Kesal, Warga Cipayung Jaya Protes Truk Tanah Pengangkut Tanah

Indonews Depok – Truk pengangkut tanah yang melintas di jalan Cipayung, Depok dianggap membuat masalah, merugikan dan mengancam keselamatan pengguna jalan.

Tak pelak, truk tersebut diprotes warga Cipayung, Selasa (13/9/2019). Ratusan warga turun ke jalan untuk menghentikan aktivitas truk pengangkut tanah yang lalu lalang setiap hari itu.

Seorang pedagang kaki lima, Nacun menyebutkan, truk biasa, dump truk, maupun tronton saat mengangkut tanah dari pool galian (cut and field) ke lokasi lahan yang akan diratakan selalu membahayakan pelintas jalan.

“Tanah yang berada di bak truk dan juga yang menempel pada ban, tidak sedikit yang berceceran di jalan raya. Sehingga menimbulkan protes warga yang merasa terganggu dari dampak tanah galian tersebut,” katanya.

Menurutnya, hal yang sama juga dirasakan warga Desa Cipayung Jaya, Depok. Mereka resah dengan keberadaan truk pengangkut tanah yang melintas di Jalan Pertanian Cipayung Jaya hingga ratusan kali per harinya.

“Mereka juga mengeluhkan tanah berceceran dapat membahayakan pengguna jalan, terutama masyarakat yang mengendarai sepeda motor,” ujarnya.

Nacun yang juga warga Desa Cipayung Jaya mengaku kesal dan turut protes dengan truk yang melintas di Jalan Pertanian. “Karena sudah lama memendam kekesalan, kami akhirnya turun memprotes,” imbuhnya.

Saat melakukan aksi protes di jalan, warga setempat disaksikan pengurus RT, RW, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda.

Mereka lantas menggelar mediasi dengan pihak pengelola tanah galian tersebut. Warga menginginkan truk pengangkut tanah hanya melintas pada malam hari saja.

“Semoga saja mediasi membuahkan hasil terbaik, mendapatkan solusi yang baik bagi kedua belah pihak,” pungkasnya. (Ade Nopiansyah)

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Facebook