Warung Kopi BOGOR KAPAYUN !, “KERJA CERDAS RELAWAN JOKOWI JAWA BARAT”

Warung Kopi BOGOR KAPAYUN !,
“KERJA CERDAS RELAWAN JOKOWI JAWA BARAT”
.
Bismillahirahmanirahiim,
Assalamualaikum wrwb,
Salam Damai & Sejahtera Untuk Kita Semua.
SAMPURASUN.
.
Malam ini, Senin (04/03), saya diundang Lae Jonny Sirait,Amd dan teman-teman LSM Bogor Kapayun ! ke sebuah coffee-shop sekitaran Cisarua, Bogor. Mereka dari Sukabumi , saya dari Bandung. Hadir saat itu; Lae Jonny, Wawan Kurniawan , Iyan Mufti, dan beberapa teman relawan Jokowi lain dari Bekasi, Cianjur, Sukabumi dan Tangerang. Sayang mas Ary Dicky Buntoro – Kordinator Konsorsium Relawan Jokowi (KRJ) & Sekjen JMN berhalangan hadir karena masih ada kegiatan di Sentul, Bogor.

Kami pun langsung terlibat diskusi mengenai beberapa hal, Lae Jonny Sirait langsung membuka pembicaraan, tentunya sambil menyeruput Kopi Panasnya; “…Gerakan relawan Jokowi menjelang ‘coblosan tgl.17 April yad harus makin masif, profesional dan tepat guna. Maka ide kang Arief mengenai Rencana Bhakti sosial di kawasan Tugu & Museum PALAGAN BOJONGKOKOSAN , kecamatan Parungkuda, Kab.Sukabumi adalah yang menjadi prioritas kita kedepan. Perang atau Palagan Bojongkokosan tgl.9 Desember 1945 – 14 Maret 1946 lalu bukan sekedar perang TKR (TNI), rakyat semesta melawan Inggris, Gurkha & NICA belaka. Namun disana ada semangat perlawanan hingga titik darah terakhir kalau pun berbekal bambu-runcing dan gerilya melawan tentara yang terbiasa di World-War 1 & 2, mereka persenjataannya tingkat dunia apalagi didukung pesawat-pesawat tempur Inggris bernama RAF – Royal Air Force. Lebih dari 200 orang TKR dan rakyat sipil gugur termasuk desa-desa sekitar yang hancur luluh. Perang ini tercatat dalam sejarah dunia khususnya di Parlemen Inggris , bagaimana mereka ‘malu’ karena kekalahan dahsyatnya. Momentum ini yang kemudian menjadikan peristiwa BANDUNG LAUTAN API tgl.24 Maret 1945. Mereka mundur ke Jakarta dengan bendera putih. Kita harus berbuat sesuatu meningkatkan publikasi musium dan situs bersejarah ini, dengan cara kita. Cara relawan Jokowi Jawa Barat.

Ditambahkan Lae Jonny Ketum LSM Bogor Kapayun !, Ketum Sahabat Jokowi Kerja (Joker) ini, bahwa saat ini Bojongkokosan masuk dalam pemerintah kecamatan Parungkuda dengan 8 desa lainnya; Bojongkokosan, Kompa, Sundawenang, Babakanjaya, Langensari, Palasari hilir, Parungkuda dan Pondok kaso landeuh. Kita bisa bekerjasama dengan SKPD & Instansi terkait, Koramil, Polsek Parungkuda, dsb. Apalagi di Parungkuda sejak thn.2018 lalu telah berdiri RS type D Altha Medika diatas tanah lebih dari 6000 meter dan bangunan sekitar 2000 meter.
.
“Aku berharap kalau pun rencana kegiatan ini sangat sederhana, namun aku yakin jika hal ini dikemas oleh kang Arief yang berpengalaman dalam Event Organizer skala nasional dan internasional, maka gaungnya pun akan lebih dahsyat..”, kata Lae Jonny, saya yang sedang makan pisang goreng terbatuk-batuk. ‘Bisa aja kau Lae..
.
(2). Saya kemudian berceritera, “Kesenian Wayang Golek bukan sekedar kesenian hiburan masyarakat Sunda, namun dia mampu menjadi ‘penyambung lidah program kerja Jokowi, baik yang telah lalu maupun waktu mendatang. Maka saya selaku urang Sunda merasa perlu mengangkat dua-jempol saya kepada Viktor Sirait yang telah mampu mengumpulkan Ribuan masyarakat di Lapangan Sepak Bola Cidamar, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (1/3) lalu menonton pagelaran Wayang golek dengan Dalang ‘heeboh – kang Dadang Cahyana Sunandar.
.
Kalau pun saya tidak dapat hadir saat itu, namun dari ceritera teman-teman relawan dan media massa penyelenggaraan ini terbilang sukses apalagi diprakarsai oleh Viktor Sirait yang notabene bukan urang Sunda, namun seorang Batak tulen. Ini bagian dari KERJA TEPAT, KERJA CERDAS & KERJA PROFESIONAL. Layak ditiru oleh relawan Jokowi Jawa Barat lainnya. Apalagi Desa di Jawa Barat ini ada lebih dari 5000 desa, harus ada gagasan membuat pagelaran wayang golek kolosal dan serentak di seluruh Jawa barat. Menyampaikan hasil kerja dan rencana kerja Jokowi antara th.2014-2019 dan th.2019-2024. Inshaa Allh ini lebih bermanfaat dalam mencapai suara Jokowi diatas 53% baik tingkat nasional dan di Jawa Barat khususnya.
.
Hujan tiba-tiba turun deras disertai petir, seolah alam pun menyetujui apa yang kami diskusikan malam itu. Kami pun bergegas mencari tempat yang lebih nyaman, namun bukan karena kami tidak menghargai jika hujan pun adalah bagian dari rejeki dan berkat Tuhan. Namun karena kami ingin menjaga fisik agar tetap fit dan bekerja keras lagi esok harinya dalam meraih suara Jokowi diatas 53%. ‘Ahahahah, lebay.

Salam hangat kami untuk teman-teman di BARA JP lainnya, Lae Sihol Manulang, Utje Gustaf Patty, Indra Rajaguguk, Vivi, dsb. Kecuali Ferdinand Hutahaen ya. Ahahahah. “SALAM SATU KOMANDO JEMPOL”. Ahahah…—- ‘Hadé tata hadé basa, baik tingkah-lakunya baik bahasanya. Holong mangalap holong . Wassalamualaikum wrwb, Mohon maaf lahir bathin. Jokowi Harus Menang diatas 53%, #Waspada Kebangkitan Orde Baru#, — Arief P.Suwendi – Ketum PERI – Persatuan Relawan Indonesia, Penasehat Media Ummat & Indonews bd.Media – Event Organizer + Sekjend DPD GMPK kab.Bogor)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook