Warung Kopi BOGOR KAPAYUN !, “BONA PASOGIT MEMANGGILMU PULANG ! (2)” .

Warung Kopi BOGOR KAPAYUN !,
“BONA PASOGIT MEMANGGILMU PULANG ! (2)”
.
Bismillahirahmanirahiim,
Assalamualaikum wrwb,
Salam Damai & Sejahtera Untuk Kita Semua.
SAMPURASUN.
.
Pada edisi pertama “BONA PASOGIT MEMANGGILMU PULANG ! lalu, kita memahami bahwa begitu besar masyarakat sekitar kabupaten Toba Samosir , baik yang tinggal disana maupun mereka yang ‘dirantau. Salah-satu tolak-ukurnya adalah atensi besar atas dilaksanakannya Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Toba Samosir , Selasa (23/4) lalu. Dimana agenda besar rapat itu ada;ah pembahasan perubahan nama Kabupaten Toba Samosir atau Tobasa menjadi kabupaten Toba. Rapat paripurna itu dipimpin oleh ketua DPRD Toba Samosir Boike Pasaribu, dihadiri bupati Darwin Siagian, wabup Hulman Sitorus, dsb. Termasuk perwakilan dari parpol setempat, al; fraksi Demokrat, Fraksi Gerindra, Fraksi Nasdem, Fraksi Golkar, Fraksi Hanura, Fraksi PKPI dsb.
.
Kini wacana itu seolah ‘Snaw-ball (bola-salju), meluncur dengan deeras kesegala arah. Dan yang menarik lagi kemudian muncul keyakinan bahwa salah satu alasan menjadikan Kabupaten Toba sebagai DOB – Daerah Otonomi Baru itu sekaligus untuk mempertegas penyebutan sub suku di Kabupaten Toba Samosir, yakni sub suku Toba Holbung.

“Ya bisa juga ya demikian, yang jelas dan tidak mungkin kita nafikan ialah suku Batak Toba dibagi atas 4 sub suku, yakni Samosir (di Pulau Samosir) Silindung (Tapanuli Utara), Humbang (Humbang Hasundutan) dan Toba Holbung (Toba Samosir), di mana ada perbedaan adat di masing-masing sub suku itu. Dan saya yakin dengan berdirinya Kabupten Toba nanti ini akan menggenapkan akan arti persatuan dan kesatuan dalam membangun lebih baik lagi Danau Toba dan masyarakat Sumatra Utara dimana pun berada. Hal diatas katanya menjadi slah satu hasil Naskah Akademik Perubahan Nama Daerah Kabupaten Toba Samosir Menjadi Kabupaten Toba yang dibuat oleh sejumlah pakar dari berbagai bidang. Dan, Naskah akademik ini yang saya yakin menjadi salah satu alasan adanya ‘percepatan persiapan Kabupaten Toba..”, demikian Panglima Komando Barisan Relawan Jokowi Presiden (BARA-JP), Ir. Viktor S. Sirait saat diminta pendapatnya melalui seluler.
.
Para Pembaca INDONEWS Yth,
Para RELAWAN JOKOWI SE-DUNIA Yth,
Kalau pun belum mempunyai data yang lengkap akan hal ditas, namun dari diskusi-diskusi kecil di warung-warung kopi sekitar Danau Toba , dikatakan jika naskah itu adalah hasil buah pikir para pakar dari berbagai bidang , yang juga para putra batak terbaik. Di antaranya, DR Haposan Siallagan SH MH (hukum) , DR Pantas H Silaban SE MBA (pariwisata), Prof DR Pasaman Silaban MS BA (keuangan dan strategi), DR Raya Panjaitan SE MM (keuangan, perbankan dan ekonomi), DR Ferry Panjaitan SE MSi (sumber daya manusia/ASN), DR T Sihol Nababan SE MSi (pembangunan wilayah dan ekonomi), DR Kornel Munthe SE MSi (keuangan dan ekonomi) , Simon Sitanggang SE dan Andri Silalahi SE (sekretariat)

Lae Jonny menambahkan, “Danau Toba merupakan destinasi kelas dunia. Maka dari itu, ikon wisata Sumut ini menjadi salah satu destinasi prioritas ’10 Bali Baru’ yang harus digencarkan lewat rumus 3A (Amenitas, Atraksi dan Akses).Sebagaimana disampaikan Presiden Jokowi melalui Menteri Pariwisata Arief Yahya waktu lalu. Apakah ini akan lebih baik manajemennya setelah ada DOB Kabupaten Toba?, saya pikir iya ya, pastiya akan lebih baik lagi. Yang jelas menjual Danau Toba tidak bisa lagi dengan cara – cara konvensional , konsep 3A (Amenitas, Atraksi dan Akses). Itu yang paling baik ya untuk diterapkkan untuk Danau Toba thn.2019-2024”.
.
Kemudian Mas Ary Dicky Buntoro – Kordinator Konsorsium Relawan Jokowi (KRJ) menambahkan, “ Danau Toba memiliki potensi besar yang harus dikembangkan agar semuanya dapat menjadi destinasi internasional. Danau Toba harus terus kita perjuangkan agar mendapat pengakuan dunia. Salah satunya oleh UNESCO, sebagai global geopark. Saya yakin pasti bisa sebagaimana Borobudur global heritage, mudah menjualnya. Hal lainya , keberadaan Bandara Silangit telah menjadi Bandar Udara Internasional. Belum lagi apabila Bandara Sibisa sudah jadi dan dapat digunakan. Yang banyak dilupakan orang, adalah Danau Toba sebagai aspek amenitas. Contoh nyatanya adalah The Kaldera Nomadic Escape di The Kaldera Resort, yang merupakan destinasi Glamping dengan pemandangan Danau Toba. Turis dan para wisatawan harus terinfokan hal ini dengan lebih baik, kita harus menciptakan sebuah movement yang diharapkan investor, masyarakat bergerak. Sehingga tidak hanya promosi tetap destinasi nya harus kita kembangkan,” ujar Mas Ary sambil merapihkan rambut ikalnya yang kena gerimis di coffeshop pojokan kota Cianjur waktu lalu. Lae Jonny manggut-manggut. Saya pun ambil waktu untuk bicara.

Para Pembaca INDONEWS Yth,
Para RELAWAN JOKOWI SE-DUNIA Yth,
Saya memang bukan orang Batak, saya asli Jawa Barat, namun Danau Toba juga adalah milik semua anak bangsa ini, khususnya para RELAWAN JOKOWI SE-DUNIA . Kalau membahas Danau Toba ini tidak pernah akan habis habisnya dan saya jamin tidak akan pernah bosan, mulai dari terjadinya danau ini sejak lebih 70.000 tahun lalu dan wisata-wisata yang ada saat ini. Pastinya, kalau kita berwisata ke Danau Toba, kita pasti akan mendapati kawasan yang beda dari yang pernah kita alami didaerah lain. Potensi Geography yang meliuk-liuk bak putri Batak menari tor-tor, air terjun yang menawan. Pemandian air hangat, hutan lindung, hingga potensi lutung, orangutan, dan beberapa jenis monyet, sedangkan di selatan ada monyet lingur, tapir, dan ingkir. Kita juga bisa bersenda-gurau dengn ista air disana, seperti jetski, banana boat, balap perahu dan tarian adat setempat.
.
Danau Toba memang karya Mahaagung Tuhan YME, karena dia pun adalah danau vulkanik terbesar di dunia dengan kedalaman sekitar 450 m, panjang 87 km dan lebar 27 km. Danau Toba juga dikenal sebagai danau terdalam sekaligus danau terbesar ke-2 di dunia setelah Danau Victoria di Afrika.
.
Saya menyeruput kopi yang mulai dingin, mas Dicky dn Lae Jonny mengernyitkan dahi. “Bagaimana tahu?”, kata mereka bersamaan, saya mengerdipkan mata. ‘rahasialah.., ahahaha…

Para Pembaca INDONEWS Yth,
Para RELAWAN JOKOWI SE-DUNIA Yth,
Danau Toba bukan lagi milik Provinsi Sumatera Utara, dia telah menjadi milik dunia. Maka dalam mengelolanya pun diperllukan orang-orang amanah dan pekerja keras. Karena jika salah niat dan salah ‘packaging, maka sampai kapanpun Danau Toba hanya akan menjadi sebuah danau saja.Demikian hal ini pula untuk DOB kabupaten Toba, jika salah pilih bupati, maka kabupaten Toba mendatang …hanyalah tetap menjadi sebuah kabupaten yang penuh mimpi.’Ahaay..

BONA PASOGIT MEMANGGILMU PULANG, LAE VIKTOR; Holong Mangalap Holong, Kasih Berbagi Kasih; Wassalamualaikum wrwb, Mohon maaf lahir bathin; .JOKOWI HARUS MENANG DIATAS 53%; …… #Waspada Kebangkitan Orde Baru#, — Arief P.Suwendi – Ketum PERI – Persatuan Relawan Indonesia, Penasehat Media Ummat & Indonews bd.Media – Event Organizer + Sekjend DPD GMPK kab.Bogor)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook