Warung Kopi BOGOR KAPAYUN !, “SALAM HORMAT KAMI UNTUK IBU SUJIATMI, EYANG NOTO”. .

Warung Kopi BOGOR KAPAYUN !,
“SALAM HORMAT KAMI UNTUK IBU SUJIATMI, EYANG NOTO”.
.
Bismillahirahmanirahiim,
Assalamualaikum wrwb,
Salam Damai & Sejahtera Untuk Kita Semua.
SAMPURASUN.

Sambil menunggu kopi yang sedang diseduh oleh Abah Jenggo, pemilik warkop ini. Saya mengambil sobekan koran jadul yang tercecer dekat dapur, disana terlihat ada wawancara khusus dengan Sujiatmi Notomiharjo, ibunda dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sayang nama koran ini ikut tersobek sehingga saya tidak dapat baca nama media cetak berbentuk koran ini.

Saat ini saya sendiri di warkop karena Lae Jonny Sirait sedang berada diSolo menghadiri undangan yang disampaikan oleh Mas Ary Dicky Buntoro – Relawan Senior yang juga Sekjend JMN – Jaringan Makmur Masyarakat dan Kord. Konsorsium Relawan Jokowi (KRJ).
.
Dari sedikit sobekan koran itu tertulis ,saat ditanya bagaimana ibu Sujiatmi mendidik putra-putrinya, beliau menjawab, “Saya didik anak-anak untuk sederhana. Kalau sudah cukup ya sudah. Jangan mewah. Semua yang berlebih pasti tidak baik. Makan berlebih, juga tidak baik. Harta dan uang berlebihan, juga tidak baik. Sederhana saja. Jadi apa saja terserah, yang penting jangan sombong, jangan mewah. Dari dulu saya arahkan anak-anak untuk sederhana saja…”

Juga beliau menjawab dengan bijak, saat wartawan bertanya Apa doa khusus yang selalu Ibu panjatkan untuk Ananda Jokowi?, “..Sama saja doanya dengan yang lain-lain. Saya hanya berpuasa senin-kamis, salat tahajud, dhuha, salat rawatib, dan sunah-sunah lain semampu saya. Berdoa untuk anak-anak, cucu sembilan orang, dan cicit satu orang. Saya juga selalu mengingatkan Jokowi bahwa dia bukan hanya milik keluarga, sekarang sudah punya bangsa Indonesia. Ketika, sekali sekali pulang ngumpul di sini. Waktunya sudah tidak ada. Kalau ke sini sudah ditunggu tamu-tamu. Sepuluh tahun kok naik pangkat tiga kali. Kamu harus bersyukur jangan menggak-menggok (belak-belok), lurus saja. Jangan aneh-aneh diberi amanah sama rakyat, sama Allah. Dijalankan dengan baik. Itu saja.
.
Sayang tulisan lainnya tidak tuntas, ya karena tersobek. Namun dengan ‘sedikit tulisan di koran itu, kita semakin tahu betapa sederhananya kehidupan beliau, namun dari rahimnyalah kemudian lahir Ir. Joko Widodo (Jokowi) . Figur sederhana, bersih dari KKN dan pekerja keras demi bangsa dan negara besar ini.

Abah Jenggo tak lama datang dengan segelas kopi pahit & ubi rebus pesanan saya, disaat yang bersamaan pula, seluler berdering, Lae Jonny Sirait menelpon dari Solo. “Horas abangda, sebentar lagi acara MUJAHADAH (Doa Untuk Kemenangan) Ir. H. Joko Widodo – Prof. Dr (H.C) KH. Ma’ruf Amin akan dimulai. Saya hadir bersama Indra Rajagukguk untuk mendampingi Panglima Komando Bara-JP Ir Viktor S Sirait atas Undangan Keluarga, Eyang Noto Miharjo (Sujiatmi – Ibunda Presiden Jokowi) di kediaman Pribadi Bapak Presiden Jl. Pleret Raya No 9 A Banyuanyar Banjarsari Surakarta. Bahkan kami sempat berfoto bersama Eyang Noto, bangga dan terharu”, kata Lae Jonny kemudian pamit karena acara akan dimulai. “SALAM HORMAT KAMI UNTUK IBU SUJIATMI, EYANG NOTO”.
.
Holong Mangalap Holong, Kasih Berbagi Kasih; Wassalamualaikum wrwb, Mohon maaf lahir bathin; .JOKOWI HARUS MENANG DIATAS 53%; …… #Waspada Kebangkitan Orde Baru#, — Arief P.Suwendi – Ketum PERI – Persatuan Relawan Indonesia, Penasehat Media Ummat & Indonews bd.Media – Event Organizer + Sekjend DPD GMPK kab.Bogor)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook