Warung Kopi BOGOR KAPAYUN !, SUNDA & BATAK NGAHIJI, JOKOWI MENANG ! .

Warung Kopi BOGOR KAPAYUN !,
SUNDA & BATAK NGAHIJI, JOKOWI MENANG !
.
Bismillahirahmanirahiim,
Assalamualaikum wrwb,
Salam Damai & Sejahtera Untuk Kita Semua.
SAMPURASUN.
.
HORAS !, Sabtu, tgl. 9 maret 2019. Saat itu waktu telah menunjukan pkl. 14.00. Teman-teman panitia MALAM KEAKRABAN BATAK KOTA BOGOR & CIANJUR mulai fokus kepada bagaimana menanggulangi hujan jika turun saat acara, kalau pun tim perlengkapan stage & sound-systim sudah ada yang menangani dibawah komando Utje Gustaf Patty (Sekjend BARA – JP), Indra Rajagukguk, Vivi JKW dsb – juga kesepahaman kita kemudian agar tidak ada APK – Alat Peraga Kampanye dilokasi acara sebagaimana janji kita dengan Panwaslu/cabang kota Bogor. Semua harus terukur dan diterjemahkan dengan baik. Check list on progress.

Jika teman dan pembaca INDONEWS bertanya mengapa ada logo BARA-JP disana, itu sebagai penghargaan kepada organisasi senior Jokowi ini yang juga donatur acara. Sedangkan saya, Lae Jonny Sirait, Wawan Kurniawan, Iyan Mufti, Ranto Sirait , Max Dy, Aleza dsb adalah Event Organizer acara mewakili INDONEWS & BOGOR KAPAYUN !, Paham?, Ahahah…
.
Memenej & mengumpulkan orang BATAK se-kota Bogor & Cianjur bukanlah masalah sepele, apalagi waktu kerja yang demikian singkat, kalau boleh kami sebut kami hanya punya waktu sekitar 17 hari. Tapi karena sudah biasa menjadi EO, skala nasional dan lokal, ya jadi biasa saja. Hanya satu tantangan terberat dari acara ini adalah kita harus taat kepada aturan Panwaslu/cab kota Bogor. Bahwa acara ini harus jauh dari bau Pilpres 2019 dan segala APK-nya. ‘Ahahahah….
.
Khususnya kami, selaku relawan Jokowi memenej event apapun telah sering kami lakukan. Termasuk saat pelaksanaan KONGRES RELAWAN JOKOWI SE-DUNIA THN.2013 di Gedung Indonesia menggugat,Bandung. Tgl.15-16 Juni 2013. Yang diantaranya melahirkan kesepakatan : 1. Segera meminta PDIP untuk mencapreskan Jokowi, 2.Terbentuknya BARA JP sebagai induk relawan Jokowi . Sejarah tidak mungkin dilupakan, maka diacara Batak ini spirit ini seolah ‘ber-reuni kembali.
.
Para Pembaca INDONEWS Yth,
Saat break kerja, kami pun ‘ngopi dibelakang stage, dari obrolan ringan ala relawan Jokowi ada juga yang serius. Apalagi setelah kopi panas melalui gelas plastik mineral tersaji, Diskusi pun berlanjut lebih ‘kenceng.
.
“Langit cukup gelap, semoga tidak hujan sehingga acara berjalan lancar. Tenda, panggug, listrik, sarana toilet telah kita re-check semua. Polisi bekerjasama dengan manajemen GOR Padjadjaran Bogor pun demikian, telah cukup baik. Semoga kursi yang tersedia dapat menampung lebih dari 400 perwakilan suku Batak di Bogor dan Cianjur. Ini memang bukan acara Pilpres 2019, kita harus tunduk aturan..”,kata Lae Jonny Sirait – wakil ketua panitia sambil meyeruput kopinya. Saya manggut-manggut sambil re-check rundown acara.
.
(1). Banyak yang terlupakan bahwa selain bidang infrastruktur yang dibenahi Jokowi, hal lainnya adalah bidang Pendidikan, maka jauh hari telah diluncurkan Kartu Indonesia Pintar (KIP).kemudian akan muncul KIP KULIAH. Keseriusan Jokowi ttg KIP telah dirasakan lebih dari 18,7 juta anak di selutruh Indonesia – baik untuk membeli buku, seragam dan juga sepatu.
.
(2). Di sisi lain, Jokowi dan instansi terkait juga menjamin kesehatan masyarakat melalui KIS – Kartu Indonesia Sehat sejak th.2015, yang diakhir 2018 lalu telah mencapai lebih dari 92,4 juta orang
.
Dari 2 hal diatas siapa yang ‘mampu menyanggah bahwa diantaranya mereka yang selama ini ‘mencemooh Jokowi adalah bagian dari pesertanya. Mereka malu untuk memuji kerja Jokowi , namun mereka ikut menikmatinya, itu intinya, termasuk mereka yang saat ini di #02 maupun anggota HTI, ‘Ahahahah…
.
.
“Dengan demikian, dijaman Jokowi ini tidak ada lagi nyinyiran bahwa ORANG MISKIN TIDAK BOLEH PINTAR, ORANG MISKIN TIDAK BOLEH SAKIT. Jokowi mencoba merubah itu, memberi keyakinan bahwa seluruh rakyat Indonesia berhak pintar dan berhak sehat. Termasuk orang-orang di #02 dan anggota HTI yg malu-malu kucing”, kata saya. Ahaayy..!!
.
Para Pembaca INDONEWS Yth,
(3). Jika saat ini jumlah DPT Jawa Barat lebih dari 32,4 juta di Pilpres 2019 yad, maka ada lebih 10-25% adalah saudara saudara kita yang non-muslim, diantaranya saudara kita suku Batak. Maka sekarang waktunya kita bangun Jawa barat agar tidak lagi dienal sebagai provinsi tertinggi dalam hal kasus2 Intoleransi. Urang sunda & Batak ‘wajib hukumnya menjadi pelopor Bhinneka Tunggal Ika bersama Jokowi-KH.Ma’ruf Amin di thn.2019-2024 yad.”HOLONG MANGALAP HOLONG !”.
.
Dan, untuk mewujudkan Indonesia maju, yang selama ini diwariskan dengan ratusan milyar kerugian negara akibat korupsi bukan perkara mudah. Jokowi bukan banteng, namun dialah matador sesungguhnya. Jokowi berhak mengklaim bahwa angka kemiskinan berhasil ditekan hingga di bawah 10 persen, satu prestasi ‘langka selama ini.
.
Hal lain, Jokowi mampu membangun sistem jaminan sosial. Salah satunya karena telah ada 10 juta keluarga mandiri karena dapat bantuan PKH, sehingga anak-anak dari keluarga miskin tetap bisa sekolah. Dan telah ada sekitar 14 juta rakyat dapat bantuan pangan.
.
Awan mendung masih memayungi halaman GOR Padjadjaran Bogor, sesungguhnya memang kami letih dan dehidrasi karena teriknya matahari beberapa jam sebelumnya. Namun rasanya belumlah seberapa dibandingkan dengan stamina Jokowi selama ini. Sehatnya Jokowi tidak perlu dibuktikan dengan kerapnya membuka baju didepan umum dan melemparkannya ke-orang lain. Yang jelas Indonesia memerlukan presiden yang sehat, bersih dari kejahatan HAM masa lalu, bersih dari korupsi dan tidak gemar memaki orang lain atau melempar Hp. Kemudian suasana hening, hanya terdengar seruput kopi-kopi kami yang mulai dingin, ——- BERSAMBUNG ———–
.
Para Pembaca INDONEWS Yth,
Mari rapatkan barisan, !,#JOKOWI HARUS MENANG DIATAS 53%, titik ! — Wassalamualaikum wrwb, Mohon maaf lahir bathin……. #Waspada Kebangkitan Orde Baru#, — Arief P.Suwendi – Ketum PERI – Persatuan Relawan Indonesia, Penasehat Media Ummat & Indonews bd.Media – Event Organizer + Sekjend DPD GMPK kab.Bogor)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook