Warung Kopi BOGOR KAPAYUN !, NOTULENSI RAPAT KONSOLIDASI RELAWAN JOKOWI

Warung Kopi BOGOR KAPAYUN !,
NOTULENSI RAPAT KONSOLIDASI RELAWAN JOKOWI
.
Bismillahirahmanirahiim,
Assalamualaikum wrwb,
Salam Damai & Sejahtera Untuk Kita Semua,
SAMPURASUN.
.
Para Pembaca INDONEWS Yth,
Bacalah sampai selesai biar ada ilmu yang kau dapat. Ahay. Rabu, tgl.27 Maret 2019 lalu, sejak pkl. 16.00 Lobby Hotel M-One, Bogor telah dipenuhi para undangan yang terdiri 11 orang relawan yang juga perwakilan dari 11 dapil di Jawa Barat, perorangan atau mewakili grup relawan Jokowi,al: Bogor Kapayun!, Sahabat Jokowi Kerja (Joker), LSM Bodesuci, IPARI, Dsb. Cukup mengharukan bagaimana mereka bisa tiba di lokasi ini, karena militansi, loyalitas dan totalitas ke-relawanan Jokowi-nya tidak pernah berkurang. “Kita ini Siluman yang bergerak dikeheningan bening”, kata Ketum IPARI – Tan Khian Do. “Ya, siluman yang tidak bergantung kepada TKN & TKD Jokowi-Ma’ruf”, timpal yang lain. Ahahahah, ‘Jleb !
.
Setelah registrasi, menjelang magrib mereka telah masuk ke-ruang hotel masing-masing untuk istirahat. Dan usai shollat Isha kami telah menuju tempat makan disekitar Pemkab Bogor, nama tempatnya SAMBEL SETAN. Saya merasa ter-dzolimi karena harus menahan rasa untuk makan sambel yang sejak lama telah ditinggalkan. Ahahahah..

Pkl.21.11 kami telah berada diruang rapat, Jonny Sirait – Ketum BOGOR KAPAYUN ! ^ Sahabat Jokowi Kerja (Joker) yang juga Ketua Panitia langsung melakukan dialog , berikut adalah beberapa pointer diskusi kami:
.
1.Apapun, relawan Jokowi harus tetap bersinerji dengan para caleg parpol #01, agar satu-sama lainnya saling melakukan penguatan mencapai maksimal suara
.
2.Daftar Pemilih Tetap atau DPT Jawa Barat untuk Pemilu 2019 tercatat sebanyak 32.636.846 pemilih. Yaitu, 16.401.010 pemilih laki-laki dan 16.235.836 pemilih perempuan. Para pemilih tersebar di 627 kecamatan atau 5.957 desa/kelurahan dan 137.401 TPS. Jumlah TPS itu hampir dua kali lipat lebih banyak dibanding TPS pada Pilgub Jabar Juni 2018 lalu.
.
3.Jawa Barat akan terbagi dalam 11 Daerah Pemilihan (Dapil), diantaranya: DAPIL-1 (Kota Bandung dan Kota Cimahi), DAPIL-2 (Kab. Bandung dan Bandung Barat), DAPIL-3 ( Cianjur dan Kota Bogor), DAPIL-4 (Sukabumi dan Kota Sukabumi), DAPIL-5 (Kab.Bogor), DAPIL-6 (Kota Depok dan Kota Bekasi), DAPIL-7 (Bekasi, Karawang, dan Purwakarta), DAPIL-8 (Indramayu, Cirebon, dan Kota Cirebon), DAPIL-9 (Subang, Sumedang, dan Majalengka), DAPIL-10 (Kuningan, Ciamis, Pangandaran, dan Kota Banjar) dan DAPIL – 11 (Garut, Tasikmalaya, dan Kota Tasikmalaya)
.
4.Saat Pilpres tahun 2014 suara Jokowi-JK mencapai lebih dari 70,9 juta (>53%), dan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, yang meraih 62.576.444 suara (46,85%). Sayangnya, di Jawa Barat Jokowi kalah karena hanya meraih 9.530.315 suara (40,22 %). Sedangkan jumlah DPT saat itu sekitar 33.821.378 jiwa. Dalam arti tingkat partisipasi masyarakat Jawa Barat hanya 70,93% (23,9 juta). Dan, Cilakanya angka Golputnya tinggi juga yaitu sekitar 28,7% atau > 9,7 juta orang.
.
5.Jokowi-JK hanya unggul di – 4 kabupaten/kota di Jabar, yakni Kabupaten Subang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon, dan Kota Cirebon. Sedangkan Pasangan Prabowo-Hatta menang di 22 kabupaten/kota di Jabar.
.
6.Saat ini jumlah pemilih di usia 20 tahun ditingkat nasional > 17.501.278 , khususnya kelompok usia 21-30 sebanyak 42.843.792 orang. Adapun pemilih di usia 31-40 tahun sebanyak 43.407.156 orang, usia 41-50 tahun sebanyak > 7.525.537 orang, usia 51-60 sebanyak 26.890.997 orang, serta usia 60 ke atas sebanyak 22.601.569 orang. Dan Jawa Barat mendapat ‘warisan antara 55-60% atas semua kelompok diatas, mengapa?, karena jumlah penduduk Jawa Barat lebih banyak dari yang lain.
.
7.Dengan adanya angka Golput di Jawa Barat thn.2014 sekitar 28,7% atau > 9,7 juta orang. Ini salah satu-tanda bahwa kerja KPUD Jawa Barat masih minim

KERJA JOKOWI DI JAWA BARAT THN.2014 – 2018
Kalau pun suara Jokowi di Jawa Barat kalah, namun beliau tetap melakukan banyak hal positip untuk masyarakat Jawa Barat periode thn.2014 – 2019, yaitu;
.
(1). Dimulainya pengairan Waduk Jatigede, Sumedang yang berfungsi untuk mengendalikan banjir di Indramayu, pengairan sawah sawah di Jawa Barat serta pembangunan PLTA dengan kapasitas 110.MW
.
(2).Ground breaking pembangunan jalur Kereta Cepat, Jakarta-Bandung di Walini, Bandung Barat yang saat ini sedang dalam proses penyelesaian pembangunan infrastruktur penunjang
.
(3).Diakhir tahun 2017-2018 jumlah Desa di prov.Jawa Barat ada sekitar 5.321 desa, dengan asumsi dana desa sekitar 720 juta/desa sehingga total Dana Desa Prov.Jabar > Rp.4,57 trilyun/tahun. Dalam arti prov. Jabar menjadi prov. Teratas dalam jumlah desa penerima Dana Desa. Adapun kabupaten Bogor dengan jumlah desa terbanyak yaitu sekitar 416 desa atau > Rp. 371,9 milyar/tahun.
.
(4). Pembangunan Bendungan Sukamahi & Bendungan Ciawi di Kabupaten Bogor, sudah dimulai Rabu 26 Desember 2018. Pemerintah melalui Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) berupaya mengatasi banjir di Jakarta dengan membangun bendungan di Ciawi dan Sukamahi yang terletak di Kabupaten Bogor. Dua bendungan yang mulai dikerjakan pada 2017 itu ditargetkan selesai pada 2019. Kedua bendungan itu diharapkan bisa mengurangi banjir kiriman di Jakarta yang berasal dari Bogor. Bendungan Ciawi memiliki volume tampung 6,45 juta kubik air atau bisa menampung 365 meter kubik air per detik. Sementara Bendungan Sukamahi memiliki volume tampung 1,68 juta meter kubik atau 56 meter kubik air per detik.
.
(5).Pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyatakan telah menyambungkan listrik gratis ke 100.970 rumah tangga tidak mampu di Jawa Barat melalui sinergi 34 BUMN . hal ini telah dimulai di Bekasi, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Banten,dsb.
.
(6).Pembangunan Tol Cigatas, singkatan dari Jalan Tol Cileunyi ,Bandung –Garut–Tasikmalaya dengan panjang > 100 KM yang menghubungkan gerbang tol Cileunyi, Garut, Tasikmalaya, Ciamis hingga Banjar. Jalan tol ini merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Jawa
.
(7).Pembangunan Bendungan Kuningan, di Desa Randusari, Kecamatan Cibeureum ,kab. Kuningan, Jawa Barat. Bendungan ini seluas 221 Ha untuk mengairi/irigasi thd > 3000 Ha sawah
.
(8).Pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Pantai Mekar dan Desa Pantai Bahagia yang terpisah oleh Kali Citarum , letaknya di Desa Pantai Mekar, Kec. Muara Gembong, Bekasi. Yang kemudian warga setempat menamakannya dengan ‘Jembatan Jokowi’.Pembangunan jembatan itu sejak thn.2016 akhir ini agar memudahkan distribusi dan pengolahan sekitar 11.000 Ha lahan tambak udang di 2 desa tsb
.
(9). Di Indonesia, semestinya di tahun 2014 lalu ada 126 juta warga yang memiliki sertifikat tanahnya. Namun hingga kini baru ada 46 juta yang terealisasi. Selama tahun 2018 lebih dari 45.000 sertifikat tanah diberikan Jokowi di Jawa Barat (Bogor, Depok, Tangerang, Tasikmalaya dsb). Pada thn. 2019 ditargetkan 9 juta sertifikat tanah diserahkan ke masyarakat
.
(10).Pembangunan Bandar Udara Internasional Kertajati (Bandar Udara Majalengka atau West Java International Airport), Kab. Majalengka, Jawa Barat. Merupakan bandara terbesar kedua di Indonesia beradasarkan luas setelah Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, karena bandara ini mempunyai luas > 1800 Ha. Landas pacu (runway) berukuran 2.500×60 meter dan akan diperpanjang menjadi 3.000×60 meter. Total biaya > Rp.2,5 trilyun. Diresmikan tgl. 24 Mei 2018, Kelak bandara ini akan menampung 29 juta penumpang/tahun.
.
(11).Pembangunan bandara Sukabumi, Jawa barat dimulai sejak thn.2018 diatas lahan 1200 Ha dengan anggaran > Rp.400 milyar.
.
(12). Dari sekitar 2.000 dusun di Jawa Barat atau sekitar 1,6 juta KK yang belum teraliri listrik periode thn.2014-2017,
.
(13).Pembangunan bendungan Bendungan Sindang Heula di Kabupaten Serang, Banten yang memiliki kapasitas 9,26 juta m3 untuk mengairi lahan irigasi > 1.000 ha, sumber air baku 0,80 m³/det dan pengendali banjir. Biaya pembangunannya sebesar Rp 427 miliar
.
(14). Guna menciptakan ketahanan pangan, energi, dan penyediaan air baku Nasional, Pemerintahan Jokowi membangun 65 bendungan selama periode 2015-2019. Pembangunan bendungan itu mencakup penyelesaian 16 bendungan baru, pembangunan 1 juta hektar saluran irigasi baru, dan rehabilitasi 3 juta hektar jaringan irigasi. Untuk Jawa barat mendapat 20-45%.Diantaranya Bendungan Cipanas di Kabupaten Sumedang, dan Bendungan Leuwikeris di Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Tasikmalaya, dsb.
.
(15).Target 1 juta rumah setiap tahun ,yang dimulai tanggal 29 April 2015 lalu. Dari sekitar 765,120 unit di tingkat nasional yang dibangun. Di Jawa Barat telah terealisasi > 186.822 unit dengan skema pembiayaan terdiri dari FLPP sebanyak 3.381 unit, SSB sebanyak 59.628 unit dan SBUM sebanyak 50804 unit.
(16). Pembangunan Jalan Tol Bocimi ( Bogor–Ciawi–Sukabumi ) > 53,6 Km
(17). Dsb….

Sayang, saya tidak mendapat ijin dari teman-teman lain untuk menyampaikan bagaimana bentuk dan strategi pemenangan dan pengawalan suara Jokowi di Pilpres 2019, takut dicontek tetangga sebelah, kata teman-teman. Okelah kalau begitu. ‘Ahay… (BERSAMBUNG) …
.
Wassalamualaikum wrwb, Mohon maaf lahir bathin; .JOKOWI HARUS MENANG DIATAS 53%; …… #Waspada Kebangkitan Orde Baru#, — Arief P.Suwendi – Ketum PERI – Persatuan Relawan Indonesia, Penasehat Media Ummat & Indonews bd.Media – Event Organizer + Sekjend DPD GMPK kab.Bogor)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook