Kesal Pendamping PKH Desa Citapen Tidak Transparan

Kesal Pendamping PKH Desa Citapen Tidak Transparan

Indonews Bogor. Pemerintah Desa Citapen Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor Jawa Barat mengeluhkan sikap Pendamping PKH yang bekerja di wilayah pemerintahannya dimana selama ini tidak memberikan informasi apapun terkait nama nama penerima PKH di Desa Citapen.

Selain itu Warga Masyarakat Desa Citapen pun yang masuk kedalam daftar anggota Program Keluarga Harapan (PKH) penerima bantuan kecewa atas oknum pendamping yang tidak transparan karena penyalurannya yang dilakukan oleh pendamping PKH seolah ditutupi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Desa dan Masyarakat kepada awak media Indonews, di kantor Desa Jum’at 02/01/2019.

Pihak Desa Citapen menjelaskan akibat ketidaktransparan pendamping PKH, Pemerintah Desa tidak bisa memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait data penerima PKH

Kepala Desa Citapen, H Eman Sulaeman, ia ungkapkan kekesalnnya kepada oknum Pendamping PKH berinisial RA, karena selama ini pihak Desa tidak pernah diberitahu tentang berapa jumlah penerima PKH dan berapa nilai yang diterima serta konon Masyarakat tidak boleh berhubungan dengan Desa.

Pihaknya berharap kepada pihak terkait agar mengevaluasi kembali kinerja pendamping PKH yang ditempatkan di Desanya karena terkesan menutup nutupi data yang seharusnya mesti dipublikasikan kepada publik.

Seperti dituturkan salah seorang penerima bantuan PKH yang tidak mau disebutkan namanya, bahwa Pendamping PKH tidak pernah terbuka dengan penerima bantuan sehingga tidak transparan soal bantuan yang diterima.

” Kami tidak tahu mengenai penerimaan uang PKH karna tidak pernah diajak ke Bank, Pin penarikan tidak diberitahukan (penarikan melalui ATM) berapa total jumlahnya juga tidak tahu, dan kami ditutupi untuk tidak ke Desa sehingga pihak desa tidak tau jumlah masyarakat penerima uang PKH,”kesalnya Jum’at 02/01/2019.

Hasil investigasi Media Indonews di lapangan, Konon bukan hanya masyarakat Desa Citapen saja tetapi sudah ramai juga di Desa lain seperti Desa Banjarsari dan Desa Banjar Waru, Program beras juga sudah di drop melalui agen beras yg ada di wilyah Desa tersebut bukan melalui Desa.(Wawan Kirniawan)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook