“HARI PERS & LAWAN KORUPSI 2019-2024” .

“HARI PERS & LAWAN KORUPSI 2019-2024”
.
Bismillahirahmanirahuum,
Assalamualaikum wrwb,
Salam Damai & Sejahtera Kita Semua.
SAMPURASUN.
.
Saat ini hedonisme bukan lagi sebuah pandangan, melainkan sudah menjadi Life-Style (gaya hidup) , Gaya hidup yang menonjolkan kemewahan, kesenangan dan berfoya-foya serta menghamburkan uang.
.
Cilakanya karena ingin ber-hedonisme dan disebut ‘gaul, banyak diantaranya yang terjerat sebagai koruptor, bandar narkoba, prostitusi online, dan prilaku negatif lainnya.
.
Dalam KBBI – Kamus Besar Bahasa Indonesia: Hedonisme adalah pandangan hidup yang menganggap bahwa kesenangan dan kenikmatan materi adalah tujuan utama hidup.
Prilaku Hedonisme ini kalau tidak di-menej dengan baik maka akan membawa kejurang masalah bahkan ke penjara sekali pun. Prilaku yang ‘mendewakan materi alias gaya hidup konsumtif.
.
Maka diantara yang kemudian berurusan dengan KPK. Kejaksaan atau Polri dan LSM Anti korupsi mayoritas para koruptor itu karena korban Hedonisme, gaya hidup konsumtif, hingga karena mimpi mencapai satu jabatan (kepala daerah, nyaleg, dsb).
.
Diakhir tahun 2018 tercatat periode thn.2014-2018 kerugian negara akibat korupsi (ollegal dishing, illegal lodging, dsb) lebih dari Rp.2000 trilyun. Dan ditahun 2017-2018 pun tercatat lebih dari 119 orang anggota DPR dan DPRD, 15 orang Gubernur, 50 orang Bupati Walikota dan 102 kepala desa yang tertangkap karena korupsi dengan berbagai alasan dengan kerugian negara lebih dari Rp.200 milyar ?

PERAN PERS MEMERANGI KORUPSI
Maka disaat pemerintahan Jokowi sedang ‘merangkai kembali kehancuran-kehancuran bangsa dan negara ini akibat korupsi, banyaknya proyek mangkrak, lemahnya penegakan hukum bagi koruptor dsb. Kami, yang memang ‘pekerja media jalanan (street Jurnalism) merasa wajib melindungi dan mengawal Jokowi untuk terus bekerja baik.
.
Korupsi merupakan satu penyakit akut dan kejahatan dahsyat (extra ordinary crime) dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Jokowi paham itu, termasuk saya dan teman-teman di INDONEWS atau di DPD GMPK Kab.Bogor .
.
Mewabahnya penyakit korupsi telah merusak sendi-sendi dan tatanan sosial dalam segala aspek kehidupan. Maka tugas pemberantasan korupsi tidak boleh hanya mengandalkan peran KPK, Kejaksaan, dan Kepolisian semata. Akan tetapi, pemberantasan korupsi harus menjadi tanggung jawab kolektif seluruh elemen warga bangsa, termasuk para pekerja media. Yang mana juga dalam UU No.40/1999 tentang Pers disebut bahwa salah satu fungsi Pers adalah ‘Kontrol Sosial
.
Saya dan teman-teman senang disebut ‘pekerja media jalanan, karena kami lebih bebas ber-ekspresi melalui tuts note-book atau keypad handphone . Saling berbagi informasi & saling nasehat-menasehati sebagaimana semua agama mengajarkan untuk selalu berbuat kebaikan.
.
Di tahun 1997 lalu, saya pernah dipanggil Kepala Dinas Kebersihan disatu provinsi besar. Awalnya sederhana saja , saya menulis adanya ketimpangan biaya BBM atas unit-unit R4 mereka. Disebut dalam laporan yang saya terima dari ‘intel dalam mereka, biaya solar sehari mencapai Rp.XXXXXX untuk puluhan unit dump-truck pengangkat sampah. Setelah saya re-check , turun ke TPA tempat mereka buang sampah, menghitung jumlah unit truck yang jalan per-harinya hingga sepekan kemudian, nyatanya dari puluhan unit tsb nyatanya hanya belasan unit saja. Berarti ada ‘penggelembungan biaya dan pemalsuan data.
.
Rilis berita pun saya kirim untuk konfirmasi, tidak sampai 36 jam, saya pun dipanggil bertemu mereka, mengajak 86. Saya menyerahkan semua kepada owner, yang penting tugas saya sebagai ‘pekerja media (wartawan) sudah selesai. Mencari data, fakta, re-check untuk ke-akuratan berita yang akan di-publish.
.
Saat ini saya menjadi bagian dari INDONEWS, semoga nyali, spirit, profesionalitas saya masih tetap terjaga. Khususnya dalam mengawal Dana Desa 2019-2024.
.
Sore ini (Minggu, 10/2/2019) saya mendapat kopi pernyataan dari warga desa di kabupaten Bogor melalui Pimred INDONEWS – Jonny Sirait,Amd ; akan adanya dugaan korupsi atau pelanggaran prosedur atas Program Nasional Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PRONA PTSL) disana. Saya dan tim langsung melakukan kordinasi dengan berbagai pihak agar ke-akuratan data ini syah secara hukum.
.
Dalam UU Tindak Pidana Korupsi No.31 Tahun 1999 disebutkan bahwa yang termasuk dalam tindak pidana korupsi adalah “setiap orang yang dikategorikan melawan hukum, melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri, menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan maupun kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara”. Bermakna bahwa perilaku korupsi merupakan sebuah perilaku yang memenuhi unsur-unsur kecurangan, penipuan, penyalahgunaan wewenang, memperkaya diri atau golongan yang merugikan keuangan negara
.
Nah itulah target kita, mereka para koruptor sekecil apapun, dimana pun mereka berada, merekalah sesungguhnya sampah dan parasit bangsa dan negara besar ini. Lawan !
.
Bagi saya sederhana saja jika ingin berkiprah ikut serta memerangi Korupsi , mulailah dari diri sendiri & keluarga. Jauhkan prilaku Hedonisme, terima apa adanya apa yang telah Allah SWT – Tuhan YME berikan. Jauhlah bergaul dengan orang yang korup dan khianat menjaga amanah moral dan materi.
.
Hal ke-dua, jika kita memang berprofesi sebagai ‘pekerja media jalanan atau bagian dari LSM Anti Korupsi maka lakukan yang terbaik dan takutlah kepada Allah, bukan kepada siapa-siapa.
.
Bagi anda para pejabat publik/aparatur pemerintah, hati-hati kalau pun banyak media dan LSM Anti Korupsi tidak tahu apa yang kalian korup, jangan lupa Allah SWT – Tuhan YME tidak pernah tidur, dan ajabnya maha pedih.
.
Apapun korupsi itu sama dengan ‘mencuri, ““Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri, potonglah tangan keduanya sebagai pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan dan sebagai siksaan dari Allah. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. al-Maidah: 38).
.
SELAMAT HARI PERS NASIONAL, Tgl. 9 Februari 1985 – 2019 ; “LAWAN KORUPSI, LAWAN HEDONISME !”
.
Mohon maaf lahir bathin…. #Waspada Bangkitnya Orba !# —– (Arief P.Suwendi, Ketum PERI – Persatuan Relawan Indonesia, Penasehat Media Ummat & Indonews Bd.Media & Event Organizer + Sekjend DPD GMPK Kab. Bogor )

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook