Warung Kopi BOGOR KAPAYUN !, “SABAM SIRAIT, BANTENG YANG TIDAK PERNAH TIDUR !”

Warung Kopi BOGOR KAPAYUN !,
“SABAM SIRAIT, BANTENG YANG TIDAK PERNAH TIDUR !”
.
Bismillahirahmanirahiim,
Assalamualaikum wrwb,
Salam Sejahtera dan Damai Untuk Kita Semua,
SAMPURASUN.
.
Senin, tgl. 25/3/2018, pkl. 18.00 , Lae Jonny Sirait – Ketum BOGOR KAPAYUN ! & Sahabat Jokowi Kerja (Joker) telah lebih awal datang di rest area Tol Sentul Selatan, dimana ini lokasi biasa jika kami ‘mojok’. “Kita langsung berangkat bang”, kata Lae dari balik jendela mobil, saya mengangguk dan membayar bon kopi langsung masuk mobil dan ‘cuusss..

Pkl.19.00. WIB kami telah tiba di Balai Kartini , mungkin karena Lae Jonny adalah kerabat yang punya hajat, maka ke-istimewaan parkir pun kami dapat. Tiba di Kartini Expo Room , ribuan hadirin telah memadati kursi perayaan ulang tahun perkawinan Sabam Sirait & Sondang br.Sidabutar ke-50 tahun sekaligus peluncuran buku “BERPOLITIK BERSAMA 7 PRESIDEN.
.
Saya dan Lae Jonny langsung menuju kursi VVIP dimana disana ada Maruarar Sirait (putra sulung), Putra Nababan (menantu & reporter Metro-TV), Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, Menteri Hukum dan Ham Yasonna Laoly, Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi, Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy , Pengacara Hotma sitompul, Pengacara Juniver Girsang, Pengacara Luhut Pangatibuan, artis Edo Kondolangit , artis Victor Hutabarat, dsb.

Saat pemilik Hajat (Sabam Sirait) memberikan sambutan, banyak para hadirin yang merasa haru dan bangga, berikut kutipannya: “”Saya sudah sakit sejak umur 20 tahun sampai sekarang masih sakit. Penyakit ini sudah diobati di berbagai negara. Penyakit saya penyakit pembuluh darah, semoga ini tidak dirasakan oleh kalian. Saya merasa bangga dan haru atas kesiapan acara malam ini, karena saya tidak pernah berharap seperti ini. Anak-anak, menantu , cucu dan handai-taulan yang mempersiapkan semua ini. Mereka sangat baik kepada saya semoga saya dan kalian diberi umur panjang. Terima kasih kepada istri saya yang tetap setia bersama saya, sondang Br. Sidabutar. Saya juga berterima kasih kepada dokter yang merawat saya. Dokter tersebut yang memberinya semangat untuk sembuh dari penyakitnya tersebut. Dia adalah dokter dari 7 dokter yang mengobati saya, semua menyerah, tinggal dokter ke-7 itu . Sudah 6 dokter mengundurkan diri. Dia datang malam-malam bilang saya mau mengobati saya, tapi saya harus yakin bahwa penyembuh yang luar biasa itu adalah Tuhan, maka mari kita serahkan kepada Tuhan. Karena Tuhan punya kuasa, dan besoknya saya bisa berjalan,” kata Sabam dengan bibir bergetar, sang istri Ny. Sondang tersenyum dari kursinya.

Sabam Sirait kelahiran Tanjungbalai, Sumatra Utara, tgl. 13 Oktober 1936. Beliau adalah politisi senior yang melahirkan dan membesarkan PDI & PDIP. Saat ini beliau menjabat Anggota DPD RI sejak 15 Januari 2018 menggantikan AM Fatwa yang wafat pada Desember 2017.

Saat Lae Jonny sirait berkeliling menemui handai-taulannya, saya duduk dikursi ini, dan ingat ayah di Bandung, beliau adalah aktifis Mahasiswa ITB di jamannya, dan dia juga sangat mengidolakan Sabam Sirait, ayah pernah bilang bahwa Sabam Sirait adalah BANTENG YANG TIDAK PERNAH TIDUR. Hidupnya untuk berpolitik cerdas dan lentur, hidupnya untuk Pancasila dan NKRI. Kemudian saya pun mengirim sms kepada ayah bahwa saya sedang diacara ini, ayah membalas. “Tirulah hidup dan semangat Banteng Yang tidak pernah tidur itu”
.
Tidak lama Lae Jonny datang dan kami pun berdiskusi, kata Lae Jonny. “Sabam memulai karier politiknya ketika kuliah di Fakultas Hukum UI, Jakarta, 1958. Ia tertarik berpolitik , karena melihat kekosongan setelah partai-partai dibubarkan Bung Karno. Beliau ,anak pertama dari tiga bersaudara, beliau sejak muda telah aktif sebagai ketua cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Jakarta. Beliau memang meneruskan jejak ayahnya, F.H. Sirait, pensiunan Departemen PU & T, salah seorang pendiri Partai Kristen Indonesia (Parkindo). Sedangkan ibunya, Julia Sibuea adalah pedagang beras. Sondang Sidabutar, adalah dokter lulusan Universitas Sumatra Utara (USU), Sabam banyak terlibat dalam kegiatan organisasi politik. Sebelum menjabat Sekjen DPP PDI, ia Sekjen DPP Parkindo. Sebelum Pemilu 1982, ia anggota DPR-RI dengan jabatan Wakil Ketua Komisi II, dan Wakil Ketua Badan Pekerja MPR-RI. Kini beliau di DPDRI adalah anggota dewan ‘ter-sepuh. Saya bangga bang punya orang-tua macam beliau.”, kata Lae Jonny , saya mengangguk.
.
SABAM SIRAIT & KETUA DPR RI
Saya dan Lae Jonny kemudian bergeser menghampiri Ketua DPR RI Bambang Soesatyo dan meminta statemennya, “Hahaha, saya ingat kalian yang waktu itu di acara GMPK pak Bibit di Bakamla ya?, begini ya, pak Sabam Sirait merupakan politisi yang memegang teguh prinsip. Tidak banyak politisi seperti Pak Sabam, Sekarang banyak politisi musiman, dulu memuji presiden, tapi sekarang maki-maki luar biasa. Saya senang bisa hadir disini, sabam Sirait adalah tauladan bagi saya dan para politisi muda di Indonesia. Saya memuji dan mengucapkan selamat atas perayaan ke-50 tahun usia pernikahan beliau dan Ny.Sondang, saya berharap buku pak Sabam Sirait ini menjadi inspirasi bagi semua orang…”, tutup beliau yang akrab dipanggil pak Bamsoet.
.
SABAM SIRAIT & YASONNA LAOLY
Saya dan Lae Jonny kemudian bergeser ke Menteri Hukum dan Ham Yasonna Laoly, dengan pertanyaan yang sama. Dan ini sebagian jawaban beliau, “Pak Sabam itu adalah orang tua saya dalam berbagai hal, kehidupan berkeluarga juga berpolitik. Sangat sedikit orang seperti beliau, politikus lentur namun kuat akan prinsip-prinsip. Saya akrab memanggil beliau sebagai Abang Sabam, saat masih menjadi mahasiswa di Medan, Sumatera Utara, saya mengenal dan mengetahui kiprah Abang ini. Sebagaimana saya sampaikan di mimbar tadi, saya harus jujur mengatakan bahwa karena senior Abang Sabam-lah saya masuk dunia politik , padahal latar-belakang saya adalah dosen,. Itu masa-masa indah saya dan Abang..”, kata laoly.

Sebelum meninggalkan acara, saya dan Lae Jonny masih bertanya . “Pak Laoly, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) memenangkan gugatan arbitrase internasional sehingga negara terselamatkan Rp.18 trilyun, mohon penjelasannya pak?”
.
“Ahahah, kalian ini, ini acara pak Sabam masa tanya-tanya yang lain. Tapi begini ya, kita memang memenangkan gugatan arbitrase internasional yang dilayangkan dua perusahaan tambang asing, Churchill Mining Plc dari Inggris dan Planet Mining Pty Ltd dari Australia. Dengan begitu, pemerintah RI telah menyelamatkan dana sebesar USD 1,3 miliar atau sekitar Rp 18 triliun. Putusan tersebut telah dikeluarkan oleh Komite Pusat Internasional Penyelesaian Perselisihan Investasi atau International Centre for Settlement of Investment Disputes (ICSID) di Washington DC, Amerika Serikat pada 18 Maret 2019. ICSID menolak semua permohonan annulment of the award atau permohonan pembatalan putusan yang diajukan oleh para penggugat. Oke ya begitu saja..” Beliau pun meninggalkan ruangan dikawal ajudannya yang ramah. ‘Mauliate.
.
Malam ini, tidak ada yang sia-sia bagi saya dan Lae Jonny hadir diacara ini, ‘SELAMAT ULANG TAHUN PERKAWINAN YANG KE-50, SELAMAT DAN SUKSES JUGA UNTUK BUKU BERPOLITIK BERSAMA 7 PRESIDEN’, Tuhan selalu menyertai bapak Sabam & Ibu Sondang selalu dalam kasih dan berkatnya, aamiin…
.
Kemudian, Saya dan Lae Jonny menghampiri Bang Ara (Maruarar Sirait) untuk berpamitan,’”Terima-kasih atas kehadiran kalian”,kata Bang Ara ramah. “Kita siap buat acara Batak lagi di Cianjur, bang”, kata saya, bang Ara mengacungkan jempolnya. ‘Mantap !
.
Holong Mangalap Holong ; Wassalamualaikum wrwb, Mohon maaf lahir bathin; .JOKOWI HARUS MENANG DIATAS 53%; …… #Waspada Kebangkitan Orde Baru#, — Arief P.Suwendi – Ketum PERI – Persatuan Relawan Indonesia, Penasehat Media Ummat & Indonews bd.Media – Event Organizer + Sekjend DPD GMPK kab.Bogor)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook