MENGINTIP TOTALITAS & LOYALITAS BARA JP UNTUK JOKOWI SEJAK THN. 2012

MENGINTIP TOTALITAS & LOYALITAS BARA JP UNTUK JOKOWI SEJAK THN. 2012

Indonews Bandung. Fenomena Jokowi sudah kami rasakan dan turut dentumkan sejak lama. BaraJP sebagai Relawan Sulung dari elemen kerelawanan, saat itu desak Mega wati agar Capreskan Jokowi di Pilpres 2014. Singkatnya, Jokowi Menang, relawan senang! Semata-mata untuk cita-cita Indonesia yang lebih baik,” Ujar Viktor Sirait disela sela Deklarasi Jabar Ngahiji di Bandung, Minggu 10/03/2019.

Lebih lanjut ia ungkapkan, “Di Jabar, saat Pilpres 2014 Jokowi kalah suara dengan Prabowo. Sehingga sebagai daerah penentu (Jabar dengan DPT terbesar se-Indonesia) maka untuk Pilpres 2019 relawan pun antisipasi total didaerah ini. Oleh berbagai pihak, termasuk didalamnya gabungan beberapa elemen relawan maka Deklarasi Jabar Ngahiji digelar.

Perlu dicatat, BaraJP selalu dan terus ambil peran total inisiatif apapun untuk menangkan Jokowi. Aktif touring program dalam format varian agenda (pengajian, seni budaya, dlsb) untuk mensosialisasikan sosok Bapak Jokowi – Ma’ruf serta meluruskan dan melawan hoax yang merajalela selama ini,” Ungkapnya.

Sekjen Gustaaf Utje Patty menggagas Komando BaraJP sebagai desk khusus untuk pemilu 2019 dengan kewenangan & sifat yang khas di bawah komando Viktor Sirait. Komando sendiri adalah akronim dari Jokowi – Ma’ruf Untuk Indonesia. Komando BaraJP menyelinap kemana-mana, siapkan/cetak Kaos, Flyer, Banner, Kaos, dlsb APK, menyebarkan, membagi APK serta kordinasi dengan BaraJP tingkat Provinsi/Kab-Kota untuk siapkan berbagai acara di daerah oleh Warsun sebagai Penyisir Lapangan dibawah pengawasan Ivan Roy Hutapea sebagai Manajer Logistik.

Viktor juga memaparkan saat perjalanan, kembali ke Jabar Ngahiji sebagai estafet program yang tanpa henti kami lakukan. Usai Wayang Golek di pelosok Cianjur, Tim pun bergerak ke pelosok Sukabumi dalam rangka peresmian Jembatan yang dibangun oleh Gabungan Elemen Relawan (KAPT, BaraJP, Almisbat, RAJB, dll) dalam nama KPN, panggung acara sendiri di pandu oleh Obbie Maulana.

Usai Sukabumi, selanjutnya Komando BaraJP mengumpulkan ratusan wakil orang Batak berbagai puak se-Bogor-Cianjur dalam malam budaya keakraban di Pelataran GOR Pajajaran Bogor. Acara ini pun sukses berkat tangan dingin rekan Jonny Sirait dan kawan-kawan.

Tenga malam Acara Keakraban selesai, Komando BaraJP lanjut beranjak ke Kota Bandung guna terlibat di acara Jabar Ngahiji keesokan paginya. Tanpa istirahat, tidak tidur rombongan 4 mobil Komando bergerak via puncak. Diperjalanan, sekitar pukul 03.00 WIB mobil Komando Tim Wesly mengalami rem blong. Agar tidak tertinggal di acara Jabar Ngahiji (start Jam 7 pagi) maka tersisa iringan 3 mobil lanjutkan perjalanan. Wesly dkk menginap menunggu perbaikan jika memungkinkan kelar maka akan menyusul segera.

Tiba di Bandung, di Monumen Perjuangan Rakyat pukul 6 pagi, Mas Dwi Soebawanto (Ketua BaraJP Jabar) menyambut dan kami langsung rapat kordinasi di posko dadakan sebrang UNPAD Jl. Dipatiukur Bandung. Kami detail kan ulang terkait pengerahan seribuan massa BaraJP diacara Jabar Ngahiji tersebut.

Acara dimulai dan berjalan luar biasa. Massa berbagai elemen relawan dan alumni SMA & perguruan tinggi banjiri halaman monumen. Saling berjumpa sesama kawan, dsbnya moment terjadi disana. Pak Jokowi dan Tim TKN tiba dan turut disambut kedatangannya oleh Vivi Evilia & Viktor sebelum langsung menaiki mimbar orasi yang disiapkan panitia.

Orasi Jokowi tak ada matinya, bergaung menggema membius puluhan ribu massa yang berdesakan disana. Usai orasi, massa turut meringsek salami Jokowi dan minta berselfie, hal itu berlangsung sembari Jokowi berjalan ke tenda VIP untuk menyalami para sesepuh Pasundan serta tokoh yang sudah menunggu, ada Solihin GP, Agum Gumelar, Arifin Panigoro, dll.

Dorong-dorongan massa tak terhindar, teriak histeris pun membahana khususnya di kalangan wanita. Demikian terus terjadi sampai Jokowi masuki mobil untuk tinggalkan acara. Paspampres sangat super tingkat kesabaran mengatur iringan mobil Jokowi berjalan pelan akibat massa terus mendekat dan minta salaman dari sela kaca pintu mobil dimana Jokowi duduk.

Saling jepit antar massa tak terelakkan. Tim Komando BaraJP pun alamai sedikit insiden kecil oleh jepitan massa disiang bolong tepat jam 12 siang tersebut. Walau sempat pingsan oleh jepitan serta injakan massa tapi Vivi Evilia tetap berhasil terselamatkan. Handphone rekan Kitting hilang! Semua serba terjepit dan itu biasa kita alami, itulah fenomena Jokowi. Kami para relawannya akan terus setia melewati perjuangan bersamanya untuk membangun negeri. Ini sudah takdir dan hasrat kami. Salam Komando, Jokowi-Ma’ruf Untuk Indonesia, #01Menang! #JabarNgahiji.pungkas Viktor mengakhiri wawancara tersebut. (Ade Nopiansyah)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook