Warung Kopi BOGOR KAPAYUN !, “JAN ETHES, KAMU BUKAN MONSTER,”

Warung Kopi BOGOR KAPAYUN !,
“JAN ETHES, KAMU BUKAN MONSTER,”
.
Jan Ethes Yang tersayang,
Waktu Om kecil , sangat yakin didunia ini ada Monster, apalagi kemudian dibuat filmnya, buku fiksi, majalah soal itu. Mereka bilang monster itu makhluk yang jahat. Namun ada juga monster jenis bodoh yaitu Frankenstein, ada juga monster yang baik seperti Hulk, yang badannya bisa besar dan berwarna hijau. Ada juga monster imut dan lucu seperti dalam film animasi Monsters, Inc., Pokemon, dan Digimon. Ahahahah..

Jan Ethes Yang tersayang,
Kata Monster berasal dari bahasa Latin kuno monstros atau monstrum yang berarti “pertanda”, berakar dari kata moneo, “mengingatkan”, juga dapat berarti “keajaiban”. Memang ‘gak nyambung ya antara arti dan kenyataannya, biar saja sayang.
.
Kata orang-orang monster itu banyak jenisnya, yaitu; monster setengah manusia, Setengah dewa, Setengah iblis, Alien, Mayat, Hewan, Tanaman, dan Mesin. Kata mereka juga monster itu tinggal di pulau-pulau yang sepi karena mereka berbentuk aneh-aneh.
.
Jan Ethes Yang tersayang,
Waktu Om sekolah dasar, om pernah tidak suka dengan seorang guru kesenian, maka om panggil ibu monster. Kenapa?, karena om takut jika disuruh kedepan kelas untuk bernyanyi. Setelah Om besar akhirnya Om tahu itu prilaku jelek, karena biar bagaimana pun dia adalah manusia juga dan tugasnya mendidik kita agar lebih baik. Tapi Om lupa lagi namanya.
.
Jan Ethes Yang tersayang,
Dalam ajaran kita, Islam, dikenal juga seekor monster yang akan muncul dari bumi, sebagai salah satu tanda-tanda mendekati Hari Kiamat dari 6 makhluk lainnya, yaitu Dabbat al-Ard (“Hewan bumi (tanah)”). Kata guru Om waktu itu, Kepalanya seperti kepala kerbau, matanya seperti mata babi, telinganya seperti telinga gajah, tanduknya seperti tanduk rusa jantan, lehernya seperti leher burung unta, dadanya seperti dada singa, warna kulitnya seperti warna kulit harimau, panggulnya seperti panggul kucing, ekornya seperti ekor biri-biri jantan dan kakinya seperti kaki unta. Tingginya hampir sama dengan pohon kelapa. “…dan apabila perkataan telah jatuh atas mereka, Kami keluarkan sejenis binatang melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka, bahwa sesungguhnya manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami. (An Naml: 82)..”, Hiii, serem ya?
.
Jan Ethes Yang tersayang,
Kata guru ngaji itu, monster berupa binatang melata ini akan keluar di kota Mekah dekat gunung Shafa, setelah peristiwa Matahari terbit dari Barat. Dan ia membawa tongkat Nabi Musa As. dan cincin Nabi Sulaiman As. Dia akan menegur orang yang tidak percaya kepada Allah SWT – Tuhan YME. Walaupun tubuhnya serem, tapi Om anggap ini monster baik ya.
.
Jan Ethes Yang tersayang,
Om dan teman—teman Om yang juga Relawan , tahu sekali jika kamu adalah cucu Presiden ke-7, Ir.H. Joko Widodo atau yang akrab kami panggil Jokowi , yang kamu bilang artis itu. Ahahah…, Om juga tahu jika kamu adalah putra dari Gibran Rakabuming Raka dan mamah kamu, Putri Solo – Selvi Ananda yang menikah tahun 2015 lalu. Sayangnya waktu papah dan mamah kamu menikah Om tidak sempat datang ke Solo, karena sakit. Namun waktu Om Bobby dan Tante Kahyang menikah, Om dan teman-teman datang ke Solo.
.
Jan Ethes Yang tersayang,
Karena kamu lahir Rabu, tgl. 10 Maret 2016 , kemudian diberi-nama cantik & unik “Jan Ethes Srinarendra”. Nama yang cukup unik dan belum banyak digunakan orang Jawa pada umumnya. Jan bisa dimaknai dengan ‘sangat’, dan kata ini jarang digunakan sebagai sebuah nama, biasanya hanya dalam percakapan saja. Kemudian Ethes berarti ‘cekatan’. Sama halnya dengan Jan, Ethes pun jarang digunakan sebagai nama. Sementara Sri Narendra berarti ‘pemimpin yang cerdas’. Om yakin pasti kakek Jokowi dan Nenek Iriana yang kasih nama ini ya?, Ahahaha…
.
Jan Ethes Yang tersayang,
Kamu diberkahi dengan zodiak Pisces , Dua Ekor Ikan.Yang bersifat aktif, cerdas, manja, selalu mencari ilham, Dipercaya, puitis, menyukai musik, beragama, bersifat setia, dan tidak mudah mengaku kalah
.
Jan Ethes Yang tersayang,
Akhir-akhir ini nama kamu dikaitkan dengan kakek karena dianggap kamu dibawa-bawa kampanye kakek. Om dan teman-teman relawan jadi pengen guling-guling, ketawa ngakak. Bahkan hal ini secara jelas disampaikan oleh ‘Mbah Hidayat Nur Wahid – Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), ‘Mbah Ferdinand Hutahaean – Ketua DPP Partai Demokrat, dan Presiden PKS – Mbah Sohibul Iman.

Khusus Mbah Ferdinan Hutahaean, Om tahu dulunya dia adalah relawan Jokowi juga, bahkan keberadaannya di ormas BARA JP , Om ini jauh tingkatnya dibanding Mbah ini. Karena Om adalah salah-satu founder/pendiri BARA JP thn.2013 lalu dia baru muncul belakangan, pemain baru, relawan dadakan. Ahahahah….
.
Dia sibuk di sosmed ‘membully kamu , Jan Ethes sayang. Namun Mbah itu lupa bahwa mbah itulah yang berkapampanye dan berpolitik membawa anak kecil se-usia kamu. Mbah itu lupa jika ‘rekam-jejak dan rekam-digitalnya ada dimana-mana. Koplak ya, sayang !
.
Jan Ethes Yang tersayang,
Kamu jangan sedih ya karena kamu disangkut-pautkan para lawan politik kakekmu. Mungkin karena mereka sudah bingung bagaimana ‘melengserkan kakekmu, teruslah bermain sebagaimana ikan-ikan lucu di laut dan tempat lainnya. Teruslah menjadi obat penghibur kakekmu dan kami , para relawan Jokowi.
.
Ini Juga enjadi pembelajaran positip untuk para Relawan kakek lainnya, khususnya untuk ‘Mbah Andi Widjajanto – Ketua Tim Cakra 19, salah satu tim bayangan pemenangan kakek untuk Pilpres 2019 yad karena mbah inilah yang awalnya ‘menyebut nama kamu sebagaai bagian dari kampanye, koplak !, Mbah itu bilang kubu kakemu & kyai Ma’ruf Amin sudah unggul dalam pertarungan di sosial media dari paslon 02, Prabowo Subianto – Sandiaga Uno. Karena ada kamu sebagai salah satu magnet kuat yang kerap menuai simpati di media sosial. “Kami punya Jan Ethes yang benar-benar mereka (kubu Prabowo) enggak punya,” ujar Mbah Andi Widjajanto di bilangan Gelora, Jakarta pada Jumat malam, 25 Januari 2019. Yang kemudian menjadi ‘blunder untuk relawan lainnya.
Maafkan Mbah Andi ya , Jan Ethes Sayang !
.
Jan Ethes Yang tersayang,
Waktu Om kuliah, ada pelajaran tentang Psikology-komunikasi. Diantaranya menyebutkan bahwa setiap manusia punya rasa & prilaku Paranoia atau Paranoid , yang disebut sebagai gangguan mental .Orang yang merasa dihantui akan penderitaan , kesedihan Dan meyakin bahwa orang lain ingin membahayakan dirinya.

Secara garis besarnya , orang ini mempunyai sikap curiga, cemas dan takut berlebihan terhadap sesuatu yang dirasa akan membahayakan dan merugikan, padahal semuanya hanya permainan pikiran saja, merupakan penyakit kejiwaan yang disebut dengan parno.
Mereka yang mengalami penyakit ini perasaannya sangat sensitif dan bawaannya selalu curiga.
.
Jan Ethes Yang tersayang,
Kamu adalah anak lucu, cucu Presiden ke-7 yang Inshaa Allah akan lanjut hingga tahun 2024 mendatang. Kamu lucu, tidak menakutkan seperti monster. Pokoknya,
Kamu jangan sedih ya karena situasi ini. Yang jelas , teruslah bermain sebagaimana ikan-ikan lucu di laut dan tempat lainnya. Teruslah menjadi obat penghibur kakekmu dan kami , para relawan Jokowi. Inshaa Allah, Aamiin Yarabil’alamiin.
.
Salam sayang selalu untuk kamu dari Om Arief, dan Om Dicky serta Om Jonny Sirait. Mohon maaf lahir bathin…. #Waspada Bangkitnya Orba !# —– (Arief P.Suwendi, Ketum PERI – Persatuan Relawan Indonesia, Penasehat Media Ummat & Indonews Bd.Media & Event Organizer + Sekjend DPD GMPK Kab. Bogor )

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook