang membuat keputusan, kebijakan, atau tindakan yang akan menguntungkan atau merugikan seorang kandidat peserta pemilu. 

“Pada pasal 283 dilarang juga membuat kegiatan imbauan yang dapat memberikan keuntungan peserta pemilu,” ujar Abdullah. 

Kepala daerah dapat berpartisipasi menjadi bagian dari kampanye selama dalam masa cuti atau libur.

Jika hari libur, kepala daerah tidak perlu mengajukan cuti kampanye ke Kemendagri. 

Ia mengatakan ada tiga jenis pelanggaran yang mungkin dilakukan oleh kepala daerah, yaitu pelanggaran pidana, administratif, dan pelanggaran kode etik.

Bawaslu Jabar juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang hendak melaporkan pelanggaran aturan kampanye oleh kepala daerah.(R. Iyan Mufti/***)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook